Paramount Land dan noovoleum Hadirkan Teknologi Pengolahan Minyak Jelantah di Gading Serpong

Paramount Land dan noovoleum menghadirkan UCOllect Box, mesin pengumpulan minyak jelantah, di 15 titik area Kota Gading Serpong.




Oktavianus Ekowibowo, Direktur Paramount Estate Management (kedua dari kanan) saat seremoni Kerja sama Paramount Estate Management (PEM) dengan Noovoleum, perusahaan yang fokus pada solusi berkelanjutan dalam pengolahan used cooking oil (minyak jelantah) menjadi energi terbarukan. (Foto: Istimewa)
Oktavianus Ekowibowo, Direktur Paramount Estate Management (kedua dari kanan) saat seremoni Kerja sama Paramount Estate Management (PEM) dengan Noovoleum, perusahaan yang fokus pada solusi berkelanjutan dalam pengolahan used cooking oil (minyak jelantah) menjadi energi terbarukan. (Foto: Istimewa)

RealEstat.id (Tangerang) – Paramount Land melalui Paramount Estate Management (PEM) menjalin kerja sama dengan noovoleum, perusahaan yang menawarkan solusi berkelanjutan dalam pengolahan used cooking oil (minyak jelantah) menjadi energi terbarukan.

Melalui kolaborasi ini, Paramount Land dan noovoleum menghadirkan UCOllect Box, mesin pengumpulan minyak jelantah, di 15 titik area Kota Gading Serpong, termasuk cluster hunian dan area komersial, seperti Aniva Junction, Pasar Modern Paramount, Seafood Market Paramount, dan lokasi lain.

Oktavianus Ekowibowo, Direktur Paramount Estate Management, mengatakan, saat ini masih banyak orang yang belum memiliki kesadaran akan bahaya membuang minyak jelantah sembarangan.

Dia mengatakan, pada umumnya, minyak jelantah hasil limbah dapur dibuang ke saluran air di dekat rumah, tempat sampah, atau ke tanah.

Baca Juga: Paramount Land Menangi Gelar ‘Developer of The Year’ di Ajang Duo Award 2024

"Padahal minyak yang terserap ke dalam tanah dapat menggumpal dan menutup pori-pori tanah, sehingga tekstur tanah akan keras dan ketika musim penghujan datang, tanah tidak bisa menyerap air dengan baik," kata Oktavianus Ekowibowo.

Untuk mengajak masyarakat peduli dan berperilaku positif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar, Paramount Estate Management (PEM), pengelola kawasan hunian di Gading Serpong dan noovoleum meluncurkan Teknologi Pengolahan Used Cooking Oil (minyak jelantah) di Seafood Market Paramount Gading Serpong, Kamis, 30 Mei 2024 lalu.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dan Kecamatan Kelapa Dua.

Pada kesempatan tersebut, Oktavianus Ekowibowo menjelaskan, sejalan dengan komitmen Paramount Land dalam penerapan ESG (Environmental, Social, Governance), Paramount Land bersama noovoleum menghadirkan teknologi pengolahan minyak jelantah pertama di Gading Serpong.

Baca Juga: Diminati Pasar, Paramount Land Rilis The Hudson @ Manhattan District Tahap 2 di Gading Serpong

"Harapan kami, masalah saluran air yang terhambat oleh minyak limbah rumah tangga dapat diatasi secara aman dan efisien, serta berubah menjadi sesuatu yang bermanfaat khususnya bagi warga klaster dan ruko Paramount Gading Serpong," tuturnya.

Oktavianus pun berharap, solusi inovatif ini dapat membawa perubahan positif dan langkah proaktif menuju keberlanjutan yang menjadikan Kota Gading Serpong lebih lestari dan nyaman bagi semua orang.

Paramount Land noovoleum Hadirkan Teknologi Pengolahan Minyak Jelantah di Gading Serpong realestat.id dok
Untuk berpartisipasi dalam gerakan ini, masyarakat dapat mengunduh aplikasi UCOllect by noovoleum di Google Playstore dan Apple App Store untuk menemukan titik-titik mesin UCOllect Box terdekat lalu mendaftarkan diri.

Sementara itu, Chitra Ananda, Head of Business Development noovoleum mengatakan pihaknya sangat antusias berkolaborasi dengan Paramount Land dalam mengatasi tantangan lingkungan terkait pembuangan minyak jelantah.

Dia menjelaskan, setelah pertama kali hadir di Kota Bandung, noovoleum kini hadir untuk pertama kalinya di Jabodetabek, tepatnya di Kota Gading Serpong.

Baca Juga: Hadirkan Layanan Mobilitas Mikro, Paramount Land dan Summarecon Gandeng Beam Mobility

"Melihat tingkat okupansi hunian dan komersial yang sangat tinggi di Gading Serpong, kami berharap gerakan ini dapat menjangkau masyarakat luas dan membawa perubahan positif terutama dalam pengolahan limbah dan penyelamatan lingkungan,” terang Chitra Ananda.

Untuk berpartisipasi dalam gerakan ini, masyarakat dapat mengunduh aplikasi UCOllect by noovoleum di Google Playstore dan Apple App Store untuk menemukan titik-titik mesin UCOllect Box terdekat lalu mendaftarkan diri.

Pemilik akun akan mendapatkan barcode yang dapat di-scan pada UCOllect Box untuk membuka tempat penampungan minyak jelantah.

Selanjutnya, masyarakat dapat membawa langsung minyak jelantah yang telah dikumpulkan ke mesin-mesin UCOllect Box dan mengikuti instruksi penyetoran minyak jelantah.

Setiap liter minyak jelantah yang disetorkan dapat ditukarkan menjadi uang atau didonasikan.

Baca Juga: Terapkan Prinsip ESG, Paramount Land Yakin Mampu Tingkatkan Kinerja di 2024

Melalui aplikasi ini, pengguna dapat memantau riwayat penyetoran dan saldo pendapatan, serta menemukan beragam tips tentang daur ulang minyak jelantah.

Program kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Paramount Land dalam mengadopsi inisiatif berkelanjutan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.

Sejak tahun 2014, Paramount Land telah menghadirkan beragam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada tiga pilar utama, yaitu Pendidikan, Kesehatan dan Lingkungan.

Komitmen ini mendapatkan pengakuan publik melalui penghargaan ESG Awards 2024 kategori ‘ESG Recognized Commitment’ oleh B-Universe Media Holdings melalui Investor Daily Indonesia.

"Hal ini semakin memotivasi perusahaan untuk membawa perubahan positif dalam segala aspek lingkungan dan masyarakat, terutama di wilayah kerja Paramount Land," pungkas Oktavianus Ekowibowo.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terkait

YMSML Serahkan Bantuan Hewan Kurban di momen Idul Adha (Foto: Dok. Sinar Mas Land)
YMSML Serahkan Bantuan Hewan Kurban di momen Idul Adha (Foto: Dok. Sinar Mas Land)
Pemotongan kurban di Hari Raya Idul Adha di IKN. (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Pemotongan kurban di Hari Raya Idul Adha di IKN. (Foto: Dok. Kementerian PUPR)