Bangun Rusun TNI di Manado, Kementerian PUPR Anggarkan Rp19,4 Miliar

Rusun TNI Kodam Merdeka XIII Manado dibangun setinggi tiga lantai yang merangkum 44 unit hunian tipe 36.

RealEstat.id (Manado) - Untuk menyediakan hunian memadai bagi aparat negara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) membangun satu tower rumah susun (Rusun) bagi anggota TNI yang bertugas di Makodam XIII/Mdk Kota Manado.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, H. Hujurat mengatakan, sesuai dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, pasal 5 ayat 1 menyatakan negara bertanggung jawab atas penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman yang pembinaannya dilaksanakan oleh pemerintah.

Baca Juga: Telan Dana Rp14,63 Miliar, Rusun Mahasiswa Unima Miliki Fasilitas Lengkap

"Untuk itu, pihaknya siap mendukung memenuhi kebutuhan hunian layak dan memadai bagi anggota TNI bersama keluarganya,” kata Hujurat di Manado, Rabu (21/7/2021).

Lebih lanjut, dia menerangkan, pihaknya telah melaksanakan peletakan batu pertama di lokasi pembangunan Rusun TNI Manado tersebut bersama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos G Matondang, bersama jajaran KODAM XIII/Merdeka dan Kepala Kejati Sulut, A. Dita Prawitaningsih, beberapa waktu lalu. Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga hadir Kepala Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Utara, Recky W. Lahope serta PPK Rumah Susun dan Rumah Khusus, Lanny Mamudi.

Berdasarkan data Kementerian PUPR, pembangunan Rusun TNI di Manado ini akan dilaksanakan secara Single Years Contract (SYC) pada tahun 2021 dengan anggaran Rp19,4 miliar. Lokasi pembangunan berlokasi di di Desa Tateli Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa.

Baca Juga: Kementerian PUPR Kucurkan Rp38,5 Miliar untuk Bedah Rumah di Sulut

Rusun ini nantinya dibangun satu tower setinggi tiga lantai dengan 44 unit hunian tipe 36. Kontraktor pelaksana adalah PT Manuwo Sangir Jaya dengan Manajemen Konstruksi PT Dharma Abadi Consultant KSO. Ruang lingkup kerja yang akan dilaksanakan mencakup pekerjaan pondasi, struktur beton bertulang, arsitektur, mekanikal, dan elektrikal.

Selain itu juga dilaksanakan penataan halaman untuk fasilitas olahraga dan parkiran dan Rusun ini juga dilengkapi dengan fasilitas lengkap standar sama dengan gedung negara.

“Kami berharap pembangunan Rusun ini bisa selesai tepat waktu dan tepat mutu sesuai perencanaan yang ditetapkan. Pembangunan Rusun TNI Kodam Merdeka XIII Manado ini juga adalah salah satu prioritas utama tahun 2021 sekaligus menunjang pemulihan ekonomi pasca pandemi,” kata Hujurat berharap.

Baca Juga: Holland Village Manado Rilis Edisi Terbatas 'Designer Homes'

Sementara itu, Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Santos G. Matondang menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta penghargaan yang tulus kepada Kementerian PUPR dan setiap pihak yang turut mengambil bagian dalam pembangunan rusun ini.

Menurutnya, pimpinan TNI Angkatan Darat tentu menyadari sepenuhnya bahwa anggota tidak mungkin dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya secara optimal bila kesejahteraan bidang perumahan ini belum terpenuhi secara layak dan memadai.

“Kami optimistis dengan pembangunan Rusun ini dapat meningkatkan moralitas prajurit dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” katanya.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Kawasan kumuh (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Kawasan kumuh (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Direktur Jenderal Perumahan, Khalawi Abdul Hamid (kanan) saat mendapat kunjungan dari Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (14/9/2021).
Direktur Jenderal Perumahan, Khalawi Abdul Hamid (kanan) saat mendapat kunjungan dari Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (14/9/2021).
Groundbreaking Rusun STT Real Kota Batam (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Groundbreaking Rusun STT Real Kota Batam (Foto: Dok. Kementerian PUPR)