REI dan 99 Group Luncurkan Pusat Informasi Ibu Kota Negara Baru

Fokus utama dalam pengembangan situs referensi Ibu Kota Negara Baru adalah penyajian informasi berbasis data yang komprehensif, akurat, dan mudah digunakan.

Foto: Realestat.id
Foto: Realestat.id

RealEstat.id (Jakarta) – Untuk terus memperbarui informasi dalam pemindahan Ibu Kota Negara Baru (IKN), Kementerian PPN/Bappenas menggandeng 99 Group Indonesia dan Real Estat Indonesia (REI) meluncurkan Pusat Informasi Terintegrasi Ibu Kota Negara Baru, Jumat (12/11/2021).

Ketua Kelompok Kerja Ibu Kota Negara Real Estat Indonesia (Pokja IKN REI), Soelaeman Soemawinata mengatakan, Kementerian PPN/Bappenas telah memproyeksikan jumlah penduduk dan urbanisasi yang akan terjadi di Ibu Kota Negara.

Baca Juga: Pakar: Pandemi COVID-19 Buka Peluang Redesign Ibu Kota Negara

"Saat ini, penduduk setempat Ibu Kota Negara tercatat 100 ribu jiwa. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah menjadi 700 ribu jiwa di 2025, kemudian berkembang menjadi 1,5-1,6 juta jiwa di 2035, hingga mencapai perkiraan 1,7 juta sampai 1,9 juta jiwa di 2045,” jelas Soelaeman Soemawinata.

Menurutnya, Kalimantan Timur sejak dulu telah memiliki struktur sosial yang beragam. Sekitar 1,5 juta pendatang yang terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan POLRI beserta keluarganya, serta pelaku ekonomi lainnya akan hadir di wilayah Ibu Kota Negara baru nanti.

"Oleh karena itu, pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur perlu dipersiapkan sebaik mungkin agar prosesnya berjalan lancar sesuai rencana," katanya.

Baca Juga: Tumbuh Signifikan di Masa Pandemi, Sektor Perumahan 'Reborn' di 2022?

VP of Marketing 99 Group Indonesia, Bharat Buxani mengatakan, perencanaan matang dimulai dari penyatuan sumber informasi yang komprehensif mengenai pemindahan ibu kota ke Kalimantan, dan proyeksi strategisnya di berbagai bidang. Portal properti 99 Group hadir sebagai garda terdepan guna menyiapkan kanal terintegrasi untuk berbagai informasi esensial seputar Ibu Kota Negara.

“Dengan kekuatan teknologi dan pengalaman tim profesional kami, 99 Group melalui Rumah123.com dan 99.co siap menjadi sumber informasi Ibu Kota Negara yang tepercaya, akurat, dan edukatif,” tutur Bharat Buxani.

Untuk mewujudkan hal tersebut, imbuhnya, dukungan penuh dari Real Estat Indonesia (REI) dan Kementerian PPN menjadi pondasi utama demi menyukseskan situs informasi terintegrasi IKN ini. Berangkat dari sinergi yang dibangun oleh ketiga pihak tersebut, diharapkan bisa membawa manfaat yang besar bagi seluruh kalangan.

Baca Juga: 2022, Sektor Properti Tanah Air Siap 'Take Off' Lagi

Lebih lanjut, Bharat memaparkan, fokus utama yang disorot oleh 99 Group dan REI, dalam pengembangan situs referensi IKN adalah penyajian informasi berbasis data yang tidak hanya komprehensif, namun juga akurat dan mudah digunakan. Di dalam kanal informasi terintegrasi ini, berbagai topik esensial yang disediakan termasuk bidang properti, investasi, infrastruktur, dan bisnis di ibu kota baru.

Pemilihan topik tersebut didasarkan pada urgensi dan prioritas pengembangan kawasan yang terpadu dengan potensi hadir pusat ekonomi baru di Kalimantan. Berbagai konten menarik dan terbaik telah dikurasi oleh tim 99 Group untuk dapat dinikmati masyarakat. Selain artikel yang jadi sumber referensi utama, diversitas konten juga akan ditingkatkan secara bertahap guna mengakomodasi kebutuhan pembaca.

“Jadi untuk tahap awal, kita masih fokus di pembuatan konten yang berkualitas sebagai acuan informasi publik. Baru setelahnya, kami akan menambahkan beragam produk lainnya, seperti beberapa jenis konten interaktif, dan pastinya pilihan listing terbaik di Kalimantan Timur dan daerah sekitarnya,” jelas Bharat Buxani.

Baca Juga: Angkat Tema 'Property New Game', Golden Property Awards 2021 Sukses Digelar

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPP REI, Rusmin Lawin yang juga saat ini menjabat sebagai Direktur FIABCI (Federasi Real Estate Dunia), menambahkan, kanal informasi terpadu ini tidak sekadar jadi bahan bacaan semata, namun juga dapat menjadi referensi pengambilan keputusan pebisnis properti dan investor.

“Di ibu kota negara baru kita nanti akan banyak proyek yang bernilai investasi tinggi. Dari sini tentu ekonomi akan semakin menggeliat di Kalimantan Timur, sehingga membuat orang tertarik untuk pindah ke sana. Pastinya kebutuhan properti pun akan meningkat, dan kesempatan untuk para pebisnis datang memperkenalkan produk huniannya di sana semakin terbuka lebar,” tambah Rusmin.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Lampu meja desinfeksi Philips UV-C (Foto: Dok. Signify)
Lampu meja desinfeksi Philips UV-C (Foto: Dok. Signify)
Galaxy Door hadir melengkapi rangkaian pintu Fortress Series keluaran JBS Perkasa. (Foto: dok. Fortress)
Galaxy Door hadir melengkapi rangkaian pintu Fortress Series keluaran JBS Perkasa. (Foto: dok. Fortress)
Rangkaian produk Beko dukung kebutuhan desain rumah masa depan. (Foto: Redaksi RealEstat.id)
Rangkaian produk Beko dukung kebutuhan desain rumah masa depan. (Foto: Redaksi RealEstat.id)