Triniti Land dan Griya Kedaton Indah Sepakat Bangun Dua Proyek Properti di Lampung

Memiliki Gross Development Value Rp3,2 triliun, proyek besutan Triniti Land dan Griya Kedaton Indah di Bandar Lampung ini akan dimulai pada akhir 2021.

Kerjasama dengan PT Griya Kedaton Indah, Triniti Land Rencanakan Pengembangan Dua Proyek di Lampung. (Foto: Triniti Land)
Kerjasama dengan PT Griya Kedaton Indah, Triniti Land Rencanakan Pengembangan Dua Proyek di Lampung. (Foto: Triniti Land)

RealEstat.id (Tangerang) - PT Perintis Triniti Properti, Tbk (Triniti Land) berkolaborasi dengan PT Griya Kedaton Indah untuk mengembangkan dua proyek properti di Bandar Lampung. Kesepakatan kedua belah pihak ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) terkait dengan kerjasama operasi dan rencana pemindahan lahan, persiapan lahan, perencanaan, pemasaran, pembangunan dan pengelolaan proyek yang dikerjasamakan.

Presiden Direktur dan CEO Triniti Land, Ishak Chandra mengatakan, dua proyek di Lampung ini merupakan langkah strategis emiten berkode TRIN ini untuk fokus ke perumahan tapak dan logistic park.

Baca Juga: Rangkul Jasamarga, Triniti Land Kembangkan Properti di Koridor Jalan Tol

"Kami perkirakan kedua projek ini akan menambah Pendapatan Perusahaan sebesar Rp3 triliun dalam waktu lima hingga delapan tahun ke depan,” jelas Ishak Chanda, di sela penandatanganan kerja sama dengan Griya Kedaton Indah, Kamis (17/6/2021).

Dalam perjanjian kerjasama ini, Triniti Land berencana melakukan pembelian dan pengalihan lahan secara bertahap dari PT Griya Kedaton Indah dan pihak yang dikuasakan untuk dua lokasi tanah di Bandar Lampung.

Tanah yang akan dikembangan berada di daerah Lampung tepatnya di daerah Soekarno Hatta dan Batu Putuk dengan luas masing-masing sebesar 12 hektar dan 40 hektar. Sementara itu, sumber pendanaan diharapkan akan didapat dari internal perusahaan dan partner strategis.

Baca Juga: Triniti Dinamik Mulai Serahterimakan Unit The Smith, Alam Sutera

Rencananya, dalam proyek ini akan dibangun logistic park dan kawasan residensial. Diperkirakan, proyek ini mulai dikembangkan dan dikomersialkan pada akhir 2021 atau awal 2022, dengan masa Pengembangan logistic park sekitar 4 - 5 tahun dan kawasan residential selama 8 tahun.

Diharapkan, kedua proyek terebut dapat menghasilkan Gross Development Value sebesar Rp3 triliun hingga Rp3,2 triliun bagi perseroan. Selain itu, kedua proyek ini diperkirakan dapat menghasilkan laba hingga Rp500 miliar hingga Rp600 miliar bagi perseroan.

Baca Juga: Akad Perdana Digelar, KPR Tapera BTN Resmi Bergulir

Menurut Rycko Menoza, Direktur PT Griya Kedaton Indah—yang juga mantan Bupati Lampung Selatan—pengembangan ini sejalan dengan visinya untuk mengembangkan kampung halamannya, meskipun saat ini dirinya sudah tak lagi menjabat sebagai Bupati.

”Kerja sama ini merupakan upaya dan langkah kami dari pihak keluarga yang ingin bermanfaat bagi masyarakat dari sisi bisnis dengan membangun tanah keluarga besar di Bandar Lampung. Kami percaya Triniti Land merupakan pilihan partner yang sangat tepat untuk kami. Terbukti dengan proyek-proyek ikoniknya yang sudah dibangun, seperti Brooklyn Apartment, Yukata Suite, Springwood apartment, The Smith dan Marc’s Boulevard Batam,” tutur Rycko Menoza.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Gedung Terminal St. John di Manhattan, New York (Foto: Dok. Cookfox Architects)
Gedung Terminal St. John di Manhattan, New York (Foto: Dok. Cookfox Architects)
Petugas Call Center Sharp Indonesia tengah melayani konsumen (Foto: Dok. Sharp Indonesia)
Petugas Call Center Sharp Indonesia tengah melayani konsumen (Foto: Dok. Sharp Indonesia)
Fasilitas SPBU Shell di Jakarta Garden City (Foto: Modernland Realty)
Fasilitas SPBU Shell di Jakarta Garden City (Foto: Modernland Realty)