RealEstat.id (Jakarta) – PT Indonesian Paradise Property Tbk (IDX: INPP) atau Paradise Indonesia, menyambut momentum pertumbuhan lewat serangkaian strategi ekspansi di kota-kota yang memiliki potensi ekonomi tinggi.
Strategi ini tidak cuma memperluas portofolio INPP di luar Jakarta, tetapi juga memperkuat fondasi recurring income Perseroan sebagai mesin pertumbuhan jangka panjang.
Sementara itu, kinerja Paradise Indonesia mencatat angka positif di sepanjang tahun 2025 dan paruh pertama 2026.
Kesuksesan grand opening 23 Semarang Shopping Center dan peluncuran kawasan komersial 88 Plaza Balikpapan menjadi bukti bahwa pendekatan INPP dalam menghadirkan produk properti yang mengintegrasikan gaya hidup, komersial, dan hospitality, mampu memperoleh respons positif dari pasar, sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemegang saham.
Baca Juga: Helat RUPST, Paradise Indonesia (INPP) Tunjuk Andri Hadi Sebagai Presiden Direktur
Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama operasional, yang mencapai lebih dari 30.000 pengunjung, sementara penjualan unit ruko 88 Plaza Balikpapan telah mencapai sekitar 40% pada tahap awal pemasaran.
Pencapaian tersebut memperlihatkan kuatnya permintaan terhadap pengembangan mixed-use dan destinasi gaya hidup di kota-kota regional yang memiliki pertumbuhan ekonomi menjanjikan.
“Ekspansi yang dilakukan INPP selalu berdasarkan pada prinsip menciptakan aset yang mampu menghasilkan nilai jangka panjang, bukan sekedar perluasan portofolio,” ungkap Andri Hadi, Presiden Direktur PT Indonesian Paradise Property Tbk.
Menurutnya, kehadiran 23 Semarang Shopping Center, dan peluncuran komersial 88 Plaza Balikpapan adalah bagian strategi Paradise Indonesia menghadirkan destinasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di setiap kota tempat kami berinvestasi.
Sementara itu, Surina, Wakil Presiden Direktur PT Indonesian Paradise Property Tbk, menambahkan, INPP menargetkan recurring income tetap berada di kisaran 70%, dan proyek-proyek ini akan menjadi pendorong utama pencapaian target tersebut ke depan.
Dia menuturkan, kontribusi 23 Semarang Shopping Center telah mulai tercermin pada kinerja Perusahaan pada tahun ini.
Sementara, 88 Plaza Balikpapan diproyeksikan menjadi sumber pertumbuhan baru seiring perkembangan proyek dan aktivitas operasional nantinya.
“Kehadiran kedua proyek tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas portofolio Paradise Indonesia sebagai pengembang dengan basis pendapatan berulang yang solid,” ujar Surina.
Baca Juga: Kinerja Stabil di Awal 2026, Paradise Indonesia (INPP) Fokus Mall Berbasis Leisure Experience
Strategi tersebut tercermin pada kinerja INPP di sepanjang Kuartal I 2026, di mana Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp326,90 miliar, meningkat 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kontribusi positif dari seluruh segmen usaha, terutama segmen komersial sebagai penyumbang terbesar.
Di tengah dinamika industri properti, Paradise Indonesia tetap mengedepankan strategi pertumbuhan yang disiplin.
Perseroan tidak hanya memperluas portofolio melalui pengembangan proyek baru, tetapi juga aktif meningkatkan nilai aset yang telah dimiliki.
Di sisi lain, revitalisasi aset seperti renovasi hotel dan pusat perbelanjaan menjadi fokus utama Paradise Indonesia tahun ini.
Tujuannya, untuk menjaga daya saing aset, meningkatkan pengalaman pelanggan, menarik tenant berkualitas, serta mengoptimalkan produktivitas aset dalam jangka panjang.
Ke depan, Paradise Indonesia memproyeksikan pertumbuhan pendapatan sebesar 5% – 10% sebagai target yang realistis.
Hal ini didukung oleh kontribusi penuh proyek-proyek baru, optimalisasi portofolio eksisting, serta strategi pengembangan yang terfokus pada penciptaan karakter kuat iconic lifestyle destinations yang mampu menghasilkan recurring income yang konsisten berkelanjutan.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








