Cara Menanam Pohon Trembesi Agar Beri Manfaat untuk Lingkungan

Pohon trembesi atau dikenal pula dengan sebutan ‘Ki Hujan’ memiliki sejumlah manfaat yang baik bagi lingkungan perumahan.

Ilustrasi menanam pohon trembesi di lingkungan rumah. (Foto: djarumtreesforlife.org)
Ilustrasi menanam pohon trembesi di lingkungan rumah. (Foto: djarumtreesforlife.org)

RealEstat.id (Jakarta) - Pohon trembesi memiliki manfaat untuk lingkungan sebagai penangkal polusi udara berbahaya, karena dapat menyerap karbondioksida (CO2) secara efektif.

Selain itu, tumbuhan besar yang dikenal pula dengan sebutan ‘Ki Hujan’ ini punya kemampuan daya serap air yang baik, sehingga cocok bila ditanam di sekitar lingkungan kompleks perumahan.

Dengan cara menanam pohon trembesi yang benar, jenis tanaman ini dapat tumbuh hingga 25 meter, dengan diameter 30 meter. Aslinya, trembesi hidup di alam Amerika Selatan, namun juga dapat hidup secara natural dalam cuaca tropis.

Baca Juga: Ragam Tanaman di Rumah yang Bisa Sejukan Suhu Ruangan

Meski demikian tumbuhan dengan nama latin Samanea Saman (Rain Tree) ini tergolong mudah dalam hal penanaman dan perawatannya.

Mengapa trembesi disebut pohon hujan (Rain Tree)? Hal itu dikarenakan tumbuhan ini sering meneteskan air dari tajuknya, yang disebabkan kemampuannya menyerap air tanah yang kuat.

Bila Anda ingin menanam trembesi di sekitar lingkungan rumah, simaklah terlebih dahulu tips-nya berikut ini.

Tentukan Area Tanam
Pohon Trembesi mempunyai jaringan akar yang kuat dan luas, sehingga tidak cocok apabila menanamnya di taman depan rumah, karena bisa merusak bangunan dan jalan. Bibit trembesi sebaiknya ditanam pada area terbuka nan luas, seperti taman kompleks.

Baca Juga: Trik Mencangkok Tanaman untuk Hasil yang Memuaskan

Buat Lubang Ideal
Selain area penanaman trembesi, perhatikan pula lubang untuk menanam bibit pohon tersebut. Buatlah lubang dengan diameter dan kedalaman mencapai 60 cm.

Sedangkan untuk jarak tanam antar pohon trembesi, idealnya mencapai 15 meter. Agar tajuk pohon dapat tumbuh secara optimal.

Proses penanaman dan pemupukan
Proses penanaman pohon ini tergolong mudah. Trembesi akan memasuki masa ideal tanam kurang lebih 14 hari setelah proses pembibitan. Nah bila sudah berada dalam fase tersebut, beri pupuk ke dalam lubang yang sudah disiapkan.

Kemudian, masukkan bibit trembesi yang sudah dipindahkan ke polybag ke dalam lubang. Tutup kembali dengan campuran tanah dan pupuk kendang.

Baca Juga: Tertarik Bercocok Tanam di Rumah? Begini Tips untu Memulainya

Penyiraman Berkala
Untuk menjaga pohon trembesi tumbuh dengan baik, lakukanlah penyiraman secara berkala. Anda dapat menggemburkan tanah sekitar pohon sebelum melakukan penyiraman.

Rawat Cabang Pohon
Cabang pohon agar trembesi dapat tumbuh optimal dan menjadi pohon peneduh. Untuk menjaga agar pertumbuhannya simetris dan kuat, siapkan bambu untuk menyanggah pohon.

Disarankan, untuk memotong dahan trembesi pada awal masa pertumbuhan. Kemudian, jaga agar pohon dapat tumbuh tanpa cabang saat menyentuh ketinggian 4 meter awal.

Berita Terkait

Salah satu perumahan di Jakarta Selatan yang terendam banjir. (Foto: Adhitya Putra)
Salah satu perumahan di Jakarta Selatan yang terendam banjir. (Foto: Adhitya Putra)
Ilustrasi membersihkan rumah usai terendam banjir. (Foto: minews.com)
Ilustrasi membersihkan rumah usai terendam banjir. (Foto: minews.com)
Ilustrasi atap rumah yang bocor. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi atap rumah yang bocor. (Foto: Istimewa)
Inspirasi desain void rumah. (Foto: katrinaleechambers.com)
Inspirasi desain void rumah. (Foto: katrinaleechambers.com)