Lompat ke konten utama

RealEstat.id

Klaster Mimosa: Pesona Desain American Classic yang Elegan dan Tak Lekang Waktu di Paramount Petals

Melalui Klaster Mimosa, Paramount Petals meracik sebuah hunian yang mengawinkan keanggunan arsitektur American Classic dengan kehangatan kehidupan keluarga modern.
fasad rumah klaster mimosa paramount petals land realestat.id dok
Gaya American Classic terlihat di fasad rumah Klaster Mimosa, Paramount Petals dari bentuk atap Mansard berbahan bitumen, jendela berukuran besar, serta profil arkitraf pada area entrance (Foto: Realestat.id)

RealEstat.id (Tangerang) – Ada rumah yang sekadar menjadi tempat pulang, tetapi ada pula hunian yang sejak pertama kali pintunya dibuka mampu menghadirkan sebuah perasaan.

Melalui Klaster Mimosa, Paramount Petals mencoba merangkai pengalaman tersebut dalam sebuah hunian yang mempertemukan keanggunan arsitektur American Classic dengan kehangatan kehidupan keluarga modern.

Mengusung konsep premium within reach, Mimosa menawarkan perpaduan desain premium, kenyamanan hunian, serta lingkungan hijau yang dirancang untuk mendukung kebutuhan keluarga modern.

Hunian dua lantai ini menghadirkan suasana hangat melalui permainan warna earth tone, detail ornamen klasik, serta tata ruang yang terasa lapang dan teratur.

Diambil dari nama tanaman Putri Malu (mimosa pudica), klaster kelima di Paramount Petals ini memiliki kekuatan utama pada kemampuannya memadukan karakter klasik dan kebutuhan modern. Hasilnya: sebuah hunian yang terlihat elegan, tetapi tetap fungsional untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Paramount Petals Luncurkan Mimosa, Klaster Bergaya American Classic dengan Harga Mulai Rp1,6 Miliar

Gaya American Classic yang Timeless

Direktur Design & Planning Paramount Land, Henry Napitupulu mengatakan, Mimosa dirancang dengan pendekatan yang mengutamakan kenyamanan sekaligus menghadirkan pengalaman tinggal yang berkelas.

“Hunian ini bergaya American Classic dan mengusung konsep ‘premium within reach’ melalui kehadiran desain premium yang dapat dinikmati semua kalangan,” ujarnya.

Gaya American Classic yang menjadi identitas utama Klaster Mimosa dikenal melalui fasad yang simetris, proporsi bangunan yang seimbang, serta detail dekoratif yang menciptakan kesan elegan.

Karakter tersebut terlihat dari penggunaan atap Mansard berbahan bitumen, jendela berukuran besar, profil arkitraf (architrave) pada area entrance, serta wall lighting bergaya klasik.

“Penggunaan warna-warna hangat seperti cokelat dan krem turut memperkuat nuansa klasik sekaligus memberikan kesan nyaman,” kata Henry Napitupulu.

Ruang Tamu Makan Mimosa Paramount Petals realestat.id dok
Ruang tamu dan area meja makan yang terhubung dengan halaman belakang rumah – Klaster Mimosa, Paramount Petals (Foto: Realestat.id)

Baca Juga: Tepat Waktu, Paramount Petals Lakukan Serah Terima Perdana 70 Unit Rumah di Klaster Lily

Atap Mansard menjadi salah satu elemen paling ikonik pada bangunan Mimosa. Selain memberikan siluet khas arsitektur klasik, penggunaan material bitumen juga memiliki sejumlah keunggulan, antara lain bobot yang relatif ringan, daya tahan yang baik, serta kemampuan membantu meredam panas.

Sementara itu, detail arkitraf (profil dekoratif yang dipasang di sekeliling kusen pintu dan jendela) dan pencahayaan di bagian pintu masuk memberi kesan elegan.

Sementara itu, jendela berukuran besar juga membantu memasukkan cahaya alami sehingga interior terasa lebih terang dan lapang.

Menurut Henry, konsep American Classic sendiri memiliki keunggulan karena sifatnya yang timeless. Berbeda dengan tren desain yang cepat berubah, gaya ini cenderung tetap relevan lintas generasi.

“Keseimbangan antara estetika, proporsi, dan detail membuat karakter klasik tetap dapat diterapkan dalam konteks hunian modern,” tuturnya.

Baca Juga: Paramount Petals Tingkatkan Konektivitas Kawasan, Nilai Properti dan Aktivitas Ekonomi Ikut Tumbuh

Desain Open Plan dan Ventilasi Silang

Di balik tampilan eksterior yang klasik, Mimosa menawarkan interior dengan konsep open plan. Pendekatan ini memberikan keleluasaan bagi penghuni untuk menyesuaikan tata ruang dengan kebutuhan dan gaya hidup masing-masing.

Ruang interior dapat dikembangkan ke dalam berbagai pendekatan desain, mulai dari Art Deco, modern minimalis, hingga gaya kontemporer.

“Fleksibilitas ini menjadi salah satu nilai tambah bagi keluarga yang menginginkan hunian yang dapat berkembang mengikuti perubahan kebutuhan,” terang Henry.

Desain tersebut menjadi penting dalam konteks iklim tropis Indonesia. Penerapan bukaan yang memadai, ventilasi silang, plafon tinggi, serta ruang hijau di sekitar rumah dapat membantu menciptakan hunian yang lebih nyaman tanpa menghilangkan karakter arsitektur klasik.

Mimosa memiliki tinggi floor-to-floor sekitar 3,4 meter dan floor-to-ceiling sekitar 2,8 meter. Proporsi tersebut memberikan kesan ruang yang lebih lapang.

Master Bedroom Rumah Klaster Mimosa Paramount Petals Realestat.id dok
Master Bedroom yang dilengkapi en-suite bathroom – Klaster Mimosa, Paramount Petals (Foto: Realestat.id)

Baca Juga: Paramount Petals Integrasikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam Konsep Hunian Modern Berkelanjutan

Kenyamanan juga diperhatikan melalui penerapan prinsip cross ventilation. Bukaan pada bagian depan dan belakang rumah yang memiliki taman luas, memungkinkan udara mengalir lebih optimal sekaligus memaksimalkan masuknya cahaya alami.

Taman di bagian belakang rumah memiliki luas sekitar 15 hingga 20 meter persegi. Area ini dapat dimanfaatkan sebagai taman privat, ruang bersantai, maupun dikembangkan sesuai kebutuhan penghuni di masa mendatang.

Paramount Petals mengembangkan Klaster Mimosa di atas lahan sekitar 3 hektare yang terdiri dari 160 unit rumah dua lantai, yang terdiri dari dua tipe, yakni tipe L6 dan L8, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan karakter berbeda.

Tipe L6 memiliki luas tanah 72 m2 ukuran 6 x 12 meter dan luas bangunan 89 m2. Sementara tipe L8 tersedia dalam pilihan luas tanah 104 m2 berukuran 8 x 13 meter dan 112 m2 berukuran 8 x 14 meter.

“Unit rumah tipe L6 dipasarkan mulai Rp1,6 miliar, sementara tipe L8 dibanderol mulai Rp2,6 miliar,” jelas Ferry John Sihombing, Direktur Sales dan Marketing Paramount Land.

Dia mengungkapkan, saat ini Paramount Petals masih membuka Nomor Urut Pemesanan (NUP) bagi calon konsumen yang tertarik memiliki rumah di Klaster Mimosa. Menurut rencana, pemilihan unit akan dimulai pada akhir Juli 2026.

Baca Juga: Kepastian Hukum dan Tata Kelola yang Baik Jadi Kunci Pengembangan Paramount Petals Sebagai Kota Mandiri Terintegrasi

Lingkungan dengan Ruang Terbuka Hijau Lebih Luas

Selain desain bangunan, Mimosa juga mengedepankan konsep hunian hijau, di mana proporsi ruang terbuka hijau di klaster ini lebih besar dibandingkan empat klaster lain di Paramount Petals.

Penghuni dapat menikmati sejumlah elemen lanskap seperti green corner, foyer garden, pocket garden, green spine, serta children playground.

“Kehadiran ruang hijau tersebut tidak hanya memperkuat kualitas visual kawasan, tetapi juga menciptakan ruang interaksi bagi penghuni,” kata Henry Napitupulu.

Menurutnya, berbagai elemen kawasan tersebut dirancang untuk mendukung terciptanya momen kebersamaan keluarga dalam keseharian.

Berlokasi di Boulevard Sakura, Mimosa juga memiliki kedekatan akses dengan berbagai fasilitas di kawasan South Petals, termasuk Pasar Modern Paramount Petals dan Paramount Petals Taman Rasa.

“Saat ini, Mimosa menjadi klaster terdepan di Paramount Petals yang terhubung langsung dengan akses tol langsung Jakarta-Tangerang KM 25 yang segera diresmikan,” tuturnya.

Baca Juga: Menilik Desain Klaster Lily di Paramount Petals, Hunian Premium Bergaya Modern dan Elegan

Ruang Kerja Mimosa Paramount Petals realestat.id dok
Ruang Kerja – Klaster Mimosa Paramount Petals (Foto: Realestat.id)

Perkuat Infrastruktur dan Aksesibilitas

Sebagai bagian dari Paramount Petals, Mimosa turut menikmati perkembangan kawasan kota mandiri yang dirancang dengan luas sekitar 400 hektare di koridor barat Jakarta.

Pengembangan kawasan dilakukan secara bertahap dengan pembangunan infrastruktur dan fasilitas kota yang terus berjalan.

Ferry John Sihombing mengatakan, pembangunan dilakukan secara paralel, mencakup infrastruktur, jaringan fisik, serta berbagai fasilitas pendukung kehidupan masyarakat.

“Bagian-bagian penting yang meliputi ruang terbuka hijau, jalur sepeda, jogging track, fasilitas keamanan kota, infrastruktur bawah tanah yang terdiri dari jaringan kabel optik, kabel listrik, air bersih, hingga kolam retensi (flood retention pond) untuk penanggulangan banjir, terus kami kembangkan,” paparnya.

Salah satu proyek infrastruktur strategis yang menjadi perhatian adalah akses tol langsung Jakarta-Tangerang KM 25 pada ruas Jakarta-Merak.

“Konstruksi proyek ini telah kami rampungkan di awal tahun. Saat ini proyek telah memasuki tahap uji operasional dan ditargetkan mulai beroperasi pada semester kedua 2026,” ungkapnya.

Baca Juga: Paramount Petals Siap Melaju: Akses Tol Langsung Perkuat Potensi Kota Mandiri dan Investasi Properti

Proses Uji Laik Fungsi (ULF) dan Uji Laik Operasi (ULO) dilakukan untuk memastikan akses tol memenuhi standar konstruksi, fasilitas, administrasi, serta manajemen lalu lintas sebelum digunakan masyarakat.

Sejalan dengan pembangunan akses tol tersebut, pembangunan jalan boulevard yang menghubungkan South Petals menuju exit tol di North Petals juga terus berlangsung.

Dari sisi fasilitas, sejumlah kebutuhan masyarakat telah tersedia di kawasan Petals Selatan, antara lain Bethsaida Clinic, Community Club Paramount Petals, Paramount Petals Taman Rasa, serta Pasar Modern Paramount Petals.

Ke depan, kawasan ini juga akan dilengkapi fasilitas pendidikan, Bethsaida Hospital, hotel, dan fasilitas komersial lainnya.

Untuk mendukung mobilitas penghuni, Paramount Petals bekerja sama dengan DayTrans dari White Horse Group menghadirkan shuttle bus yang menghubungkan township tersebut dengan kawasan Grogol, Jakarta Barat.

“Layanan yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Senin, 27 Juli 2026 ini, makin mempermudah akses menuju Paramount Petals. Ke depan kami juga berencana membuka jalur transportasi ke kawasan-kawasan lain,” tutupnya.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait