Segmen Residensial Sumbang 82% dari Total Penjualan Modernland di 2023

Segmen residensial membukukan marketing sales Rp1,21 triliun, atau meningkat signifikan sebesar 131,85% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Show Unit Vastu @Garden City di township Jakarta Garden City. (Foto: Dok. Modernland Realty)
Show Unit Vastu @Garden City di township Jakarta Garden City. (Foto: Dok. Modernland Realty)

RealEstat.id (Jakarta) – Pengembang properti PT Modernland Realty Tbk (MDLN) mencatat penjualan pemasaran (marketing sales) sebesar Rp1,46 triliun di sepanjang tahun 2023.

Menurut Fetrizal Bobby Heryunda, Direktur PT Modernland Realty Tbk, Segmen residensial memberi kontribusi terbesar 82% dari total penjualan Modernland, diikuti oleh segmen hospitality sebesar 11%, sementara sisanya merupakan pendapatan dari segmen industrial.

"Segmen residensial membukukan marketing sales sebesar Rp1,21 triliun, atau meningkat signifikan sebesar 131,85% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya' Rp520,13 miliar," tuturnya di sela Rapat Umum Pemegang Sahan Tahunan (RUPST) PT Modernland Realty Tbk, Jumat (31/5/2024).

Baca Juga: Helat RUPST, Modernland Realty Catat Kenaikan Aset 1,19% Menjadi Rp13,69 Triliun

Kontribusi penjualan terbesar Modernland Realty, jelas Fetrizal, berasal dari proyek Jakarta Garden City melalui extension cluster The Essence @Garden City dan Mahakam The Signature.

"Selain itu, penjualan hunian premium Modernland Realty juga ditopang melalui peluncuran cluster terbaru yaitu Vastu @Garden City," tuturnya, menambahkan.

PT Modernland Realty, Tbk pun meluncurkan cluster-cluster terbaru di beberapa proyek, seperti Modern Waterfront Residence di KotaModern Tangerang dan Great Britania di Modernland Cilejit.

Di segmen industrial, Modernland membukukan marketing sales sebesar Rp95,71 miliar di tahun 2023, turun 49,85% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp190,87 miliar.

Baca Juga: Dihuni Tiga Generasi, KotaModern Tangerang Konsisten Kembangkan Produk Properti Inovatif

Peluang investasi pada koridor barat Jakarta cukup stagnan dikarenakan potensi penyerapan lahan industrial lebih berkonsentrasi pada koridor timur Jakarta.

Hal ini ditunjukkan dengan supply distribusi lahan sebesar 65% berada di koridor timur Jakarta dan sebesar 28% di koridor barat Jakarta, serta sisanya berada di koridor Selatan Jakarta.

Selain itu, Pemilu yang diadakan pada awal tahun 2024 menjadi salah satu pertimbangan investor dalam melakukan investasi di tahun 2023, di mana potential investor menunjukkan gesture wait and see dalam setiap diskusi yang dilalui oleh Perseroan.

Baca Juga: Hunian Premium Vastu @ Garden City Terima Penghargaan Duo Award 2024

Kendati demikian, Perseroan meyakini setelah selesainya Pemilu dan adanya kepastian dari hasil Pemilu, maka diskusi dan komunikasi dengan para potential investor dapat lebih kondusif dan konstruktif, khususnya terkait dengan lahan industrial yang dimiliki oleh Perseroan baik di koridor barat maupun timur Jakarta.

Sementara, segmen hospitality and others membukukan marketing sales sebesar Rp157,29 miliar, tumbuh 5,09% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp149,68 miliar.

"Peningkatan minat pada aktivitas golf dan jumlah tamu hotel adalah kontribusi terbesar dari segmen bisnis ini," pungkas Fetrizal Bobby Heryunda.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terkait

Vinilon menerapkan sistem energi panel surya, sebagai salah satu sumber energi listrik di pabriknya. (Foto: Istimewa)
Vinilon menerapkan sistem energi panel surya, sebagai salah satu sumber energi listrik di pabriknya. (Foto: Istimewa)
Tampilan booth Sharp di acara Jakarta Fair Kemayoran 2024 (Foto: Istimewa)
Tampilan booth Sharp di acara Jakarta Fair Kemayoran 2024 (Foto: Istimewa)