RealEstat.id (Jakarta) – Zucchetti memperkuat kemitraan strategisnya dengan SiteMinder untuk memperluas konektivitas teknologi, sekaligus membuka peluang pendapatan baru bagi pelaku industri perhotelan.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung efisiensi operasional hotel sekaligus mempercepat adaptasi industri hospitality terhadap perubahan perilaku wisatawan global.
Zucchetti merupakan salah satu penyedia teknologi perhotelan asal Italia, dengan jangkauan pelanggan mencapai sekitar 48.500 bisnis hospitality di seluruh dunia.
Perusahaan ini menghadirkan beragam solusi teknologi. Mulai dari property management systems (PMS), central reservation systems (CRS), dan revenue management systems.
Baca Juga: SiteMinder Integrasikan AI untuk Distribusi Hotel, Mudahkan Pemesanan Bagi Wisatawan
Sementara itu, SiteMinder adalah platform hotel commerce berbasis kecerdasan buatan (AI), yang mengintegrasikan distribusi hotel, analisis data, dan manajemen pendapatan dalam satu platform digital.
Tercatat, hingga saat ini lebih dari 53.000 hotel global menggunakan platform SiteMinder.
Integrasi Teknologi untuk Pendapatan Hotel
Sebagai bagian dari penguatan kolaborasi, central reservation system (CRS) milik Zucchetti, yakni Vertical Booking, kini resmi terintegrasi dengan platform SiteMinder.
Integrasi ini melengkapi layanan Simple Booking, internet booking engine milik Zucchetti, yang sebelumnya telah terhubung dengan SiteMinder sejak 2016.
Langkah tersebut membuka peluang integrasi yang lebih luas antara platform SiteMinder dengan sistem PMS Zucchetti di berbagai pasar global, termasuk Italia, Spanyol, Eropa, Asia Pasifik, hingga Amerika.
Baca Juga: Aplikasi Manajemen Hotel SiteMinder Resmi Hadir di Indonesia
Melalui keterangan tertulis, Rabu (13/05/2026), CEO Zucchetti Hospitality, Angelo Guaragni mengatakan bahwa kemitraan ini menjadi investasi strategis jangka panjang bagi kedua perusahaan.
“Kami ingin memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pelanggan untuk membangun ekosistem teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Guaragni.
Pentingnya Sistem yang Terkoneksi
Pernyataan tersebut diperkuat oleh hasil survei terbaru terhadap 700 hotelier di berbagai destinasi wisata dunia.
Dalam survei itu, hampir 40% responden mengaku sistem teknologi yang terfragmentasi serta kompleksitas penambahan channel distribusi menjadi hambatan utama dalam menangkap permintaan pasar wisata global.
Selain itu, sebanyak 58% responden menilai speed-to-market sebagai faktor krusial untuk memanfaatkan peluang pendapatan baru.
Hal ini menunjukkan pentingnya sistem hotel yang saling terkoneksi secara seamless, agar pelaku hospitality dapat merespons pasar secara real-time.
Baca Juga: Data SiteMinder: Permintaan Wisatawan Domestik Dongkrak Okupansi Hotel Indonesia di 2025
Sementara itu Chief Operating Officer SiteMinder, Jonathan Kenny menegaskan hotel saat ini membutuhkan kebebasan lebih besar dalam memilih teknologi terbaik.
Kemitraan antara Zucchetti dan SiteMinder pun dipandang sebagai langkah penting dalam mendukung digitalisasi sektor industri hospitality global.
Termasuk, industri properti berbasis hotel dan akomodasi di kawasan Asia Pasifik.
“Inti dari kolaborasi ini didasarkan pada keyakinan sederhana, yakni hotel seharusnya tidak terhambat oleh teknologi yang mereka gunakan.” pungkas Jonathan.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








