RealEstat.id

SiteMinder Integrasikan AI untuk Distribusi Hotel, Mudahkan Pemesanan Bagi Wisatawan

Penggunaan AI menjadi bagian strategi SiteMinder untuk membantu hotel tetap terlihat, kompetitif, dan mudah dipesan di tengah perubahan perilaku wisatawan.

hotel perhotelan jakarta jabodetabek kuartal i ii iii iv 2025 2026 2027 realestat.id dok siteminder ai
Foto: Realestat.id

RealEstat.id (Jakarta) SiteMinder, platform hotel commerce global, memperkenalkan kapabilitas platform dan kemitraan baru yang dirancang untuk memperluas distribusi hotel di era kecerdasan buatan (AI).

Inisiatif ini memungkinkan hotel menjangkau wisatawan melalui jalur pencarian dan pemesanan baru yang semakin banyak didorong oleh teknologi AI.

Saat ini, SiteMinder menghubungkan lebih dari 53.000 hotel di 150 negara dengan berbagai kanal tempat wisatawan mencari dan memesan akomodasi.

Seiring berkembangnya peran AI dalam perencanaan perjalanan, perusahaan memperluas platformnya untuk mendukung pemesanan langsung berbasis AI serta jalur online travel agency (OTA) yang didukung AI.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi SiteMinder untuk membantu hotel tetap terlihat, kompetitif, dan mudah dipesan di tengah perubahan perilaku wisatawan.

Dalam pengembangan ini, SiteMinder juga mengumumkan DirectBooker sebagai mitra permintaan AI pertama.

Baca Juga: Data SiteMinder: Permintaan Wisatawan Domestik Dongkrak Okupansi Hotel Indonesia di 2025

Dua Pengembangan Utama Platform

Untuk mewujudkan strategi tersebut, SiteMinder menghadirkan dua pengembangan utama pada platformnya.

1. Pengembangan Demand Plus

Melalui solusi penggerak permintaan Demand Plus, SiteMinder memperluas integrasinya melampaui kanal metasearch tradisional seperti Google, Trivago, dan TripAdvisor.

Kini, Demand Plus juga menjangkau ekosistem percakapan berbasis AI, termasuk platform seperti ChatGPT dan Claude.

Melalui pengembangan ini, wisatawan dapat memperoleh rekomendasi hotel yang lebih relevan, melihat informasi harga secara real-time, hingga menyelesaikan proses pemesanan langsung melalui situs resmi hotel.

Inisiatif ini membuka akses bagi berbagai platform AI untuk menampilkan informasi dan ketersediaan hotel secara lebih akurat dan kontekstual.

Dalam skema tersebut, DirectBooker berperan menghubungkan tarif hotel secara real-time ke berbagai platform AI, baik yang sudah mapan maupun yang tengah berkembang.

2. Integrasi Channels Plus

Pengembangan kedua dilakukan melalui Channels Plus, solusi distribusi multi-channel milik SiteMinder.

Melalui fitur ini, saluran OTA dan perantara berbasis AI yang menyediakan layanan pencarian, perbandingan, dan pemesanan hotel akan mendapatkan akses langsung ke inventaris hotel di jaringan SiteMinder.

Seluruh proses pengalaman tamu—mulai dari pencarian hingga pemesanan yang dikonfirmasi—akan berlangsung di platform mitra. Setelah itu, pemesanan akan diteruskan melalui SiteMinder ke properti hotel terkait.

Dengan dua jalur ini, baik melalui pemesanan langsung di situs hotel maupun melalui platform mitra, SiteMinder memperluas jangkauan distribusi hotel di tengah lanskap pemesanan perjalanan yang terus berkembang.

Baca Juga: Tren Pemesanan Hotel 2025: Wisatawan Cari Penginapan yang Mengedepankan Budaya Lokal

Perubahan Perilaku Wisatawan

Peluncuran ini juga datang di tengah perubahan signifikan dalam perilaku wisatawan. Laporan Changing Traveller Report 2026 dari SiteMinder menunjukkan bahwa delapan dari sepuluh wisatawan kini menginginkan bantuan AI selama proses pencarian dan pemesanan akomodasi.

CEO dan Managing Director SiteMinder, Sankar Narayan, mengatakan bahwa perubahan tersebut menjadi dasar pengembangan platform terbaru perusahaan.

Dia mengatakan, menyesuaikan diri dengan perubahan cara wisatawan mencari dan memesan hotel adalah tujuan utama pendirian SiteMinder.

“Seiring semakin berkembangnya penemuan hotel berbasis AI, kami memperluas Demand Plus dan Channels Plus untuk membantu hotel ditemukan sekaligus mengonversi permintaan melalui jalur baru ini,” ujarnya.

Sankar menambahkan bahwa kehadiran hotel di berbagai titik penemuan digital akan menjadi keunggulan penting di masa depan.

Sementara itu, CEO dan Co-Founder DirectBooker, Sanjay Vakil, menilai teknologi AI membuka peluang baru dalam proses pencarian hotel.

“AI membuka pintu baru bagi pencarian hotel, dan setiap hotel berhak ditemukan melalui jalur ini. Kemitraan dengan SiteMinder memperluas distribusi hotel ke era perjalanan yang semakin didorong oleh AI,” katanya.

Baca Juga: Aplikasi Manajemen Hotel SiteMinder Resmi Hadir di Indonesia

Didukung Infrastruktur Data Real-Time

Perluasan produk ini didukung oleh Model Context Protocol (MCP), standar teknis yang memungkinkan platform AI mengakses data hotel secara langsung dan real-time. Dengan pendekatan ini, sistem AI tidak lagi bergantung pada informasi statis atau data yang sudah usang.

Direktur Hotels and Resorts di EVT, Norman Arundel, menyebut bahwa AI kini telah menjadi bagian dari cara wisatawan menemukan dan memilih tempat menginap.

Menurutnya, hal terpenting bagi hotel saat ini adalah memastikan mereka dapat ditemukan dalam lingkungan pencarian berbasis AI dengan informasi yang relevan dan akurat.

Dengan jaringan yang mencakup 53.000 hotel, 2,5 juta kamar, serta lebih dari 300 juta malam kamar yang diproses setiap tahun di 150 negara, SiteMinder telah membangun salah satu platform distribusi hotel terbesar dan paling terintegrasi di industri perhotelan global.

Melalui pengembangan terbaru ini, SiteMinder berupaya memastikan hotel dapat beradaptasi dan tetap kompetitif dalam era distribusi perjalanan yang semakin dipengaruhi oleh teknologi AI.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait