Optimistis Pasar Properti Bergairah, Lamudi.co.id Property Awards 2022 Digelar

Lamudi.co.id Property Awards 2022 memberi apresiasi kepada pengembang di Pulau Jawa dan luar Jawa dengan kategori yang telah dikurasi melalui pendataan terpusat.

Foto: realestat.id
Foto: realestat.id

RealEstat.id (Jakarta) – Melihat pasar properti Tanah Air yang kian bergairah—kendati ada isu resesi ekonomi dunia—perusahaan teknologi di bidang properti (PropTech) Lamudi, menyelenggarakan Lamudi.co.id Property Awards 2022.

Ajang pencarian developer dan proyek properti terbaik di Indonesia ini dimulai pada 6 Desember 2022 hingga 15 Maret 2023. Selanjutnya, 16 - 31 Maret 2023 dilakukan rekapitulasi dan penilaian internal, penilaian dewan dari dimulai 1 April 2023, hingga acara penghargaan dan gala dinner dihelat pada 12 Mei 2023.

Mart Polman, CEO Lamudi meyakini Lamudi.co.id Property Awards 2022 bakal meraih sukses, seoptimis dirinya memandang prospek perekonomian nasional yang menuju tahap pemulihan. Menurutnya, ajang tahunan yang dihelat untuk kali kedua ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada developer berkaliber tinggi dan proyek-proyek teladan di tingkat nasional dan regional.

Baca Juga: Survei: Kondisi Ekonomi Global Tidak Banyak Berpengaruh Pada Sektor Properti Indonesia di 2023

"Lamudi.co.id Property Awards 2022 ini kami lakukan, karena sektor properti di Indonesia tetap kuat, meski kemungkinan ada resesi. Momentum pertumbuhan ini juga ditunjang oleh kebijakan uang muka 0% yang diberlakukan hingga akhir 2023," jelas Mart Polman kepada awak media, Selasa (6/12/2022).

Dia mengatakan, Lamudi.co.id Property Awards 2022 merupakan wujud apresiasi atas inovasi insan properti dalam pengembangan proyek baru serta proyek yang telah konsisten menghadirkan produk dan layanan prima kepada konsumen selama tahun 2022.

"Berbeda dengan ajang serupa, Lamudi.co.id Property Awards 2022 memberi pengakuan bagi pengembang, baik di pulau Jawa dan luar Jawa dengan kategori yang sudah dikurasi melalui pendataan terpusat Lamudi," kata Mart.

Baca Juga: Optimistis, Pengembang Properti dan Perbankan Tak Gentar Hadapi 'Tahun Resesi 2023'

Sementara itu, Yoga Priyautama, Commercial Director Lamudi.co.id menjelaskan, Lamudi.co.id Property Awards 2022 hadir dengan 11 kategori yang terbagi berdasar lokasi Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa, dengan total 22 pemenang.

Penghargaan untuk pengembang properti terdiri dari Best Developer dan Best Rising Star Developer. Sedangkan, penghargaan untuk proyek properti terbagi sembilan kategori: Best Affordable Apartment, Best Mid End Apartment, Best High End Apartment, Best Affordable Housing, Best Mid-End Housing, Best High-End Housing, Best Subsidized Housing, Best Residential Development, dan Most Favorite Development/People’s Choice Award.

"Most Favorite Development merupakan kategori terunik yang akan dipilih berdasarkan jumlah pencarian terbanyak di platform Lamudi.co.id yang selanjutnya akan dilakukan polling oleh masyarakat luas," imbuh Yoga Priyautama.

Baca Juga: Capai Zero Backlog Perumahan di 2045, Perlu Program 10 Juta Rumah

Menurutnya, Lamudi.co.id memberikan penghargaan berdasarkan pengujian terukur dengan berbagai kriteria oleh panel juri yang kompeten dan kredibel. Penilaian yang dilakukan oleh panel juri Lamudi.co.id Property Awards 2022 mengusung prinsip jujur, objektif, dan transparan.

Penjurian Lamudi.co.id Property Awards 2022 akan dilakukan oleh panel juri yang berasal dari berbagai latar belakang industri, yaitu Fitrah Nur (Direktur Rumah Umum dan Komersial Kementerian PUPR), Ferry Salanto (Senior Associate Director Colliers Indonesia), Hendra Hartono (CEO & Co-Founder Leads Property), Yori Antar (Principal Han Awal & Partners), James Allan (Country Head JLL Indonesia), Arief Rahardjo (Director Strategic Consulting Cushman & Wakefield), serta Yoga Priyautama (Commercial Director Lamudi.co.id).

"Registrasi untuk Lamudi.co.id Property Awards 2022 sudah dibuka dan dapat dilakukan pada situs resmi Lamudi.co.id Property Awards," imbuh Yoga.

Baca Juga: Tren Investasi Properti di Indonesia Saat Ekonomi Global Melambat

Lebih lanjut Mart Polman menuturkan, tahun 2022 merupakan era baru bagi industri properti setelah beberapa tahun sebelumnya mengalami berbagai ketidakpastian akibat pandemi COVID-19. Kendati demikian, tahun ini properti mesih mengalami kendala yang beragam, salah satunya dipengaruhi oleh inflasi.

Di sisi lain, Bank Indonesia pun telah menaikkan suku bunga hingga 50 bps (basis points) menjadi 5,25% di akhir tahun ini. Hal ini berdampak pada semakin tingginya bunga KPR dan semakin besarnya persyaratan pembayaran dimuka (DP) dalam pengajuan KPR.

"Kenaikan ini akan berpengaruh pada konsumen yang menurut catatan Lamudi, 70% dari masyarakat Indonesia masih memilih menggunakan kredit dalam proses pembelian properti," papar Mart.

Baca Juga: Jaga Ketersediaan Tanah, Hunian Vertikal Harus Jadi Gaya Hidup Baru

Namun di tengah kondisi ekonomi saat ini, Lamudi.co.id melihat bahwa sektor properti akan tangguh melewati berbagai rintangan. Sektor properti terus bergeliat dan bertumbuh karena didorong oleh permintaan dari end-user, mengingat bahwa properti adalah kebutuhan primer masyarakat Indonesia.

Meskipun semester II-2022 masih berjalan, Lamudi.co.id melihat adanya peningkatan minat pembelian properti, Lamudi.co.id mencatat bahwa minat pembelian properti di Semester II 2022 meningkat sebesar 18% dibanding semester I 2022. Rumah tapak tetap menjadi opsi terpopuler bagi masyarakat Indonesia dengan pencarian yang meliputi 70%.

"Di sisi lain, apartemen cocok untuk generasi milenial yang memiliki mobilitas tinggi. Untuk menargetkan demografis ini, beberapa pengembang perlu menggunakan strategi pengurangan harga dan ketentuan pembayaran yang fleksibel untuk membuat proyek mereka terjangkau dan diinginkan,” pungkas Yoga.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Layanan Beam Mobility hadir di GIIAS 2024, ICE BSD City (Foto: Istimewa)
Layanan Beam Mobility hadir di GIIAS 2024, ICE BSD City (Foto: Istimewa)
Menteri ATR/Kepala BPN, Agus Harimurti Yudhoyono pada acara pengukuhan PP IPPAT, Senin, 15 Juli 2024. (Foto: Dok. ATR/BPN)
Menteri ATR/Kepala BPN, Agus Harimurti Yudhoyono pada acara pengukuhan PP IPPAT, Senin, 15 Juli 2024. (Foto: Dok. ATR/BPN)
Presiden Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge, Yune Marketatmo dan Representative Director NTT e-Asia Corporation Yasuyuki Nagae saat penandatanganan kerja sama Layanan Konsultasi terkait Fiber To The Home (FTTH) di Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. (Foto: Dok. Surge)
Presiden Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge, Yune Marketatmo dan Representative Director NTT e-Asia Corporation Yasuyuki Nagae saat penandatanganan kerja sama Layanan Konsultasi terkait Fiber To The Home (FTTH) di Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. (Foto: Dok. Surge)