RealEstat.id

Jababeka Dapat Pembiayaan Rp1,2 Triliun dari BRI untuk Ekspansi Kawasan Industri Kendal

PT Kawasan Industri Kendal akan memberikan jaminan berupa aset tanah tertentu, aset tetap, serta piutang yang terkait dengan pengembangan Kendal Industrial Park.

kawasan industri kendal industrial park jababeka kija realestat.id-dok
Kawasan Industri Kendal (Foto: Istimewa)

RealEstat.id (Jakarta) – PT Kawasan Industri Kendal (KIK), entitas anak PT Jababeka Tbk (IDX: KIJA) telah melakukan penandatanganan perjanjian fasilitas pinjaman term loan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) pada tanggal 21 Mei 2026 untuk mendukung kelanjutan ekspansi Kendal Industrial Park.

Fasilitas pinjaman yang digunakan tersebut terdiri atas pinjaman term loan non-revolving dengan nilai maksimum sebesar Rp1,2 triliun, dengan jangka waktu selama 10 tahun dan availability period hingga 24 bulan.

Dana hasil fasilitas tersebut terutama akan digunakan untuk keperluan umum korporasi terkait pengembangan Kendal Industrial Park, termasuk untuk mendukung pengembangan lahan dan pembangunan infrastruktur.

Baca Juga: Jababeka Cetak Pendapatan Rp2,7 Triliun di Semester I 2025, Proyek Kendal Jadi Kontributor Utama

Sehubungan dengan fasilitas tersebut, PT Kawasan Industri Kendal akan memberikan jaminan berupa aset tanah tertentu, aset tetap, serta piutang yang terkait dengan pengembangan Kendal Industrial Park.

Fasilitas pembiayaan ini semakin mencerminkan dukungan yang berkelanjutan dari sektor perbankan domestik terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang dan fundamental Kendal Industrial Park sebagai salah satu kawasan industri terintegrasi terkemuka di Indonesia.

Budianto Liman, Wakil Direktur Utama PT Jababeka Tbk mengatakan, fasilitas pinjaman dari BRI ini menyediakan pendanaan jangka panjang untuk melengkapi posisi kas KIK yang kuat.

Baca Juga: Kantongi Pinjaman Jangka Panjang dari Bank Mandiri, Jababeka Refinancing Utang USD185 Juta

Di samping itu, fasilitas ini dipervaya akan semakin meningkatkan fleksibilitas keuangan secara keseluruhan, sekaligus mendukung percepatan pengembangan Kendal Industrial Park dan ekspansi ekosistem kawasan industrinya.

“Transaksi ini juga mendukung diversifikasi sumber pendanaan Kawasan Industri Kendal secara berkelanjutan dengan tetap menjaga pengelolaan likuiditas yang prudent dan disiplin alokasi modal,” jelasnya

Melalui transaksi ini, imbuh Budianto Liman, Jababeka meyakini bahwa KIK berada pada posisi yang kuat untuk mempercepat ekspansi Kendal Industrial Park, memperkuat pipeline pengembangannya, serta mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan di lingkungan Grup Jababeka.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait