Cetak Rekor Lagi, Kenari Djaja Raih Dua Penghargaan MURI

Kembali menyabet anugerah Rekor MURI, Kenari Djaja tidak hanya mengikuti perkembangan yang ada di pasar, tetapi juga menjadi trendsetter perlengkapan pintu dan jendela.

RealEstat.id (Jakarta) - Perusahaan penyedia perlengkapan pintu dan jendela pertama di Indonesia, Kenari Djaja, kembali dianugerahi penghargaan oleh Museum Rekor – Dunia Indonesia (MURI). Kali ini, Kenari Djaja meraih dua anugerah Rekor MURI, yakni sebagai "Distributor Kunci Pertama yang Memasarkan Merk Dagang Sendiri" dan "Distributor Kunci yang Memiliki Ruang Pamer Terbanyak".

Kedua penghargaan MURI tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan MURI, Awan Rahargo kepada jajaran direksi PT Kenari Djaja Prima, yaitu Harry Syarifudin, Hendry Sjarifudin, Ferry Sjarifudin, dan Eric Sjarifudin, di Gedung Kenari Djaja, Graha Mas Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (10/9/2020).

Baca Juga: Catat: Arsitektur dan Desain Tradisional Indonesia Berkelas Dunia!

Sebelumnya, pada April 2019 lalu, Kenari Djaja menyabet tiga anugerah Rekor MURI, yaitu sebagai "Distributor Pertama Khusus Kunci dan Perlengkapannya", "Distributor Kunci Pertama yang Menyediakan Jasa Layanan Darurat 24 Jam", dan "Distributor Kunci Pertama yang Memperkenalkan Sistem Master Key untuk Bangunan Rumah Tinggal".

“Anugerah Rekor MURI ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi Kenari Djaja yang telah dimulai sejak 1965. Dan kami akan terus meningkatkan kualitas produk dan tidak henti-hentinya menghadirkan produk-produk terbaru sebagai salah satu komitmen kami yang mengutamakan keamanan dan keselamatan seluruh keluarga Indonesia sesuai dengan campaign terbaru dari Kenari Djaja yaitu Kunci Aman keluarga Nyaman,” ujar Hendry Sjarifudin, Direktur PT Kenari Djaja Prima, mewakili jajaran direksi.

Baca Juga: Mengupas Konsep Desain Arsitektur Bambu dalam Bangunan Modern

Hendry menambahkan, bagi keluarga besar Kenari Djaja, penghargaan ini sebagai sesuatu yang membanggakan, apalagi di tahun ini bersamaan dengan usia yang genap 55 tahun, Kenari Djaja sudah meraih lima penghargaan MURI.

Sebagai distributor kunci yang memiliki ruang pamer terbanyak, kata Hendry, pihaknya sudah menghadirkan 11 showroom di seluruh Indonesia. Kemudian sebagai distributor kunci pertama yang memasarkan merk dagang sendiri, yaitu Kend, Kenari Djaja akan terus menjaga kualitas produk dan mengembangkan inovasi dengan desain desain produk yang sesuai perkembangan di pasar, bahkan Kenari Djaja menjadi trendsetter.

Baca Juga: Electrolux Luncurkan Rangkaian Seri Water Heater Inovatif

“Bukan hanya mengikuti perkembangan yang ada di pasar, kami juga menjadi trendsetter. Misalnya, desain produk yang belum ada di pasar, kami sudah mengeluarkannya, seperti produk Digital Lock yaitu Kend Digital Lock yang kami memulai dengan brand sendiri, dan di tahun ini lewat produk ini kami memperoleh Brand Award,” jelas Hendry.

Hendry kembali menambahkan, pada masa pandemi Covid-19 ini, Kenari Djaja mengantisipasinya dengan mengeluarkan produk perlengkapan pintu dan jendela yang penggunaannya tanpa sentuhan tangan.

“Saya kira kita yang pertama, yang sudah memasarkan produk touchless, yaitu buka pintu secara otomatis. Dan pasar untuk ini sudah ada, karenanya sudah ada yang menggunakannya,” ujarnya.

Baca Juga: Samsung Electronics Rilis Dua Home Appliances Berteknologi Anyar

Sementara itu Awan Rahargo, selaku perwakilan MURI, mengatakan MURI mengapresiasi pencapaian torehan rekor oleh Kenari Djaja yang menurutnya memiliki inovasi-inovasi khusus dalam perlengkapan keamanan pintu dan jendela.

“Kami sebelumnya juga sudah menganugerahkan tiga penghargaan rekor MURI dan tahun ini kami menganugerahkannya dua rekor MURI, sehingga sudah lima rekor yang diraih Kenari Djaja dan ini dipastikan Kenari Djaja sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perangkat keamanan pintu dan jendela yang pertama yang mendapatkan MURI terbanyak,” kata Awan.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

 Sejak 2017, Samsung Innovation Campus (SIC) mulai meningkatkan keterampilan guru di 17 sekolah percontohan di Indonesia kuasai coding dan programming. (Gambar: Samsung Electronics Indonesia)
Sejak 2017, Samsung Innovation Campus (SIC) mulai meningkatkan keterampilan guru di 17 sekolah percontohan di Indonesia kuasai coding dan programming. (Gambar: Samsung Electronics Indonesia)
Penyerahan wafak 3.000 mushaf Al-Qur'an dari YMSM kepada Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal. (Foto: Dok. YMSM)
Penyerahan wafak 3.000 mushaf Al-Qur'an dari YMSM kepada Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal. (Foto: Dok. YMSM)