Tips Menjaga dan Merawat Rumah Kosong Tak Berpenghuni

Ada sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dengan seksama agar aset-aset properti Anda tidak rusak dan malah merugikan.

Foto: Pok. Pixabay.com
Foto: Pok. Pixabay.com

RealEstat.id (Jakarta) - Mayoritas orang beranggapan bahwa rumah yang kosong tidak dihuni, tidak memerlukan perawatan khusus. Cukup pastikan semua akses keluar masuk dikunci rapat supaya aman, selesai. Hal itu bisa saja berlaku untuk hunian vertikal macam apartemen. Namun asumsi cukup kunci rapat supaya aman, tidak cukup untuk merawat dan menjaga rumah tapak yang kosong tak berpenghuni.

Pada rumah tapak, bagaimana tanaman yang ada di halaman bisa tetap hidup jika tidak dirawat? Apakah menggunakan peranti yang waktunya bisa diatur atau dikendalikan dari jarak jauh (remote) selalu dapat diandalkan dalam waktu lama?

Bagi Anda yang berinvestasi di rumah kedua atau vila tentu harus memahami kebutuhan dan biaya untuk merawat aset Anda, meski sering ditinggal dalam waktu lama.

Baca Juga: 8 Tips Agar Rumah Aman Saat Anda Mudik Lebaran

Rumah yang dibiarkan kosong, rentan dari sisi keamanan dan kondisi perabotan yang ada. Perbaikan terhadap saluran air pembuangan di kamar mandi dan gangguan rayap terhadap kusen dan pintu, misalnya, juga perlu diantisipasi.

Sebuah panduan dimuat di laman estatesitting.com tentang cara merawat rumah yang kosong tak berpenghuni. Ada sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dengan seksama agar aset-aset properti Anda tidak rusak dan malah merugikan.

Rumah yang tak berpenghuni mayoritas berpotensi rusak karena abai dari perawatan sehari-hari seperti kerusakan pipa saluran air (bocor), dan jamur di dinding. Suhu yang berubah di sekitar rumah tanpa pengawasan dan perawatan menyebabkan potensi kerusakan makin besar.

Baca Juga: 5 Tips Mudah Membersihkan Debu di Dalam Rumah

Risiko lainnya adalah pencurian terhadap barang-barang berharga yang disimpan di dalam rumah kedua atau rumah peristirahatan Anda. Pintu yang dikunci tanpa sistem pengamanan tambahan tak bisa menjamin semuanya aman dari para kriminal.

Pakai Peranti Canggih
Banyak cara untuk merawat sekaligus melindungi rumah saat kosong tak berpenghuni. Beberapa di antaranya yang cukup populer dilakukan, yaitu memasang CCTV yang tersambung melalui internet dengan gawai, menyingkirkan makanan yang bisa menarik perhatian hama seperti tikus, mengunci rapat jendela dan pintu, serta mencabut semua peralatan elektronik untuk menghindari korsleting listrik.

Cara-cara ini bisa dilakukan tanpa bantuan orang lain. Namun pengawasan rumah sendiri, apalagi jarak jauh, tentu tidak cukup untuk mengantisipasi kerusakan dan keamanan rumah yang tak berpenghuni.

Baca Juga: Tips Mencegah Kebakaran Rumah dan Ragam Penyebabnya

Minta Bantuan Tenaga Profesional
Anda tetap memerlukan bantuan orang lain, seperti tetangga di rumah yang tak Anda huni setidaknya untuk “menitipkan” dan meminta bantuan untuk sama-sama memeriksa keamanannya. Lebih bagus jika Anda membayar orang untuk sekalian merawatnya secara rutin. Orang yang dibayar tentu harus yang benar-benar Anda percayai atau dari penyedia jasa penjaga rumah profesional.

Hal lain yang wajib dihindari di rumah yang tidak Anda huni adalah meninggalkan hewan peliharaan. Meski Anda membayar orang untuk merawat atau menjaga rumah kosong, hampir pasti ada biaya tambahan jika disertai menitipkan hewan peliharaan.

Bahkan penjaga rumah kosong profesional juga tidak semuanya mau ditambah tugasnya untuk memelihara hewan. Untuk itu, lebih baik hewan peliharaan Anda bawa untuk memastikan perawatannya dilakukan rutin.

Baca Juga: Tips Ampuh dan Mudah Membasmi Kecoa di Rumah

Penjaga rumah “kosong” Anda juga harus dipastikan sistem kerjanya. Apakah mereka hanya dalam waktu tertentu di rumah, mengawasi dari jauh dan merawatnya secara terjadwal atau bahkan tinggal di rumah selama Anda tak menghuninya. Komunikasi dengan sang penjaga pun harus dipastikan lancar dan rutin dilakukan.

Asuransi Rumah Kosong
Bagaimana dengan pilihan membeli asuransi rumah kosong, bukankah lebih aman dan ada jaminan terhadap potensi kebakaran, banjir, kemalingan dan risiko negatif lainnya?

Pilihan ada di tangan Anda. Asuransi berlaku setelah ada kerusakan atau dampak negatif rumah kosong, sedangkan penjaga mengantisipasi kerusakan terjadi sehingga Anda tak perlu menunggu apalagi berharap rumah rusak agar diganti perusahaan asuransi.

Semoga tips menjaga dan merawat rumah kosong ini bermanfaat bagi Anda!

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Foto: Pixabay.com/istimewa
Foto: Pixabay.com/istimewa
Menata dapur mungil (Foto: pixabay.com)
Menata dapur mungil (Foto: pixabay.com)
Foto: Pixabay.com
Foto: Pixabay.com
Foto: Pixabay.com/istimewa
Foto: Pixabay.com/istimewa