Tips Menghilangkan Lumut Membandel di Kolam dan Akuarium

Untuk mengatasi lumut yang membandel di kolam ikan atau akuarium, sebenarnya tidak terlalu sulit, asal Anda tahu tips dan triknya.

Foto: Dok. Pixabay.com
Foto: Dok. Pixabay.com

RealEstat.id (Jakarta)Tips menghilangkan lumut penting bagi Anda yang memiliki kolam ikan atau akuarium. Memang, keberadaan lumut kerap membuat air kolam dan akuarium jadi kurang sedap dipandang mata.

Seluruh permukaan kolam, hanya terlihat warna hijau kusam bila ditumbuhi lumut. Jenis lumut lain berbentuk untaian menyerupai rambut dan tumbuh menggumpal. Bahkan, jika populasinya berlebihan, dapat memengaruhi sistem filterisasi. Hal ini bisa membuat lubang filter dan baling-baling pompa tidak bekerja dengan sempurna.

Untuk mengatasi lumut di kolam ikan atau akuarium, sebenarnya tidak sulit, asal tahu tips dan triknya. Ada berbagai macam cara untuk menangani si hijau yang tidak sedap dipandang ini. Berikut adalah beberapa tips untuk menghilangkan lumut di kolam ikan dan akuarium, sekaligus mencegahnya muncul kembali.

Baca Juga: Trik Mudah Wujudkan Kolam Ikan Minimalis Nan Indah di Rumah

1. Kurangi Paparan Sinar Matahari
Sinar matahari langsung menjadi pemicu utama pertumbuhan spora menjadi lumut. Untuk itu, tips paling penting menghilangkan lumut dari kolam ikan dan akuarium adalah dengan mengurangi paparan sinar matahari langsung.

Lumut bisa ditekan pertumbuhannya dengan cara membuat kolam di tempat yang tidak terkena matahari secara langsung. Contohnya, di dekat teras, atau memberikan peneduh alami berupa pepohonan. Bisa juga dengan menutup kolam dengan paranet, sehingga mengurangi intensitas paparan sinar matahari. Untuk akuarium, tentu lebih mudah, karena dapat dipindah-pindah.

2. Lapisi Bagian Dalam Kolam dengan Keramik
Pertumbuhan lumut di kolam dapat dihambat dengan melapisi bagian dalam kolam dengan lantai keramik. Lapisan keramik yang tidak berpori, membuat akar lumut tidak dapat menempel dan pertumbuhannya mudah diatasi.

Kendati demikian, cara ini membuat kolam menjadi terlihat tidak alami. Kolam dengan dinding berlapis keramik hanya cocok diterapkan untuk memelihara ikan jenis koi.

Baca Juga: Akuarium Dinding: Hiasan yang Membuat Hati Lebih Tenang

3. Pasang Filter
Tips selanjutnya untuk menghilangkan lumut di kolam dan akuarium adalah dengan memasang filter dengan spesifikasi yang sesuai dengan kolam.

Ukuran filter tidak boleh terlalu kecil, karena akan membuat air dalam kolam menjadi tidak maksimal untuk disaring. Ukuran filter yang optimal yaitu sekitar 30% dari total volume kolam ikan.

Spesifikasi kekuatan pompa juga wajib dipertimbangkan. Kolam berkapasitas 1.000 liter, ideal bila dimotori pompa filter dengan daya 5 watt – 75 watt atau dengan kapasitas 2.000 – 8.000 liter per jam.

4. Gunakan Lampu UV
Selain ketiga tips tersebut, ada juga cara mudah yang dapat dilakukan untuk menghilangkan lumut di kolam dan akuarium, yaitu dengan menggunakan lampu UV yang dipasang untuk melengkapi sistem filterisasi.

Peralatan ini mampu menekan populasi atau mematikan bibit lumut yang larut dalam air. Filter UV banyak dipakai pada akuarium. Namun, untuk kolam berukuran besar, penerapan filter UV menjadi tidak praktis, karena memakan biaya yang besar.

Baca Juga: 5 Tips Rumah Bersih Bagi Pecinta Hewan Peliharaan

5. Perhatikan Jumlah dan Jenis Ikan
Tips lain yang dapat dipakai untuk menghilangkan lumut di kolam adalah dengan mengurangi jumlah ikan. Populasi ikan yang terlalu banyak untuk ukuran kolam, akan membuat air cepat keruh. Selain itu, kotoran ikan dalam jumlah besar yang tidak tersaring filter akan mempercepat pertumbuhan lumut.

Cara lain, Anda bisa menghilangkan lumut di kolam dengan memelihara spesies ikan yang secara alami gemar mengonsumsi lumut. Ikan pemakan lumut kolam di antaranya ikan mas, Brushmouth (sapu-sapu), Chinese Algae Eater (Lemon Algae Eater), Siamese Algae Eater, Otocinclus affinis, ikan Corydoras, dan lain-lain.

Semoga tips menghilangkan lumut membandel di kolam dan akuarium ini bermanfaat. Selamat mencoba!

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Foto: Pixabay.com
Foto: Pixabay.com
Foto: Dok. Pixabay.com
Foto: Dok. Pixabay.com
Foto: Pixabay.com
Foto: Pixabay.com