Synthesis Homes Rilis Rumah Fully-Furnished dengan Diskon Rp180 Juta

Membidik keluarga muda dan generasi milenial, Synthesis Homes menawarkan unit rumah fully- furnished dengan diskon hingga Rp180 juta.

Show unit Synthesis Homes.
Show unit Synthesis Homes.

RealEstat.id (Tangerang Selatan) - Mengakomodasi gaya hidup baru di masa pandemi,Synthesis Development menawarkan unit-unit rumah berkonsep fully-furnished smart home di proyek Synthesis Homescluster hunian di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

Berdiri di area seluas 4,7 hektar, Synthesis Homes menawarkan 267 unit rumah tapak dua lantai.  Di masa new normal ini Synthesis Homes memberikan penawaran menarik, yaitu fully- furnished unit. Penawaran ini berlaku eksklusif hanya untuk 10 unit Tipe Paras+ (73/60) dengan 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi.

Andreas Pangaribuan, Property Investment Advisor Synthesis Development mengatakan, tipe Paras yang fully furnised sangat cocok untuk keluarga muda atau milenial yang memiliki mobilitas tinggi, yang terkadang bahkan tidak sempat memikirkan bagaimana mengisi perabot rumah.

Baca Juga: Synthesis Homes Luncurkan Show Unit Ketiga: Tipe Andesit

Tak hanya itu, imbuhnya, unit yang terbatas ini makin spesial karena Synthesis Homes memberikan diskon hingga Rp180 jutaan dan cicilan mulai Rp8 jutaan per bulan dari harga jualnya yang mulai dari Rp1,3 miliar.

"Sebuah nominal yang sangat worth it untuk sebuah rumah tapak di masa sekarang, mengingat konsepnya yang kekinian serta fasilitasnya yang super lengkap," katanya.

Lebih lanjut Andreas Pangaribuan menerangkan, fitur smart home diterapkan pada setiap unit rumah di Synthesis Home. Cukup dengan satu aplikasi di ponsel, penghuni bisa mengontrol operasional dua unit CCTV di garasi dan ruang tamu, saklar utama listrik dan AC di kamar tamu dan kamar anak, serta panic button untuk melaporkan masalah keamanan.

Baca Juga: Permudah Konsumen, Synthesis Development Tawarkan ‘Property Advisor Online’

"Dia menandaskan, semua itu didukung dengan jaringan fiber optic yang memiliki banyak keunggulan, seperti tingkat keamanan tinggi, kecepatan transmisi mencapai gigabit per detik, bebas gangguan elektromagnetik, jaringannya diinstal di dalam tanah, dan tahan lama. Lingkungan rumah pun rapi tanpa jalur kabel di atas," katanya.

Meski pandemi belum ada tanda-tanda berakhir, tutur Andreas, Synthesis Homes tetap berkomitmen melanjutkan pengembangan proyek hingga selesai nanti. Saat ini tahap pertama sudah mencapai tahap finishing, sementara tahap kedua dan ketiga sudah mulai tahap pemancangan.

“Sebab, pandemi atau tidak, masyarakat tetap membutuhkan rumah sebagai tempat yang ideal untuk tinggal, berlindung, dan beristirahat setelah seharian beraktivitas,” katanya.

Keunggulan Synthesis Homes
Menurut Andreas, Synthesis Homes memiliki sejumlah fasilitas internal seperti club house (yang di dalamnya terdapat pusat kebugaran, sauna, dan function room), kolam renang, dan empat taman tematik yang bisa Anda manfaatkan bersama keluarga (Green Park, Edu Park, Sport Park, dan Fun Park).

Lokasinya pun strategis, karena tak jauh dari institusi pendidikan ternama (High Scope, Universitas Prasetiya Mulya, dan UIN Syarif Hidayatullah); layanan kesehatan (RS Syarif Hidayatullah, RS Hermina, Siloam Hospital, dan Mayapada Hospital); juga pusat bisnis di TB Simatupang, Bintaro, Kemang, Cipete, dan Pondok Indah.  

Baca Juga: Inspirasi Desain Rumah Tinggal Era New Normal

Keunggulan lain, Synthesis Homes merupakan cluster pertama di kelasnya yang berlokasi terdekat dengan stasiun MRT (stasiun MRT Lebak Bulus berjarak hanya tujuh menit dari lokasi). Apalagi tak lama lagi MRT akan terintegrasi dengan moda busway TransJakarta dan Lintas Rel Terpadu (LRT). Synthesis Homes juga bebas dari banjir berkat penerapan sistem pembuangan air dengan metode deep well injection.

Redaksi@realesat.id

Berita Terkait

Proyek Apartamen Samara Suites. (Foto: Synthesis Development)
Proyek Apartamen Samara Suites. (Foto: Synthesis Development)
Progres pembangunan rumah di Modernland Cilejit.
Progres pembangunan rumah di Modernland Cilejit.
Aniva Grande, Gading Serpong (Foto: Dok. Paramount Land)
Aniva Grande, Gading Serpong (Foto: Dok. Paramount Land)