Puri Sentul Permai Gandeng Swiss-Belhotel Kembangkan Kedaton 8 Hotel Xpress di Rest Area

Hotel Kedaton 8 Xpress merupakan Digital Hotel, dengan layanan registrasi mandiri (Self Check In & Check Out) serta pemesanan makanan dan minuman secara cashless dan manless.

Foto: istimewa
Foto: istimewa

RealEstat.id (Jakarta) – Perusahaan jasa akomodasi dan perhotelan berbasis teknologi yang juga pelopor pengembang properti perhotelan rest area, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN), secara resmi menandatangani nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Swiss-Belhotel International untuk berkolaborasi mengelola dan mengembangkan bisnis Kedaton 8 Hotel Xpress di rest area.

Memorandum of Understanding yang dilakukan di Jakarta, Rabu (30/11/2022) ini akan ditindaklanjuti dengan perjanjian definitif kedua belah pihak dalam waktu dekat.

Direktur Utama PT Puri Sentul Permai Tbk, Xaverius Nursalim mengatakan pengalaman Swiss-bell International sebagai operator hotel sudah tidak diragukan lagi dalam industri perhotelan. Hal itu menjadikan keyakinan Perseroan untuk bermitra dengan Swiss Belhotel International.

Baca Juga: Gandeng Sinar Mas Land, Bobobox Resmikan Hotel Kapsul di ITC Kuningan

“Kami memerlukan mitra yang menjunjung tinggi profesionalisme dan standard pelayanan hotel berbintang untuk pengembangan bisnis Kedaton 8 Xpress Hotel ke depan. Apalagi dalam rencana kami hotel di dalam rest area sudah akan direncanakan dalam lima tahun ke depan,” kata Xaverius Nursalim dalam penandatanganan MoU PT Puri Sentul Permai Tbk dengan Swiss-Belhotel International.

Untuk diketahui bahwa tahun ini PT Puri Sentul Permai Tbk akan segera memulai pembangunan hotel kedua-nya di Rest Area KM 166 dan KM 164 Cipali

Adapun Hotel Kedaton 8 Xpress & Lounge dibangun dengan konsep “Digital Hotel" di mana mulai dari Registrasi Mandiri (Self Check In & Check Out) juga pemesanan Makanan & Minuman akan mengedepankan sistem Cashless dan Manless yang dapat meminimalisir human error, meningkatkan efektivitas dan menjaga akurasi transaksi.

Baca Juga: Pertama di Asia Tenggara, Hilton dan SSIA Bangun LXR Hotels & Resorts di Bali

Selain itu, Kedaton 8 Xpress Hotel KM 166 dan KM 164 ini akan dilengkapi dengan Lounge yang dapat menampung pengunjung hingga 200 orang di mana Lounge ini akan dilengkapi juga toilet eksklusif dengan standar Internasional, juga area bermain anak-anak.

Rencananya, Perseroan juga akan berkolaborasi dengan PLN untuk menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada type Ultra Fast Charging serta pengadaan Robot untuk mencuci mobil disetiap Hotel Kedaton 8 Xpress yang dibangun.

Perseroan berharap pembangunan ini dapat selesai dalam kurun waktu maksimal 8 (delapan) bulan, sehingga pada Juni 2023 Kedaton 8 Xpress Hotel & Lounge KM 166 bisa beroperasional disusul dengan Kedaton 8 Xpress Hotel & Lounge KM 164 pada Agustus 2023.

Baca Juga: Pasar Perhotelan Jakarta Menggeliat, Tarif Harian Naik Hingga 51,6%

Sementara itu, Senior Vice President PT Swiss-Belhotel International Indonesia, Emmanuel Guillard dalam sambutannya menyampaikan bahwa ia mengungkapkan kebahagiannya karena PT Puri Sentul Permai, Tbk akhirnya mau menjalin kerjasama dalam pengoperasian dan pengembangan hotel di Rest Area.

Hadir dalam acara ini PLT Deputi Bidang Invetasi Kemenparekraf, Rizki Handayani yang memberikan apresiasi atas penandatangan MOU antara PT Puri Sentul Permai Tbk dengan Swiss Bel International Hotel.

“Dengan MOU ini diharapkan bisa direalisasikan menjadi kerja sama yang konkrit sehingga memberikan kontribusi pada sektor pariwisata melalui serapan tenaga kerja juga bisa menjadikan Rest Area sebagai Etalase Destinasi Wisata dan ruang kolaborasi industri ekonomi kreatif dan UMKM yang dapat berdampak kepada meningkatknya kunjungan pariwisata dan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Peresmian Unit Eksklusif The Signature Collection by Alex Bayu di 31 Sudirman Suites Makassar (Foto: istimewa)
Peresmian Unit Eksklusif The Signature Collection by Alex Bayu di 31 Sudirman Suites Makassar (Foto: istimewa)
Proyek Cikarang International City (Cinity) besutan SPS Group. (Foto: cinity.id)
Proyek Cikarang International City (Cinity) besutan SPS Group. (Foto: cinity.id)
Dari kiri ke kanan: Indra Bachtiar, Accounting Director PT Graha Perdana Indah; Slamet Dwi Warno, Project Director PT Graha Perdana Indah; Aditya Sutanto, President Director PT Graha Perdana Indah; Kenji Inui, Executive Officer of Sumitomo Forestry CO LTD; Amane Hatanaka, President of PT Sumitomo Forestry Indonesia; dan Fumihide Nakatsu, Vice President of PT Sumitomo Forestry Indonesia setelah penandatanganan kerja sama antara Sumitomo Forestry Co Ltd dengan PT Graha Perdana Indah, Rabu, 1 Februari 2023. (Foto: realestat.id)
Dari kiri ke kanan: Indra Bachtiar, Accounting Director PT Graha Perdana Indah; Slamet Dwi Warno, Project Director PT Graha Perdana Indah; Aditya Sutanto, President Director PT Graha Perdana Indah; Kenji Inui, Executive Officer of Sumitomo Forestry CO LTD; Amane Hatanaka, President of PT Sumitomo Forestry Indonesia; dan Fumihide Nakatsu, Vice President of PT Sumitomo Forestry Indonesia setelah penandatanganan kerja sama antara Sumitomo Forestry Co Ltd dengan PT Graha Perdana Indah, Rabu, 1 Februari 2023. (Foto: realestat.id)
Dari kiri ke kanan: Ming Liang, CEO PT Sri Pertiwi Sejati;  Tomoaki Kinoshita, Direktur PT Premier Qualitas Indonesia; David Partono, Presiden Direktur PT Premier Qualitas Indonesia; dan Benoit Giroux, Project Director Premier Lake Residence (Foto: realestat.id)
Dari kiri ke kanan: Ming Liang, CEO PT Sri Pertiwi Sejati;  Tomoaki Kinoshita, Direktur PT Premier Qualitas Indonesia; David Partono, Presiden Direktur PT Premier Qualitas Indonesia; dan Benoit Giroux, Project Director Premier Lake Residence (Foto: realestat.id)