Marriott Bangun Proyek Hunian-Bermerek-Hotel Terbesar di Dunia

Marriott International akan membangun proyek hunian-bermerek-hotel terbesar di dunia yang akan merangkum sekitar 4.200 unit hunian dan officetel.

RealEstat.id (Ho Chi Minh) - Marriott International menandatangani perjanjian kerja sama dengan perusahaan real estat yang berbasis di Vietnam, Masterise Homes, untuk mengembangkan proyek hunian dengan brand hotel di Kota Ho Chi Minh, Vietnam.

Perjanjian kedua belah pihak tersebut menandai proyek hunian bermerek hotel terbesar di dunia yang akan merangkum sekitar 4.200 unit hunian dan "officetel". Proyek yang berada di jantung Ho Chi Minh City ini ini juga akan dilengkapi unit-unit dengan dua merek Marriott International: JW Marriott dan Marriott Hotels.

Baca Juga: 2021, Perhotelan di Jakarta, Surabaya, dan Bali Menggeliat Lagi?

Chief Development Officer Marriott International Asia Pasifik, Paul Foskey mengatakan, pihaknya merasa senang bisa bekerja sama dengan Masterise Homes untuk memperkenalkan proyek hunian premium bagi calon konsumen di Vietnam yang mencari pilihan hunian yang terafiliasi dengan merek Marriot yang telah dikenal secara global.

“Penandatanganan kerja sama ini memperlihatkan adanya permintaan yang kuat dari segmen hunian bermerek, terutama di kawasan Asia Pasifik,” tambah Paul Foskey, seperti dilansir dari laman BusinessTraveller.

Baca Juga: Setelah Terpuruk, Pasar Perhotelan Asia Pasifik Mulai Bangkit

Sementara itu, Jason Turnbull, Deputy Managing Director dan Chief Financial Officer Masterise Homes menuturkan bahwa Masterise Homes telah mengembangkan beberapa proyek properti terkenal di Vietnam selama lebih dari enam tahun terakhir.

Hal ini, imbuhnya, tentu memperkuat posisi Masterise Homes sebagai salah pemimpin industri properti Vietnam yang fokus pada pembangunan ekosistem real estat dengan standar internasional.

“Komitmen Marriott International yang selalu memberikan keunggulan di sisi operasional, akan membantu menghadirkan standar kelas dunia bagi penghuni proyek baru yang dinamis ini,” kata Jason Turnbull.

Baca Juga: Skye Suites Masuk Jajaran Hotel Bergengsi di Sydney

Terletak di jantung Kota Ho Chi Minh, kompleks multi fungsi (mixed-use) ini akan mencakup unit hunian, kantor, dan komersial. Proyek ini diharapkan dibuka pada akhir 2024.

Setiap hunian di proyek mewah ini akan menawarkan akses ke berbagai fasilitas termasuk fasilitas seperti hotel berkualitas dan layanan berdasarkan permintaan. Unit officetel—istilah untuk gedung yang memiliki fungsi hunian dan komersial—akan dirancang senada dengan unit hunian.

Marriott International membuka proyek hunian pertamanya pada tahun 2000 yang terletak di dalam Ritz-Carlton Washington DC, Amerika Serikat. Pada 2010, grup ini membuka hunian pertamanya di luar AS, yakni di Singapura.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Presiden Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge, Yune Marketatmo dan Representative Director NTT e-Asia Corporation Yasuyuki Nagae saat penandatanganan kerja sama Layanan Konsultasi terkait Fiber To The Home (FTTH) di Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. (Foto: Dok. Surge)
Presiden Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge, Yune Marketatmo dan Representative Director NTT e-Asia Corporation Yasuyuki Nagae saat penandatanganan kerja sama Layanan Konsultasi terkait Fiber To The Home (FTTH) di Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. (Foto: Dok. Surge)
Managing Director PT Aica Indonesia, Dan Mashiki (kanan) dan Sales & Marketing Manager PT Aica Indonesia, Kevin Octavius memperkenalkan katalog dan produk baru saat press conference, Kamis, 11 Juli 2024. (Foto: Realestat.id)
Managing Director PT Aica Indonesia, Dan Mashiki (kanan) dan Sales & Marketing Manager PT Aica Indonesia, Kevin Octavius memperkenalkan katalog dan produk baru saat press conference, Kamis, 11 Juli 2024. (Foto: Realestat.id)
Agus Harimurti Yudhoyono AHY Menteri ATR/Kepala BPN saat melantik 29 Pejabat Kementerian (Foto: Istimewa)
Agus Harimurti Yudhoyono AHY Menteri ATR/Kepala BPN saat melantik 29 Pejabat Kementerian (Foto: Istimewa)