Feng Shui Rumah: Desain Kamar yang Dukung Tumbuh Kembang Anak

Metode sederhana yang dikenal dengan nama "form school feng shui", sangat mudah diterapkan untuk kamar anak.

Desain kamar tidur anak (Foto: Pixabay.com)
Desain kamar tidur anak (Foto: Pixabay.com)

RealEstat.id (Jakarta) – Perkembangan anak, baik fisik maupun mental, menjadi perhatian orang tua. Dilihat dari kacamata feng shui, lokasi yang harus diperhatikan adalah kamar anak dengan menggunakan metode feng shui bentuk.

Metode yang juga dikenal dengan nama form school feng shui ini sangat sederhana untuk diterapkan di kamar anak. Kita tidak usah dipusingkan untuk mencocokkan arah hadap, tetapi hanya dengan mengerti aura dari individu yang bersangkutan. 

Karena sebagian besar waktu yang dipergunakan oleh anak-anak di dalam rumah adalah di kamar tidur mereka, maka hal pertama yang harus diperhatikan adalah bagaimana menentukan kebutuhan feng shui anak di kamar tidur mereka.

Baca Juga: Seperti Apa Ruang Keluarga yang Sesuai dengan Feng Shui Rumah?

Ilmu feng shui memerhatikan teori keseimbangan, yaitu dalam hal ini keseimbangan elemen. Ada lima elemen yang dikenal dalam feng shui, yaitu: Air, Kayu, Api, Tanah, dan Logam.

Dari lima elemen itu, kita bisa membagi menjadi elemen “hangat” dan elemen “dingin”. Elemen hangat yaitu: Kayu dan Api. Sementara elemen dingin yaitu: Logam dan Air.

Aturannya adalah: bila aura sang anak “hangat”, maka feng shui mensyaratkan interior kamar tidur yang berelemen “dingin”, begitu pula sebaliknya.

Elemen Hangat atau Dingin?
Lantas, bagaimana kita mengetahui seseorang itu tergolong memiliki elemen “hangat” atau “dingin”?  jawabannya, lewat tanggal lahir. Untuk mengetahuinya, simak informasi berikut ini:

Elemen yang membuat seorang individu “hangat” itu adalah Kayu dan Api. Mereka yang ber-shio: Macan (kelahiran 1998 dan 2010), Kelinci (1999 dan 2011), Ular (2001 dan 2013), Kuda (2002 dan 2014), Kambing (2003 dan 2015), serta Anjing (2006 dan 2018) tergolong Shio dengan unsur Panas.

Baca Juga: Feng Shui Rumah Agar Jodoh Cepat Datang

Sebaliknya, mereka yang bernaung di bawah shio: Babi (2017 dan 2019), Tikus (2008 dan 2020), Kerbau (2009 dan 2021), Naga (2000 dan 2012), Monyet (2004 dan 2016), dan Ayam (2005 dan 2017) termasuk dalam golongan shio berunsur Dingin.

Meski demikian, unsur Panas tidak bisa hanya didapatkan dengan melihat Shio si anak. Untuk lebih akurat, kita juga perlu mengetahui bulan lahirnya. 

Mengapa? Karena bulan lahir seseorang memperlihatkan “musim”. Misalnya, anak kelahiran di musim semi (yaitu lahir bulan Februari, Maret, dan April) termasuk memiliki elemen Hangat. Apalagi anak-anak yang dilahirkan pada musim panas (Mei, Juni, Juli) hampir pasti tergolong orang “hangat”.

Jika demikian, maka kita dengan cepat bisa mengetahui seorang anak itu berunsur Hangat, yaitu dengan memadukan bulan lahir dan tahun lahir.

Baca Juga: Feng Shui Rumah Ini Dipercaya Bisa Bikin Anda Makin Terkenal

Dalam hal ini, anak-anak yang lahir pada Bulan Februari, Maret, April, Mei, Juni, dan Juli di Tahun 2001, 2002, 2003, 2006, 2010, 2011, 2013, 2014, 2015, dan 2018, bisa digolongkan dalam kelompok individu “hangat”.

Jika diketahui Jam lahirnya, perhitungannya akan semakin akurat. Kelahiran pada jam-jam siang, yaitu antara jam 09:00 hingga 15:00, tergolong kelahiran pada jam-jam “hangat”. Jika ini digabungkan dengan Tahun dan Bulan, kita semakin yakin bahwa anak-anak ini memerlukan interior yang “Dingin”.

Artikel ini ditulis oleh Dr. Mauro Rahardjo dan Lelyana Rahardjo, Pendiri Feng Shui School Indonesia. Pasangan suami-istri yang tinggal di Surabaya ini merupakan penulis artikel feng shui untuk RealEstat.id.

Berita Terkait

Juneidi D. Kamil, Pakar Hukum Properti (Foto: RealEstat.id)
Juneidi D. Kamil, Pakar Hukum Properti (Foto: RealEstat.id)
Ciptakan Ruang Multifungsi di Rumah 
Bersama Dulux EasyClean Anti-Viral. (Foto: dok. AkzoNobel)
Ciptakan Ruang Multifungsi di Rumah Bersama Dulux EasyClean Anti-Viral. (Foto: dok. AkzoNobel)
Pekuburan (Foto: Dok. Pixabay)
Pekuburan (Foto: Dok. Pixabay)
Toilet duduk (Foto: Pixabay.com)
Toilet duduk (Foto: Pixabay.com)