Kementerian PUPR Bangun Rusunawa Universitas Tadulako Senilai Rp11,9 Miliar

Rumah Susun Mahasiswa tersebut dibangun dua lantai, menyediakan hunian vertikal tipe 24 sebanyak 42 unit dengan daya tampung sekitar 164 orang.

Progres pembangunan Rusunawa. (Kementerian PUPR)  Universitas Tadulako
Progres pembangunan Rusunawa. (Kementerian PUPR) Universitas Tadulako

RealEstat.id (Palu) - Meningkatkan jumlah pembangunan infrastruktur bagi generasi milenial, Ditjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) membangun rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) bagi mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu.

Pembangunan Rumah Susun mahasiswa Untad dilaksanakan oleh SNVT Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah yang merupakan unit kerja dari Ditjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan kontraktor pelaksana PT Syarnis Karya Mandiri. Rusun tersebut berlokasi di Kampus Untad Jalan Soekarno Hatta, Lelurahan Tondo Kota Palu, Sulawesi Tengah di atas lahan seluas  75 x 35 meter. Rumah Susun Mahasiswa tersebut dibangun dua lantai, menyediakan hunian vertikal tipe 24 sebanyak 42 unit dengan daya tampung sekitar 164 orang. 

Baca Juga: Isolasi Pasien COVID-19, PUPR Manfaatkan Rusunawa Lampung Selatan

Kepala Satuan Kerja Non Vertikal tertentu (SNVT) Perumahan Sulawesi Tengah, Rezki Agung mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk tanggung jawab dan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan infrastruktur pendukung pendidikan bagi para mahasiswa. Dengan demikian, mereka dapat belajar tinggal di hunian vertikal dan bersosialisasi dengan sesama mahasiswa.

Rezki Agung menyebutkan, saat ini pekerjaan pada tahap pembuatan kolom dan slof. Diperkirakan pembangunan Rusunawa Universitas Tadulako ini sekitar delapan bulan dengan nilai kontrak sekitar Rp11,9 miliar.

“Progres pembangunan Rusun sampai minggu ini 16,7%. Kami targetkan tahun ini bisa segera selesai,” tutur Rezki dalam siaran pers yang diterima RealEstat.id.

Baca Juga: Kementerian PUPR Serahterimakan Rusunawa Mahasiswa Unsultra

Dia berharap ke depan Rusunawa Universitas Tadulako dapat mempermudah mobilitas para mahasiswa untuk melakukan kegiatan belajar di kampus yang dapat membuat mahasiswa bisa menggunakan waktu belajar mereka dengan maksimal. Mahasiswa akan lebih fokus belajar demi meraih prestasi sebagai bekal untuk bersaing di era globalisasi saat ini.

"Di Rusun ini juga tersedia dua ruangan untuk difable atau mahasiswa berkebutuhan khusus dan dilengkapi dengan meubeulair berupa lemari, meja belajar dan tempat tidur. Jadi mahasiswa tinggal datang dan belajar dengan baik,” katanya.

Baca Juga: Rusunawa Jadi Alternatif Tempat Perawatan Pasien Covid-19

Dirinya menambahkan, dalam proses pelaksanaan pembangunan Rusun di tengah wabah COVID–19, pihaknya berharap kontraktor pelaksana dapat bekerja maksimal dan profesional serta menerapkan protokol pencegahan COVID-19. Salah satu yang dilaksanakan  di lokasi pekerjaan seperti pengecekan suhu tubuh menggunakan Thermoscan, penyemprotan desinfektan pada area kerja, pemakaian masker, penyediaan portable wastafel untuk cuci tangan, serta menjaga jarak dalam pelaksanaan pekerjaan

"Kami tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan para pekerja dengan menerapkan protokol pencegahan COVID-19 dan memprioritaskan mutu hasil pekerjaan di lapangan," katanya.

Berita Terkait

Rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Rusun ASN di Bengkulu (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Rusun ASN di Bengkulu (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kementerian PUPR dengan Bank Mandiri untuk penyaluran Dana Program BSPS di Gorontalo.
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kementerian PUPR dengan Bank Mandiri untuk penyaluran Dana Program BSPS di Gorontalo.
Lokasi Rusunawa Eks Pemulung dan Tunawisma di Bekasi (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Lokasi Rusunawa Eks Pemulung dan Tunawisma di Bekasi (Foto: Dok. Kementerian PUPR)