7 Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya

Agar renovasi rumah hemat biaya, Anda harus membuat perencanaan yang matang dan tentukan area mana saja yang benar-benar perlu segera direnovasi.

Renovasi rumah. (Foto: istimewa)
Renovasi rumah. (Foto: istimewa)

RealEstat.id (Jakarta) –  Lebaran tahun ini memang jadi berbeda lantaran wabah COVID-19 yang melanda dunia. Silaturahmi mungkin terhambat, tapi momen ini masih jadi saat yang tepat untuk merenovasi rumah.

Biaya biasanya menjadi kendala dalam melakukan renovasi rumah, apalagi saat ekonomi melambat seperti belakangan ini. Nah, agar renovasi rumah tak menguras isi kantong, Anda harus membuat perencanaan yang matang dan tentukan area mana saja yang benar-benar perlu segara direnovasi.

Baca Juga: 4 Tips Memilih Bentuk Meja Makan Sesuai dengan Ruangan

Sebelum melakukan renovasi rumah jelang Lebaran, ada baiknya Anda simak dulu beberapa tips berikut, agar proses renovasi rumah berjalan efisien dan hemat biaya.

Periksa Kondisi Bangunan Rumah
Hal pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa kondisi bangunan rumah guna mengetahui area atau ruang apa yang perlu diperbaiki dan sejauh mana perbaikan perlu dilakukan.

Jika terjadi kerusakan pada bagian utama rumah, seperti rangka atap mulai keropos, kebocoran pada saluran air atau dinding ruangan mengalami keretakan, maka renovasi besar harus segera dilakukan. Akan tetapi, jika kerusakan terbilang minor, misalkan saja cat dinding yang mengelupas, maka renovasi tak perlu memakan banyak biaya.

Baca Juga: Cara Menghadirkan Dekorasi Kamar Tidur nan Cantik

Tentukan Konsep Desain
Apabila ingin mengubah susunan ruang (layout) dan konsep desain interior secara menyeluruh, misalnya meningkat rumah atau mengganti fungsi ruang. Maka yang harus Anda lakukan adalah menentukan konsep desain serta mendata kebutuhan ruang terlebih dulu sebelum renovasi rumah dilakukan.

Survei Harga Material Bangunan
Trik yang juga Anda perlu lakukan sebelum proses renovasi rumah dikerjakan adalah rajin-rajin untuk melakukan survei harga material bangunan saat ini. Bandingkan harga material bangunan yang ingin Anda gunakan pada beberapa toko material bangunan. Jangan lupa mempertimbangkan untuk membeli material dengan harga promosi atau diskon.

Baca Juga: 6 Tips Memilih Sofa Sesuai dengan Ruangan

Beli Material Sendiri
Disarankan ketika berbelanja kebutuhan bahan bangunan sebaiknya Anda lakukan sendiri. Hal ini jauh lebih efisien, karena Anda bisa mengontrol dana dengan cara membeli barang sesuai kebutuhan. Selain itu, Anda juga terhindar dari mark-up harga tukang atau pemborong.

Gunakan Material Bekas
Untuk menghemat biaya renovasi, Anda bisa pula memanfaatkan material bangunan bekas yang masih layak pakai dari bangunan lama. Misalnya mengolah kayu bekisting jadi railing tangga atau besi pagar menjadi teralis.

Baca Juga: Tips Menghilangkan Aneka Noda yang Menempel di Karpet

Cermat Menghitung Anggaran Tukang
Anda bisa menggunakan jasa tukang bangunan atau kontraktor untuk mengerjakan proses renovasi. Namun jika Anda memilih jasa tukang, maka cermatilah dalam sistem pembayarannya. Ada dua tipe pembayaran tukang, yakni sistem harian atau borongan. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Do It Yourself (DIY)
Banyak perbaikan rumah—terutama yang minor—yang dapat Anda lakukan sendiri, misalnya mengecat dinding atau memperbaiki tembok yang mengelupas.

Saat ini, banyak tutorial DIY yang dapat Anda pelajari secara daring lewat YouTube misalnya. Hal ini tentu bisa menghemat pengeluaran untuk tukang.

Berita Terkait

Salah satu perumahan di Jakarta Selatan yang terendam banjir. (Foto: Adhitya Putra)
Salah satu perumahan di Jakarta Selatan yang terendam banjir. (Foto: Adhitya Putra)
Ilustrasi membersihkan rumah usai terendam banjir. (Foto: minews.com)
Ilustrasi membersihkan rumah usai terendam banjir. (Foto: minews.com)
Ilustrasi atap rumah yang bocor. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi atap rumah yang bocor. (Foto: Istimewa)
Inspirasi desain void rumah. (Foto: katrinaleechambers.com)
Inspirasi desain void rumah. (Foto: katrinaleechambers.com)