6 Tips Memilih Sofa Sesuai dengan Ruangan

sofa adalah furnitur utama di ruang tamu atau ruang keluarga. Karena harganya tidak murah, Anda mesti mempertimbangkan beberapa hal dalam memilihnya.

Sofa di ruang keluarga.
Sofa di ruang keluarga.

RealEstat.id (Jakarta) - Sofa adalah kursi panjang yang memiliki lengan dan sandaran, berlapis busa empuk, dan pelapis (upholstery) terbuat dari kain atau kulit. Berasal dari kata sopha yang memiliki arti dipan atau tempat duduk yang dapat dijadikan tempat tidur, sofa merupakan salah satu furnitur utama dalam ruang tamu maupun ruang keluarga.

Baca Juga: 4 Tips Memilih Bentuk Meja Makan Sesuai dengan Ruangan

Perlu diingat, harga sebuah sofa tidaklah murah, jadi Anda mesti mempertimbangkan beberapa hal sebelum membelinya. Berikut ini enam tips memilih sofa hal yang perlu diperhatikan:

Sesuaikan Ukuran Sofa
Tips memilih sofa yang pertama adalah menyesuaikan besar sofa, meja, dan kursi pendampingnya dengan ukuran ruangan. Jangan sampai area tersebut menjadi sempit untuk berlalu-lalang, terlebih jika Anda mempunyai anak balita. 

Tinggi Sandaran Sofa
Perhatikan pula tinggi punggung atau sandaran sofa. Apakah terlalu tinggi, sehingga mengganggu keserasian, atau mengganggu pandangan Anda saat ingin menikmati pernak pernik dekorasi lain di ruangan, seperti lukisan, patung, atau lampu-lampu.

Baca Juga: 4 Tips Menata Dapur Secara Lebih Efektif

Sesuaikan Bentuk Sofa
Perhatikan bentuk sofa. Saat duduk, telapak kaki harus bisa menjejak lantai dan tidak menggantung. Pehatikan pula “kedalaman” sofa, harus cukup untuk menampung seluruh badan saat duduk.

Bila sofa memiliki bagian untuk meletakkan lengan, pilih yang cukup tingginya agar nyaman. Begitu pula dengan posisi punggung sofa, jangan terlalu tegak atau terlalu miring.

Bahan Pelapis/Pembungkus Sofa
Bahan pembungkus sofa sangat bervariasi. Mulai dari katun, denim, kanvas, polyester, kulit sintetis, sutra, beludru, atau kulit asli. Semua bahan tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Bahan dari kulit asli, misalnya, bisa awet puluhan tahun, asalkan dirawat dengan benar. Atau bahan dari kain katun, yang mempunyai aneka ragam corak yang cantik, namun cepat robek. Sofa berbahan kulit lebih cocok untuk ruangan yang memiliki AC.

Baca Juga: Perhatikan Penyebab dan Cara Memperbaiki Retak Rambut di Dinding

Jangan Lupakan Warna Sofa
Warna merupakan hal penting yang mesti diperhatikan saat memilih sofa. Anda bisa memilih warna senada dengan ruangan atau pilih warna-warna netral di ruangan berkonsep formal. Sebaliknya, untuk di ruangan non formal, Anda bisa memilih warna kontras nan mencolok sebagai aksen.

Gaya dan Dekorasi Ruang
Sesuaikan sofa dengan pilihan gaya dekorasi ruang secara keseluruhan, tempat di mana sofa itu akan diletakkan. Jika diletakkan di ruang tamu yang formal, pilih sofa yang tidak terlalu empuk, sebab tamu yang duduk akan susah bangun kembali karena “tenggelam” dalam sofa. Sebaliknya untuk ruang keluarga, pilih sofa yang tidak bergaya formal, cozy, berbantal empuk, dan nyaman untuk beristirahat.

Berita Terkait

Inspirasi desain ruang makan mungil. (Foto: Decoist)
Inspirasi desain ruang makan mungil. (Foto: Decoist)
Salah satu perumahan di Jakarta Selatan yang terendam banjir. (Foto: Adhitya Putra)
Salah satu perumahan di Jakarta Selatan yang terendam banjir. (Foto: Adhitya Putra)
Ilustrasi membersihkan rumah usai terendam banjir. (Foto: minews.com)
Ilustrasi membersihkan rumah usai terendam banjir. (Foto: minews.com)
Ilustrasi atap rumah yang bocor. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi atap rumah yang bocor. (Foto: Istimewa)