Iwan Sunito: Pandemi Paksa Pengembang Properti Adaptasi Teknologi

Adaptasi teknologi adalah keniscayaan, karena teknologi bukan sesuatu yang terpisah, namun bagian dari perusahaan itu sendiri.

Iwan Sunito, CEO dan Pendiri Crown Group. (Foto: Dok. Crown Group)
Iwan Sunito, CEO dan Pendiri Crown Group. (Foto: Dok. Crown Group)

RealEstat.id (Jakarta) – Pandemi COVID-19 yang melanda dunia tiga bulan terakhir ini, telah memaksa banyak perusahaan—termasuk pengembang properti—untuk melakukan proses transformasi menjadi perusahaan yang berbasis teknologi. Tidak adanya kesempatan untuk berinteraksi secara normal telah memunculkan celah baru kebutuhan ataupun ketergantungan terhadap teknologi. Demikian penuturan Iwan Sunito, CEO dan Pendiri Crown Group, perusahaan pengembang properti yang berkantor pusat di Sydney, Australia.

“Adaptasi teknologi adalah keniscayaan untuk menghadirkan pengalaman yang baru bagi konsumen. Dan perlu diingat, bahwa selalu ada kesempatan berkembang di setiap krisis yang terjadi, yang berujung kepada lahirnya sebuah inovasi,” kata Iwan Sunito, dalam siaran pers yang diterima RealEstat.id.

Baca Juga: Di Tengah Pandemi, Crown Group Catat Penjualan Rp630 Miliar

Iwan, yang merupakan alumni UNSW menjelaskan, bahwa Crown Group sebagai salah satu perusahaan swasta terbesar di Australia selalu mengadaptasi teknologi sejak dahulu, untuk menciptakan pengalaman baru bagi pembeli properti dan tamu hotel.

“Kami telah berhasil menciptakan video 360-derajat yang menakjubkan untuk proyek-proyek utama kami dan hotel Skye Suites, termasuk di antaranya Mastery by Crown Group dan Waterfall by Crown Group,” imbuhnya. “Dengan demikian, tim sales kami dapat melakukan tur properti virtual secara live kepada para agen penjualan dan konsumen.”

Baca Juga: WFH Bawa Berkah Bagi Hotel SKYE Suites Milik Crown Group

Kesuskesan strategi ini terbukti dari raihan penjualan Crown Group hingga Mei 2020 yang mencapai Rp630 miliar. Angka ini, menurut Iwan, melampaui target yang dicanangkan sebelumnya.

“Bahkan sejak 24 bulan yang lalu, kedua hotel kami,Skye Suites Parramatta dan Skye Suites Sydney sudah memiliki fitur layanan virtual concierge, yang berujung dinobatkannya kedua hotel tersebut sebagai ‘The Best Technology Hotel’ oleh HM Awards selama dua tahun terakhir, yakni 2018 dan 2019,” jelasnya. 

Selain itu, fitur ini juga disukai banyak tamu yang menginap di Skye Suites. Hal inilah yang menurut Iwan menunjukkan bahwa teknologi dan perusahaan pengembang sudah menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

#StayHomeWithCrownGroup
Terkait pandemi COVID-19, pria yang lahir di Surabaya ini mengatakan sekarang adalah waktu bagi kita semua untuk kembali terhubung dengan komunitas kita secara lebih intensif dan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan.

“Bagaimana kita bisa kembali menghargai semua hal yang selama ini kita anggap tidak penting dalam hidup kita dan mempererat kembali hubungan yang sempat renggang. Di Crown Group, kami sudah seperti keluarga dan banyak pembeli kami adalah lingkaran terdekat kami,” ujarnya. 

Baca Juga: Tyas Sudaryomo: Crown Indonesia Bidik Tiga Segmen Pembeli Properti

Iwan juga mendorong semua karyawan Crown Group, teman-teman dan keluarga untuk membagikan foto kegiatan mereka sehari-hari di rumah melalui platform lini massa Instagram dengan tagar #stayhomewithcrowngroup.

“Bagi kami kebersamaan ini adalah untuk selamanya. Ini tentang bagaimana menjaga milik kita sendiri: perusahaan kita, karyawan kita, konsumen kita, dan penyewa kita,” pungkas Iwan Sunito.

Berita Terkait

Juneidi D. Kamil, Pakar Hukum Properti (Foto: RealEstat.id)
Juneidi D. Kamil, Pakar Hukum Properti (Foto: RealEstat.id)
Miftahul Ulum (Foto: Dok. Pribadi)
Miftahul Ulum (Foto: Dok. Pribadi)
Kris Banarto (Foto: Dok. RealEstat.id)
Kris Banarto (Foto: Dok. RealEstat.id)
Juneidi D. Kamil, Pakar Hukum Properti (Foto: RealEstat.id)
Juneidi D. Kamil, Pakar Hukum Properti (Foto: RealEstat.id)