Innovative Bionalysis Ungkap Efektivitas Sinar UV-C Signify Terhadap Udara di Ruangan

Hasil riset Innovative Bioanalysis mencatat bahwa lampu UV-C disinfection Signify dapat menonaktifkan 99,99% SARS-CoV-2 di udara pada suatu ruangan.

Aplikasi luminer-dinding Philips UV-C Disinfection Upper Air di hotel Mercure Jakarta. (Foto: Signify Indonesia)
Aplikasi luminer-dinding Philips UV-C Disinfection Upper Air di hotel Mercure Jakarta. (Foto: Signify Indonesia)

RealEstat.id (Jakarta) - Signify bekerjasama dengan laboratorium Innovative Bioanalysis di Costa Mesa, California, Amerika Serikat, melakukan riset terhadap efektivitas lampu luminer UV-C disinfection upper air dalam menonaktifkan SARS-CoV-2 atau COVID-19.

Hasil riset Innovative Bioanalysis mencatat bahwa lampu UV-C disinfection Signify dapat menonaktifkan 99,99% SARS-CoV-2 di udara pada suatu ruangan, dalam kurun waktu 10 menit.

"Kami memperkirakan pencahayaan disinfeksi UV-C akan memiliki dampak yang serupa terhadap berbagai mutasi genetik dari SARS-CoV-2 penyebab COVID-19," terang Sam Kabbani, Chief Scientific Officer Innovative Bioanalysis, seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (10/03/2021).

Baca Juga: Manfaat Teknologi UV-C Aman untuk Perlindungan Masyarakat

Menanggapi hal tersebut, Harsh Chitale, Division Leader Digital Solutions Signify mengatakan hasil uji coba ini menunjukkan kinerja luminer dalam memerangi virus corona dan virus lainnya di masa depan.

"Di tahun 2020, kami meningkatkan produksi pencahayaan UV-C hingga delapan kali lipat untuk mendukung upaya melawan Coronavirus," kata Harsh.

Menurutnya, dengan mengaplikasikan lampu UV-C dapat menjadi salah satu cara menyediakan lingkungan yang bebas virus bagi tamu, pelanggan ritel, dan karyawan di gedung perkantoran .

Baca Juga: Signify Perluas Produk Lampu UV-C untuk Penuhi Permintaan Disinfeksi COVID-19

"Dengan posisi luminer terpasang di atas plafon, memungkinkan UV-C upper air untuk mendisinfeksi udara yang bersirkulasi di dalam ruangan, bahkan saat ada orang di dalamnya," ujar Harsh.

Ia melanjutkan, ventilasi mekanis dan/atau konveksi alami akan memutar udara yang telah didesinfeksi kembali ke bagian bawah ruang.

Untuk mencegah paparan yang tidak disengaja terhadap radiasi UV-C bagi orang-orang yang berada di bawahnya, lampu luminer UV-C dilengkapi dengan optik pelindung.

Baca Juga: Signify Bawa Layanan Cetak Luminer 3D ke Pasar Indonesia

"Lampu UV-C Signify dirancang, dipasang, dan digunakan sesuai dengan instruksi keselamatan yang spesifik, dan diproduksi dengan proses yang terkontrol baik," ujar Hars Chitale.

Hingga saat ini, Signify telah memasang lampu UV-C disinfection upper air di beberapa lokasi, seperti peritel EDEKA Clausen di Jerman dan Rugby Union Club Harlequins di Inggris.

Perusahaan pencahayaan global ini pun telah mengakuisisi GLA untuk melengkapi portofolio mereka dengan luminer untuk desinfeksi udara ruang atas.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Gedung Terminal St. John di Manhattan, New York (Foto: Dok. Cookfox Architects)
Gedung Terminal St. John di Manhattan, New York (Foto: Dok. Cookfox Architects)
Petugas Call Center Sharp Indonesia tengah melayani konsumen (Foto: Dok. Sharp Indonesia)
Petugas Call Center Sharp Indonesia tengah melayani konsumen (Foto: Dok. Sharp Indonesia)
Fasilitas SPBU Shell di Jakarta Garden City (Foto: Modernland Realty)
Fasilitas SPBU Shell di Jakarta Garden City (Foto: Modernland Realty)