Tips Menjaga Kondisi Dinding Rumah Tetap Fit dan Tak Lembap

Tingkat kelembapan yang tinggi di negara tropis dapat memberi pengaruh buruk terhadap kondisi kesehatan dan keindahan dinding rumah.

Ilustrasi dinding ruangan yang rusak akibat kelembapan yang terlalu tinggi. (Foto: inspirasipagi.com)
Ilustrasi dinding ruangan yang rusak akibat kelembapan yang terlalu tinggi. (Foto: inspirasipagi.com)

RealEstat.id (Jakarta) - Iklim lembap berdampak pada kondisi ruangan pada hunian. Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki tingkat kelembapan yang tinggi.

Dengan tingkat kelembapan ruangan yang terlalu tinggi dapat memengaruhi kesehatan para penghuni maupun kondisi dinding rumah.

Bila tak segera dilakukan tindakan pencegahan dalam mengurangi lembap yang berlebih, akan berdampak pada cat dinding dan plafon menjadi berjamur, hingga mengakibatkannya rusak.

Baca Juga: Tips Bersihkan Furnitur di Rumah yang Terendam Banjir

Berikut ini sejumlah tips dan trik untuk menjaga dinding di rumah, tetap dalam kondisi baik, tidak lembap dan berjamur.

Buka Jendela untuk Sirkulasi
Penyebab ruangan di rumah menjadi sangat lembap adalah karena sirkulasi udara dan sinar matahari yang masuk ke ruangan terhambat.

Sebagai solusinya, bukalah jendela di ruangan setiap pagi atau sore hari, sehingga udara segar dan sinar matahari bisa masuk kedalam ruangan.

Apabila ruangan yang tidak mempunyai jendela, Anda dapat menggunakan exhaust fan untuk membantu memperlancar sirkulasi udara dan menghilangkan kelembapan ruangan yang tak diinginkan.

Baca Juga: Tak Berbatas Menjaga Kualitas Udara Ini Dia Manfaat Lain Air Purifier

Gunakan Cat Dinding Anti Jamur
Selain berdampak pada kesehatan penghuni, tingkat kelembapan ruangan yang tinggi juga dapat memicu dinding ditumbuhi jamur.

Agar terhindar dari dinding rumah lembap, lapisi semua permukaan tembok interior maupun eksterior dengan menggunakan cat dinding anti jamur.

Saat ini telah banyak tersedia cat tembok anti jamur yang dijual di pasaran dengan berbagai macam pilihan warna maupun teksturnya.

Baca Juga: 5 Trik Agar Dapur Kesayangan Anda Bebas Bau Tak Sedap

Manfaatkan Silica Gel
Sebagai alternatif solusi, Anda juga dapat menggunakan silica gel untuk mengurangi kelembapan pada dinding ruangan. Gel penyerap ini cukup dibuka segelnya kemudian ditempatkan pada sudut ruangan, misalnya di salah satu sisi ruang keluarga.

Silica gel akan menyerap udara lembap di ruangan. Rutinlah untuk melihat kondisi gel penyerap ini dan segera ganti apabila isinya sudah terlihat menipis.

Jangan Meletakkan Banyak Barang
Kebiasaan meletakkan dan menumpuk barang di ruangan, ternyata bisa memicu kelembapan di dalam rumah lho. Hal itu disebabkan sirkulasi udara menjadi tidak bisa berputar dengan baik. Suhu udara di dalam ruangan pun akan menjadi tinggi.

Oleh karena itu, hindari meletakkan atau menumpuk banyak barang dalam satu ruangan. Pilihlah furnitur multifungsi untuk mengurangi perabotan di rumah.

Berita Terkait

Salah satu perumahan di Jakarta Selatan yang terendam banjir. (Foto: Adhitya Putra)
Salah satu perumahan di Jakarta Selatan yang terendam banjir. (Foto: Adhitya Putra)
Ilustrasi membersihkan rumah usai terendam banjir. (Foto: minews.com)
Ilustrasi membersihkan rumah usai terendam banjir. (Foto: minews.com)
Ilustrasi atap rumah yang bocor. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi atap rumah yang bocor. (Foto: Istimewa)
Inspirasi desain void rumah. (Foto: katrinaleechambers.com)
Inspirasi desain void rumah. (Foto: katrinaleechambers.com)