Rampung di 2024, Samaview Residence Digadang Jadi Magnet Investasi di Malang Raya

Samaview Residence diproyeksikan menjadi salah satu sentra perekonomian baru di Jawa Timur, khususnya di Malang Raya.

Progrem pembangunan Samaview Residence Malang, proyek hunian yang memiliki view pegunungan hampir 360 derajat. (Foto: istimewa)
Progrem pembangunan Samaview Residence Malang, proyek hunian yang memiliki view pegunungan hampir 360 derajat. (Foto: istimewa)

RealEstat.id (Malang) - Pengembang properti PT Indo Jaya Property terus memacu pembangunan Samaview Residence, proyek mixed-use yang akan merangkum apartemen dan hotel berbintang.

Terletak di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Samaview Residence digadang akan menjadi magnet investasi di Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang).

Apartemen di Samaview Residence akan memiliki 434 unit hunian vertikal dengan tipe 1 bedroom, 2 bedroom, dan sky garden. Di sini akan tersedia pula pula fasilitas kolam renang, gym, ruang ritel, dan kafe yang akan menjadi penunjang apartemen.

Baca Juga: Liberta Hotel International Siap Kelola Amartahills Hotel & Resorts, Malang

Sementara itu, hotel berbintang akan berdiri di sebelah apartemen. Terdiri dari 12 lantai, hotel ini akan merangkum 200 kamar, dengan fasilitas kolam renang yang lebih besar, gym, serta convention hall yang dapat menampung hingga 1.000 orang.

CEO PT Indo Jaya Property, Grace Tagore optimistis pembangunan proyek Samaview Residence akan rampung sesuai target. Pihaknya menargetkan proses serah terima dan operasional akan dapat dilakukan mulai akhir tahun 2024.

"Proyek Samaview sedang dalam tahap pemasangan tiang pancang, di mana saat ini on site project sedang dalam proses pengerjaan. Dijadwalkan, progres akan segera berlanjut ke tahap pengerjaan berikutnya," kata Grace Tagore saat dihubungi (20/1/2022).

Baca Juga: Ratusan Homestay Dibangun di KSPN Bromo-Tengger-Semeru (BTS)

Terkait penjualan, Grace mengungkapkan bahwa animo masyarakat sangat besar terhadap proyek Samaview Residence. Terbukti hingga kini penjualan Samaview sudah mencapai lebih dari 200 unit, atau hampir 50%.

Hotel Samaview Residence Malang Indo Jaya Property realestat.id dok
Samaview Residence Malang (Foto: istimewa)

Tak berhenti sampai di situ, Grace mengatakan pihaknya terus mengejar target pemasaran, sehingga bisa sold out di 2024. Dia mengungkapkan, konsumen Samaview Residence masih didominasi pembeli asal Jawa Timur, khususnya di Kota Malang.

"Kami membuka peluang untuk konsumen dari luar kota Malang untuk bisa bergabung bersama kami dan mendapatkan peluang limited stock di Samaview," tutur Grace.

Baca Juga: Kinerja Sektor Perhotelan di Jakarta, Surabaya, dan Bali Makin Menjanjikan, Ini Indikatornya

Hal yang menarik, imbuhnya, selain view pegunungan yang hampir 360 derajat, Samaview Residence memiliki akses jalan yang sudah sangat mendukung untuk bisa berbisnis. Hal ini juga ditopang oleh posisi Malang sebagai kota pelajar dan wisata.

“Peluang konsumen dari berbagai kota di Indonesia untuk memiliki unit Samaview untuk menjadi investasi passive income. Unit kamar ke depannya dioptimalkan untuk disewa harian dan bulanan,” papar Grace

Menurutnya, Samaview Residence nantinya juga akan berpartisipasi untuk menjadi destinasi wisata alternatif di Kota Malang dan Batu, karena 30% area akan dioptimalkan menjadi lokasi kuliner dan juga area wisata keluarga.

Baca Juga: Desa Ngabab, Malang, Bakal Jadi Percontohan Program BSPS

"Samaview dapat menjadi destinasi wisata keluarga untuk berlibur, beristirahat, kuliner, yang pastinya membuat para pemilik unit mendapat income yang terjamin setiap hari dan bulan,” katanya.

Grace menyebut bahwa daerah Karangploso, Malang memiliki potensi wisata yang sangat menjanjikan. Selain memiliki nuansa alam yang sangat asri, Kota Malang juga dikelilingi aksesibilitas yang cukup mendukung.

Kolam renang Samaview Residence Malang Indo Jaya Property realestat.id dok
Kolam renang Samaview Residence (Foto: istimewa)

"Malang sudah menjadi destinasi wisata pilihan bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Nuansa alam yang asri dan udara yang sejuk membuat para wisatawan domestik jatuh hati dengan Kota Malang, ditambah lagi dengan kekuatan kuliner, creative market yang akan membawa Kota Malang semakin berkembang," ucapnya.

Baca Juga: CitraLand Puncak Tidar Raih Penghargaan Properti Indonesia Award (PIA) 2022

Grace melihat potensi investasi properti di Karangploso, Malang sangat menjanjikan dan menggiurkan. Dimana Karangploso telah menjadi pintu masuk wisata dan bisnis ke Kota Malang dan Batu.

Untuk akses ke luar Kota, jelasnya, Karangploso adalah pilihan tercepat ke Bandara dan Surabaya, karena moda transportasi sudah mendukung, mulai dari kereta, akses tol dan Bandara.

"Hal yang menarik, banyak para pekerja asing memilih tinggal di Karangploso karena mereka sangat suka dengan alamnya, dan akses sangat mudah ke pabrik-pabrik yang ada di Pandaan dan Pasuruan yang hanya butuh waktu 45 menit saja," tutur Grace.

Baca Juga: 9 Tips Liburan di Musim Hujan, Agar Aman, Nyaman, dan Tetap Eksis

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut bahwa Samaview nantinya diproyeksikan sebagai salah satu sentra perekonomian baru di Jawa Timur. Khususnya di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. 

Ia berharap bahwa dengan dibangunnya Samaview Residence ini, nantinya konsentrasi masyarakat yang berkunjung ke Malang bisa terpecah dan tidak terpusat di salah satu wilayah saja.

"Apalagi, jika di sekitar Samaview juga telah ada beberapa fasilitas yang dapat semakin didukung keberadaannya," kata Khofifah. 

Baca Juga: 427 Homestay Dibangun di Bromo Tengger Semeru (BTS), Tarifnya Cuma Rp200 Ribu

Sementara itu, Bupati Malang, HM Sanusi mengatakan, proyek hunian Samaview Residence ini bakal menjadi pioner. Ke depannya, ia berharap semakin banyak investor yang berinvestasi ke Kabupaten Malang. Apalagi, Kabupaten Malang menjadi salah satu daerah yang memiliki wisata alam terbanyak. 

Menurutnya, Samaview merupakan pioner di Kabupaten Malang untuk hotel berkualitas Bintang 5, yang ke depannya akan kita arahkan untuk menjadi pusat wisatanya untuk bisa stay dan bermukim di sini dalam rangka liburan yang.

"Harapannya ke depan investasi bisa muncul di Kabupaten Malang, karena wisata alam yang paling banyak ada di Kabupaten Malang," pungkas Sanusi. 

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Show unit Golden Kencana (Foto: istimewa)
Show unit Golden Kencana (Foto: istimewa)
Dari kiri ke kanan: William Widjaja, Direktur Utama Wida Agung Group; Anton Sugianta, Direktur Wida Agung Group; Teddy Widjaja, Komisaris Wida Agung Group; Rita Megawati, konsultan pemasaran dari LJ Hooker Gading Serpong saat groundbreaking Widari Plaza, Jumat, 27 Januari 2023. (Foto: realestat.id)
Dari kiri ke kanan: William Widjaja, Direktur Utama Wida Agung Group; Anton Sugianta, Direktur Wida Agung Group; Teddy Widjaja, Komisaris Wida Agung Group; Rita Megawati, konsultan pemasaran dari LJ Hooker Gading Serpong saat groundbreaking Widari Plaza, Jumat, 27 Januari 2023. (Foto: realestat.id)