RealEstat.id (Jakarta) – Jababeka Bizpark sukses menyabet penghargaan dalam kategori Property Development – Sub Kategori Industrial Estate Development di perhelatan Properti Indonesia Award (PIA) 2026 yang yang berlangsung di JW Marriott Hotel Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Penghargaan tersebut, selain menjadi apresiasi bagi Jababeka Bizpark, sekaligus menegaskan relevansi proyek besutan PT Graha Buana Cikarang—anak usaha PT Jababeka Tbk—ini di tengah pertumbuhan aktivitas industri dan bisnis di Kota Jababeka.
Direktur PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini mengatakan, penghargaan dari Properti Indonesia Award 2026 menjadi kebanggaan sekaligus apresiasi terhadap upaya perusahaan dalam menghadirkan produk yang relevan dengan perkembangan kebutuhan pasar.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus apresiasi bagi kami. Jababeka Bizpark hadir di momentum yang tepat, ketika kebutuhan terhadap ruang usaha yang fleksibel semakin meningkat,” tuturnya.
Baca Juga: Serah Terima Jababeka Bizpark Tahap 1, Bukti Nyata Tingginya Kepercayaan Para Pelaku Usaha
Menurut Ivonne, pertumbuhan tidak hanya datang dari bisnis-bisnis baru, tetapi juga dari perusahaan yang telah beroperasi di kawasan Jababeka dan terus melakukan ekspansi.
Karena itu, Jababeka Bizpark berupaya menghadirkan produk yang dapat mengikuti kebutuhan tersebut, baik dari sisi fungsi maupun fleksibilitas pemanfaatannya.
“Bagi kami, sebuah properti bukan hanya tentang bangunan, tetapi bagaimana properti tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan dan pertumbuhan bisnis penggunanya,” ujar Ivonne Anggraini.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, meningkatnya aktivitas industri dan bisnis turut mendorong kebutuhan terhadap ruang usaha yang fleksibel.
Potensi tersebut tidak hanya datang dari bisnis-bisnis baru, tapi juga dari perusahaan yang telah beroperasi di Kawasan Jababeka dan membutuhkan ruang tambahan untuk mendukung ekspansi maupun pengembangan kegiatan usahanya.

Baca Juga: Jababeka Bizpark Laris Manis, Kolaborasi Strategis dengan BCA Perkuat Kepercayaan Investor
“Melihat kebutuhan tersebut, Jababeka mengembangkan Jababeka Bizpark sebagai bangunan multiguna yang dapat menyesuaikan dengan beragam kebutuhan usaha,” urainya.
Properti ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai fungsi, mulai dari penyimpanan, produksi, distribusi, hingga aktivitas komersial.
Dengan ceiling yang tinggi, ruang di dalam bangunan juga dapat dikembangkan hingga tiga lantai sesuai kebutuhan pengguna.
Fleksibilitas tersebut semakin bernilai karena Jababeka Bizpark berada di dalam ekosistem Kota Jababeka, yang telah berkembang selama lebih dari tiga dekade sebagai kota mandiri dengan aktivitas industri, bisnis, hunian, pendidikan, serta berbagai fasilitas pendukung yang terintegrasi.
Saat ini, Kota Jababeka menjadi rumah bagi lebih dari 2.000 perusahaan dan sekitar 1,2 juta jiwa. Kawasan ini juga didukung oleh empat akses tol serta keberadaan Cikarang Dry Port yang memperkuat konektivitas dan aktivitas logistik.
Baca Juga: Jababeka Bizpark Tahap II Mulai Dibangun, Target Serah Terima Akhir 2026
“Ekosistem tersebut menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha karena didukung oleh infrastruktur, konektivitas, sumber daya manusia, serta jaringan perusahaan yang telah terbentuk,” kata Ivonne Anggraini.
Di samping itu, imbuhnya, keberadaan ekosistem yang matang juga membuka peluang kolaborasi dan memperluas jaringan bisnis.
Hal ini menjadikan Kota Jababeka tidak hanya sebagai lokasi kegiatan industri, namun juga sebagai lingkungan yang mendukung perusahaan untuk memulai, mengembangkan, maupun memperluas usahanya.
Menurut Ivonne, perkembangan tersebut sejalan dengan semakin beragamnya kebutuhan properti di kawasan industri.
Selain lahan manufaktur, kehadiran pergudangan, bangunan multiguna, area komersial, dan berbagai fasilitas pendukung menjadi bagian penting dalam menunjang rantai aktivitas bisnis yang terus berkembang.

Baca Juga: Antusiasme Investor Menguat, Jababeka Bizpark Tahap II Terjual Habis
Dari sisi investasi, Jababeka Bizpark ditawarkan mulai dari Rp1,65 miliar, memberikan pilihan properti usaha dengan fungsi yang fleksibel di dalam kawasan industri yang telah berkembang.
Produk ini juga didukung kerja sama dengan sejumlah bank ternama yang memberikan alternatif fasilitas pembiayaan bagi konsumen.
Menurut Ivonne, pengembangan properti ke depan perlu melihat kebutuhan bisnis secara lebih luas dengan mempertimbangkan ekosistem yang telah terbentuk di sekitarnya.
“Kami percaya bahwa pengembangan properti saat ini tidak cukup hanya berbicara mengenai bangunan,” katanya, menegaskan.
Namun, hal yang lebih penting adalah bagaimana sebuah produk dapat terhubung dengan ekosistem, konektivitas, dan peluang pertumbuhan di sekitarnya.
Baca Juga: Jababeka Luncurkan Japanese Bizpark Pertama di Indonesia, Ratusan Agen Antusias
“Inilah yang menjadi fokus kami dalam mengembangkan Jababeka Bizpark dan produk-produk lainnya di Kota Jababeka,” tutur Ivonne.
Penghargaan Properti Indonesia Award 2026 digadang bakal semakin memperkuat posisi Jababeka Bizpark sebagai produk properti yang hadir untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha di tengah pertumbuhan koridor Timur Jakarta.
Lebih luas, penghargaan ini turut mencerminkan daya tarik Kota Jababeka sebagai salah satu primadona industri dan investasi.
Dengan ekosistem yang matang, infrastruktur terintegrasi, konektivitas yang kuat, serta keberagaman aktivitas bisnis, Kota Jababeka terus memperkuat perannya sebagai kawasan pilihan bagi perusahaan dan investor yang mencari lokasi strategis untuk bertumbuh dan mengembangkan bisnis.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








