Realestat.id (Jakarta) – Ruang laundry, gudang kecil, area bawah tangga, hingga ruang utilitas sering kali luput dari perhatian saat menata rumah.
Padahal, area tersebut justru menjadi tempat berlangsungnya berbagai aktivitas rutin yang menentukan kenyamanan sehari-hari.
Melalui kampanye The Forgotten Rooms, IKEA Indonesia mengajak masyarakat melihat kembali cara menata ruang ‘terlupakan’ tersebut.
Home Furnishing & Competence Development Leader IKEA Indonesia, Ruth Panjaitan mengatakan berdasarkan pengamatan pihaknya menunjukkan bahwa setiap keluarga memiliki cara tersendiri dalam mengatur ruang.
Baca Juga: IKEA Berikan Cara Menata Rumah Sesuai Perkembangan Hidup Penghuni
“Dari kunjungan ke berbagai rumah, kami bisa melihat bagian-bagian yang masih terasa merepotkan,” kata Ruth kepada awak media, Kamis (17/09/2026) di IKEA Jakarta Garden City (JGC).
Misalnya, penghuni harus berulang kali mengambil, memindahkan, atau mencari barang karena lokasinya tidak mendukung alur aktivitas.
“Penataan rumah bukan hanya soal tempat untuk menyimpan barang, tetapi juga tentang bagaimana ruang tersebut dapat membantu orang melakukan aktivitasnya,” ujar Ruth.
Perlu Mengikuti Alur Aktivitas

Salah satu contoh ruang yang sering dianggap sederhana adalah area laundry. Persoalannya tidak selalu terletak pada ukuran ruangan atau keberadaan mesin cuci.
Aktivitas mencuci pakaian memiliki rangkaian yang cukup panjang. Mulai dari mengumpulkan dan memilah pakaian, mencuci, mengeringkan, melipat, hingga menyimpannya kembali.
Jika setiap aktivitas tidak memiliki area yang jelas, pakaian dan perlengkapan laundry dapat berpindah-pindah sebelum akhirnya kembali ke tempat penyimpanan.
Baca Juga: Biar Kamar Mandi Selalu Rapi, Coba Deh 3 Inspirasi Penataan dari IKEA Ini!
Kondisi tersebut membuat ruang terasa lebih merepotkan meski ukurannya sebenarnya cukup memadai.
Sementara itu Interior Design Leader IKEA Indonesia, M. Yusuf Attorik menyarankan penghuni memulai cara menata dengan memahami aktivitas yang dilakukan di dalam ruang.
Menurutnya, pertanyaan seperti siapa yang menggunakan ruang, barang apa yang paling sering dibutuhkan, dan benda mana yang perlu berada dalam jangkauan dapat membantu menentukan tata letak yang lebih fungsional.
Manfaatkan Ruang Vertikal dan Sudut Rumah
Prinsip serupa dapat diterapkan pula pada gudang, garasi, area bawah tangga, maupun sudut rumah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Ruang vertikal, dinding, sudut, dan area di sekitar peralatan yang sudah tersedia dapat menjadi tambahan tempat penyimpanan tanpa harus membuat ruangan baru.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Produk IKEA dan Harganya, Multifungsi dan Estetik!
IKEA menyediakan sejumlah sistem penyimpanan untuk mendukung menata ruang.
Antara lain, BROR, IVAR, EKET, dan HYLLIS, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan ruang serta jenis barang.
Meski demikian, memaksimalkan ruang bukan berarti memenuhi setiap sudut dengan barang.
Area untuk bergerak dan menjalankan aktivitas tetap perlu menjadi bagian dari pertimbangan.
Dengan memahami kebiasaan penghuni terlebih dahulu, ruang yang sebelumnya terasa penuh atau kurang termanfaatkan dapat diatur kembali agar lebih fungsional dan mendukung aktivitas sehari-hari.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








