Samsung Electronics Rilis Dua Home Appliances Berteknologi Anyar

Samsung Electronics menghadirkan produk home appliances baru yang hadir dengan efisiensi energi tinggi untuk penggunaan berkelanjutan.

Mesin cuci terbaru dai Samsung Electronics dilengkapi dengan fitur kecerdasan buatan (AI) yang mengkustomisasi proses mencuci, sehingga penggunanya dapat melakukan pencucian bertenaga penu dengan waktu, serta energi yang lebih efisien. (Foto: Samsung Electronics Indonesia)
Mesin cuci terbaru dai Samsung Electronics dilengkapi dengan fitur kecerdasan buatan (AI) yang mengkustomisasi proses mencuci, sehingga penggunanya dapat melakukan pencucian bertenaga penu dengan waktu, serta energi yang lebih efisien. (Foto: Samsung Electronics Indonesia)

RealEstat.id (Korea) - Samsung Electronics Co., Ltd. baru-baru ini mengumumkan peluncuran global dari jajaran produk home appliances, yakni smart laundry terbaru dan kulkas bottom-mount freezer (BMF) dengan teknologi inovatif.

Dirilis dengan seri Samsung WW9800T, mesin cuci terbaru dari produsen elektronik asal Korea Selatan ini dilengkapi dengan fitur kecerdasan buatan (Artificial Intelegence-AI).

Washing machine Samsung itu dapat mengkustomisasi proses mencuci untuk mencapai pencucian bertenaga penuh dengan waktu, energi, dan upaya yang lebih sedikit.

Baca Juga: Rilis Soundbar HW-Q950T, Samsung Kenalkan Perangkat Audio Terbaik

Berkat teknologi AI, mesin cuci dapat mempelajari pola perilaku pengguna untuk merekomendasikan siklus dan menawarkan pengalaman laundry yang benar-benar dipersonalisasi.

Mesin cuci baru ini juga hadir dengan teknologi EcoBubble Samsung, yang memaksimalkan efek deterjen dengan mengubahnya menjadi gelembung halus - memungkinkan penetrasi yang lebih cepat ke dalam kain.

Mengutip dari siaran pers, Rabu (02/09/2020), rangkaian produk smart laundry Samsung itu rencananya akan diluncurkan pertama kali di pasar Eropa dan akan ditambah secara global dalam tahun ini.

Luncurkan Kulkas Berkapasitas Maksimal
Selain mesin cuci pintar, Samsung turut pula mengenalkan kulkas bottom-mount freezer (BMF) dengan ruang dalam yang dapat menampung banyak bahan makanan.

Baca Juga: Adaptasi Dengan New Normal, Samsung Luncurkan Super Smart TV

Pihak Samsung mengatakan, mereka berhasil memaksimalkan ruang dalam lemari es, tanpa memerlukan dimensi eksterior yang lebih lebar.

Hal itu bisa dicapai berkat hadirnya fitur SpaceMax, yang memungkinkan dinding interior kulkas Bespoke menjadi jauh lebih tipis karena insulasi efisiensi tinggi, sehingga menyediakan kapasitas internal lebih besar dari pada sebelumnya, yaitu 385L - 18 liter.

"Kini, dengan berubahnya kebiasaan berbelanja, orang-orang mengurangi frekuensi ke toko dan membeli bahan makanan dalam jumlah besar pada satu waktu," jelas pihak Samsung Electronics.

Baca Juga: Mau Beli Mesin Cuci? Perhatikan 5 Hal Ini Agar Tak Salah Memilihnya

Menurut mereka, semua tren ini mengarah pada kebutuhan akan efisiensi yang lebih besar dalam hal ruang penyimpanan. Kulkas Samsung baru juga dirancang untuk menjaga kesegaran makanan dua kali lebih lama.

Samsung melengkapi kulkas seri RB7300 ini dengan kotak Optimal Fresh+, yang berfungsi sebagai laci yang dapat diatur ulang.

Pengguna dapat memilih untuk membagi laci menjadi dua zona dengan suhu berbeda atau menggunakannya sebagai satu laci. Sisi kiri lebih dingin, dioptimalkan untuk penyimpanan daging dan ikan, sedangkan sisi kanan cocok untuk buah dan sayuran.

Berita Terkait

Chaerul Annas – Project Director LRT City Ciracas (tengah) bersama Felicia Gautama - Vice President of Business Development PT Horizon Internusa Persada - Travelio Property Management (ketiga dari kiri), didampingi jajaran manajemen LRT City Ciracas dan Travelio, usai menandatangani perjanjian kerja sama antara keduanya beberapa waktu lalu.
Chaerul Annas – Project Director LRT City Ciracas (tengah) bersama Felicia Gautama - Vice President of Business Development PT Horizon Internusa Persada - Travelio Property Management (ketiga dari kiri), didampingi jajaran manajemen LRT City Ciracas dan Travelio, usai menandatangani perjanjian kerja sama antara keduanya beberapa waktu lalu.
Signify menghasilkan 84% pendapatan dari produk, sistem, dan layanan hemat energi. (Foto: Signify Indonesia)
Signify menghasilkan 84% pendapatan dari produk, sistem, dan layanan hemat energi. (Foto: Signify Indonesia)
Jajaran direksi generasi pertama dan generasi kedua Kenari Djaja di perayaan HUT ke-56, Senin, 1 Maret 2021.
Jajaran direksi generasi pertama dan generasi kedua Kenari Djaja di perayaan HUT ke-56, Senin, 1 Maret 2021.
Masterplan Subang Smartpolitan (Foto: Suryacipta.com)
Masterplan Subang Smartpolitan (Foto: Suryacipta.com)