RealEstat.id (Jakarta) – Schneider Electric memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor kelistrikan melalui Electrician Academy.
Program pengembangan kompetensi ini menargetkan hingga 8.000 teknisi listrik, retailer, dan tenaga penjual toko untuk mengikuti pelatihan hingga akhir tahun.
Melansir dari keterangan resmi Schneider Electric, Rabu (29/07/2026), inisiatif tersebut hadir sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan tenaga kelistrikan yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan teknologi energi dan tren hunian modern.
Sekadar informasi, saat ini perangkat instalasi listrik dirancang untuk bisa terhubung dengan perangkat pintar dan berkembang menjadi solusi yang mengarah pada hemat energi.
Baca Juga: Upaya Schneider Electric Edukasi Masyarakat Pentingnya Instalasi Listrik yang Aman
Tingkatkan Kompetensi demi Keselamatan
Oleh karena itu, penggunaan perangkat listrik yang semakin kompleks membuat kualitas instalasi menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan bangunan.
Perusahaan teknologi energi global ini menilai kompetensi teknisi berperan besar dalam mencegah risiko korsleting, sengatan listrik, hingga kebakaran akibat instalasi yang tidak sesuai standar.
Data dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mencatat, lebih dari 60% kasus kebakaran sepanjang 2025 terjadi lantaran masalah kelistrikan.
“Melalui Electrician Academy, kami ingin memastikan instalasi listrik yang aman tak hanya ditopang penggunaan produk sesuai SNI saja. Akan tetapi juga oleh tenaga profesional yang memiliki kemampuan teknis memadai,” terang Schneider Electric.
Pelatihan Berbasis Digital
Program Electrician Academy Schneider berlangsung selama Juli hingga Desember 2026, dengan sistem pembelajaran digital yang memungkinkan peserta mengikuti pelatihan secara bertahap.
Peserta akan memperoleh akses ke modul pembelajaran daring, webinar bulanan, kuis evaluasi, serta pemantauan perkembangan kompetensi selama enam bulan.
Pelatihan kompetensi teknisi listrik ini juga mempelajari perkembangan teknologi kelistrikan terbaru, agar mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.
Baca Juga: Waspadai Bahaya Listrik Saat Banjir, Ini Langkah Proteksi Hunian yang Perlu Diperhatikan!
Menariknya, Schneider Electric turut memberikan berbagai bentuk apresiasi kepada peserta yang aktif menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan instalasi listrik aman ini.
Apresiasi tersebut mencakup pembiayaan sertifikasi kompetensi resmi, perjalanan religi, asuransi kesehatan, hingga voucher staycation.
Untuk memperluas jangkauan program, Schneider Electric menggandeng PT Dana Purna Investama (DPI), perusahaan penyedia layanan manajemen fasilitas gedung, sebagai mitra pelaksanaan.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








