Rampung Akhir 2020, Rusunawa Ponpes Walisongo Poso Bisa Tampung 84 Santri

Rusunawa Ponpes Walisongo Poso dibangun di atas luas lahan 1.125 meter persegi. Pembangunan dimulai Februari 2020 dan ditargetkan rampung akhir 2020.

Pembangunan Rusunawa Pondok Pesantren Walisongo di Poso, Sulawesi Tengah (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Pembangunan Rusunawa Pondok Pesantren Walisongo di Poso, Sulawesi Tengah (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

RealEstat.id (Poso) - Untuk membantu para santri untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak selama menuntut ilmu agama di Pondok Pesantren (Ponpes) Walisongo, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) membangun Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Ponpes yang berlokasi di Desa Sintuwulemba, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah tersebut.

"Kami terus mendorong pembangunan perumahan seperti rumah susun di Poso. Salah satunya adalah Rusunawa untuk para santri di Ponpes Walisongo ini," jelas Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi II, Suko Wiyono didampingi Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sulteng, Rezki Agung dan PPK Rumah Susun dan Rumah Khusus Wirda saat melakukan kunjungan lapangan ke Rusunawa Ponpes Walisongo, Poso beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Program Bedah Rumah di Sulawesi Tengah Sasar 4.000 Rumah di 9 Kabupaten/Kota

Suko Wiyono menerangkan, pembangunan Rusunawa Ponpes Walisongo, Poso, merupakan wujud nyata perhatian Kementrian PUPR bahwa pembangunan infastruktur juga ikut mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Rusunawa tersebut nantinya dapat menjadi hunian bagi para santri sehingga mereka bisa lebih fokus belajar sekaligus sebagai asrama yang layak selama proses belajar mengajar dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berakhlak mulia.

Baca Juga: 488 Rumah di Morowali Dapat Dana BSPS Masing-masing Rp17,5 Juta

Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Sulawesi Tengah, Rezki Agung menjelaskan pembangunan rumah susun Ponpes Walisongo mulai dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Saat ini progresnya mencapai 39,27% dan diharapkan dapat selesai pada akhir tahun 2020.

Berdasarkan data yang ada, rumah susun santri ini dibangun sebanyak satu tower dengan ketinggian dua lantai. Tipe huniannya adalah tipe barak pendek memiliki unit hunian terdiri dari empat barak. Rusunawa Ponpes Walisongo, Poso, dibangun di atas luas lahan 1.125 meter persegi dengan ukuran bangunan panjang 33 meter dan lebar 8,2 meter.

"Diperkirakan Rusun ini dapat menampung 84 santri. Kami juga berharap para santri dan pengasuh Ponpes Yayasan Walisongo untuk dapat memanfaatkan rumah susun tersebut dengan sebaik-baiknya untuk menuntut ilmu," katanya.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun Rusunawa Universitas Tadulako Senilai Rp11,9 Miliar

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo, Akbar mengatakan merasa sangat bersyukur dengan adanya bantuan Rusunawa ini. Mereka berharapa proses pembangunan Rusun ini dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

"Kami harap dengan adanya Rusunawa ini kami dapat menerima santri lebih banyak dan mereka tinggal di tempat yang layak. Apalagi santri merupakan amanahkan orangtua kepada pihak pesantren," katanya.

Berita Terkait

Rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Rusun ASN di Bengkulu (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Rusun ASN di Bengkulu (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kementerian PUPR dengan Bank Mandiri untuk penyaluran Dana Program BSPS di Gorontalo.
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kementerian PUPR dengan Bank Mandiri untuk penyaluran Dana Program BSPS di Gorontalo.
Lokasi Rusunawa Eks Pemulung dan Tunawisma di Bekasi (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Lokasi Rusunawa Eks Pemulung dan Tunawisma di Bekasi (Foto: Dok. Kementerian PUPR)