RealEstat.id

BTN Gandeng Pinhome, Permudah Akses KPR Digital bagi Generasi Muda

Kerja sama BTN dengan Pinhome kali ini mencakup pemasaran berbagai produk KPR, mulai dari pembelian rumah baru, rumah second, hingga fasilitas take over kredit.

btn pinhome kpr digital realestat.id dok
Foto: Dok. BTN

RealEstat.id (Jakarta)PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat transformasi digital di sektor pembiayaan perumahan dengan menjalin kerja sama strategis dengan platform properti digital Pinhome.

Kolaborasi untuk menghadirkan layanan pembiayaan rumah yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi bagi masyarakat ini ditandai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Kerja sama BTN dengan Pinhome kali ini mencakup pemasaran berbagai produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR), mulai dari pembelian rumah baru, rumah second, hingga fasilitas take over kredit.

Melalui sinergi ini, masyarakat dapat mencari properti sekaligus mengajukan pembiayaan dalam satu ekosistem digital yang terhubung.

Baca Juga: Pasar Perumahan Nasional Tetap Stabil di Tengah Penyesuaian Daya Beli: Riset Pinhome

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan kerja sama dengan Pinhome merupakan langkah strategis untuk menjawab perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan platform digital dalam mencari hunian maupun layanan keuangan.

Menurut Nixon, BTN terus beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan masyarakat, terutama generasi muda yang akrab dengan teknologi.

“Karena itu, kolaborasi dengan Pinhome diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan rumah yang lebih relevan dengan gaya hidup masa kini,” tuturnya.

Sejak menyalurkan KPR pertama pada 1976, BTN telah membantu pembiayaan sekitar 6 juta unit rumah di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: BTN Ungkap Dua Strategi Utama Penyaluran Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Pengalaman panjang tersebut, lanjut Nixon, perlu diperkuat melalui kemitraan dengan pelaku digital yang memiliki jangkauan luas kepada calon pembeli rumah.

“Ekosistem properti saat ini semakin digital. Karena itu, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui platform yang menjadi pilihan mereka dalam mencari rumah dan memperoleh informasi pembiayaan,” ujarnya.

Pinhome sendiri merupakan salah satu platform properti digital yang menyediakan layanan jual beli dan sewa properti, pembiayaan perumahan, hingga berbagai layanan hunian dalam satu aplikasi.

Setiap tahun, platform ini mencatat ribuan prospek KPR dan take over kredit dari masyarakat yang ingin memiliki rumah.

Melalui fitur simulasi pembiayaan dan layanan konsultasi yang tersedia, calon debitur dapat memperoleh informasi produk, perhitungan biaya, hingga pendampingan selama proses pengajuan kredit sebelum diteruskan ke perbankan.

Baca Juga: Gelar Lelang Akbar 2026, BTN Tawarkan 10.000 Properti Second dengan Bunga KPR 5%

Nixon menilai kolaborasi ini tidak hanya sebatas kerja sama pemasaran KPR, tetapi juga menjadi langkah untuk menciptakan pengalaman pembiayaan rumah yang lebih sederhana dan menyeluruh.

Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih nyaman sejak tahap pencarian properti hingga proses persetujuan kredit.

Menurutnya, pendekatan tersebut semakin penting di tengah meningkatnya kebutuhan generasi milenial dan Gen Z terhadap layanan yang cepat, praktis, dan berbasis digital.

Dengan jutaan pengguna aktif yang mencari properti melalui platform digital setiap bulan, Pinhome dinilai memiliki potensi besar untuk memperluas jangkauan pemasaran KPR BTN sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis pembiayaan perumahan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Pinhome: Pasar Properti Nasional Tetap Stabil di Awal 2026, Rumah Terjangkau Jadi Penyelamat

“Generasi muda merupakan pasar yang sangat potensial bagi industri perumahan. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan akses informasi dan pembiayaan yang lebih mudah sehingga impian memiliki rumah dapat terwujud lebih cepat,” kata Nixon.

Selain mendukung pertumbuhan bisnis, kerja sama ini juga diharapkan dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat Indonesia.

Kemudahan memperoleh informasi dan pembiayaan dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor properti nasional di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.

Ke depan, BTN dan Pinhome berencana terus mengembangkan kolaborasi dalam memperkuat mortgage ecosystem dan ekosistem properti digital.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan layanan KPR digital, memperluas akuisisi debitur, serta mendukung pertumbuhan industri perumahan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Tunjukkan Tren Positif, Rumah Second Berpotensi Jadi Katalis Pertumbuhan Pasar Properti Indonesia

Sementara itu, CEO dan Founder Pinhome, Dayu Dara Permata, menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan akses pembiayaan perumahan yang lebih mudah melalui teknologi digital.

Menurut Dayu, aplikasi Pinhome dirancang untuk membantu masyarakat memahami berbagai pilihan pembiayaan, melakukan simulasi KPR maupun take over kredit, serta memperoleh pendampingan yang dibutuhkan selama proses pengajuan.

Mayoritas pengguna Pinhome, kata dia, berasal dari kelompok usia produktif yang tengah berupaya meningkatkan kualitas hidup, termasuk memiliki rumah sendiri.

“Melalui kolaborasi dengan BTN, kami ingin membuka akses pembiayaan yang lebih luas dan mempermudah generasi muda untuk mewujudkan rumah impian mereka,” ujar Dayu.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait