RealEstat.id (Tangerang) – Pembangunan akses tol langsung Jakarta–Tangerang KM 25 kini memasuki tahap akhir dan diproyeksikan menjadi pengungkit utama pertumbuhan kota mandiri baru Paramount Petals.
Tak hanya itu, infrastruktur strategis ini pun diyakini akan memberikan dampak signifikan bagi kawasan Curug bahkan koridor barat Jakarta, baik dari sisi hunian, bisnis, maupun investasi.
Sejak dimulainya pembangunan akses tol yang ditandai dengan groundbreaking pada pertengahan Juli 2024, minat masyarakat terhadap Paramount Petals terus menunjukkan tren peningkatan.
Kehadiran akses tol langsung ini tidak hanya mempercepat konektivitas, tetapi juga menjadi katalis penting dalam pengembangan kawasan, sekaligus mencerminkan komitmen jangka panjang Paramount Land dalam membangun kota mandiri yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Baca Juga: Paramount Petals Kian Prospektif, Indica Grande Siap Dongkrak Nilai Investasi Kawasan
Dampak positif pembangunan infrastruktur tersebut turut diperkuat oleh data Flash Report Oktober 2025 dari Rumah123.
Laporan tersebut mencatat kenaikan harga properti yang signifikan di kawasan penyangga ibu kota yang dilintasi jalan tol.
Tren ini menandakan pergeseran preferensi konsumen, khususnya generasi muda, yang semakin mengutamakan kemudahan akses, konektivitas antarkawasan, serta potensi pengembangan jangka panjang dalam memilih properti.
Ditopang oleh penurunan suku bunga acuan ke level 4,75% dan kondisi ekonomi yang relatif stabil, pasar properti nasional menunjukkan optimisme kuat menjelang akhir tahun.

Direktur Paramount Land, Norman Daulay, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil riset internal, akses tol langsung Jakarta–Tangerang KM 25 diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi yang luas.
Mulai dari mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka aksesibilitas baru menuju Paramount Petals, Bitung, dan kawasan sekitar, hingga mengurai kemacetan di arteri Bitung sebesar 10% – 15% atau setara 19 ribu – 20 ribu kendaraan per hari.
“Akses tol eksklusif ini sekaligus memperkuat eksposur Paramount Petals sebagai kota mandiri dengan potensi investasi yang tinggi,” ujarnya.
Norman menambahkan, proyek strategis ini berjalan tepat waktu sesuai komitmen awal pembangunan dan kini telah mencapai tahap penyelesaian fisik.
“Tahap selanjutnya adalah pelaksanaan Uji Laik Fungsi (ULF) dan Uji Laik Operasi (ULO), yang akan dilanjutkan dengan uji coba operasional pada akhir kuartal pertama 2026,” ungkapnya.
Akses tol ini dirancang untuk melayani arus kendaraan dari Jakarta menuju Paramount Petals dan Jalan Pasir Randu, serta dari Paramount Petals menuju Jakarta.
Secara paralel, imbuh Norman, pihaknya juga tengah menyelesaikan pembangunan jalan boulevard yang menghubungkan akses pintu tol dengan seluruh kawasan Paramount Petals, termasuk Petals Selatan.
“Akses tol ini akan memperluas konektivitas dan mempermudah mobilitas penghuni Paramount Petals dan sekitarnya menuju Jakarta, Bandara Soekarno-Hatta, dan destinasi penting lainnya,” terangnya.
Baca Juga: Kehadiran Akses Tol Pacu Transformasi Township Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Ciptakan Multiplier Effect Bagi Ekonomi Kawasan
Sementara itu, Direktur Planning & Design Paramount Land, Henry Napitupulu, menjelaskan bahwa Paramount Petals merupakan kota mandiri baru seluas ±400 hektare di koridor barat Jakarta.
Hingga kini, kawasan ini telah membangun lebih dari 1.100 unit hunian dan area komersial, dengan lebih dari 900 unit telah diserahterimakan dan dihuni oleh 552 kepala keluarga di klaster Aster, Canna, dan Gardenia.
“Sementara, Klaster Lily yang berjarak hanya sekitar 4,5 kilometer dari pintu tol, saat ini tengah dalam tahap pembangunan,” tuturnya.

Untuk produk komersial, Calico Square telah beroperasi dan diramaikan puluhan tenant, disusul pengembangan Calico Grande dan Gardenia Square.
Sebagai bagian dari komitmen pembangunan berkelanjutan melalui kampanye “Growth is Certain”, pada awal November 2025 Paramount Petals juga menghadirkan area komersial terbaru, Indica Grande, yang dirancang untuk mengakomodasi beragam kebutuhan dan skala bisnis.
Baca Juga: Resmi Dibuka! Paramount Petals Taman Rasa Hadirkan Tenant Viral dan Jajanan Legendaris
Henry menegaskan, sebagai kota mandiri, Paramount Petals memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan utilitas dasar sejak tahap awal, mulai dari penyediaan air bersih, listrik, sanitasi, dan drainase, hingga infrastruktur transportasi serta telekomunikasi.
Strategi ini, menurut Henry, terbukti tidak hanya meningkatkan nilai investasi kawasan, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi perekonomian wilayah.
“Saat ini bisa kita lihat semakin banyak tenant besar yang membuka usaha di kawasan sekitar, termasuk sepanjang Jalan Raya Curug,” paparnya.
Tak hanya itu, imbuhnya, kehadiran akses tol langsung Jakarta-Tangerang KM 25 akan memperkuat konektivitas kawasan, meningkatkan daya tarik investasi, mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, serta mempertegas posisi Paramount Petals sebagai kawasan hunian dan bisnis berprospek tinggi di koridor barat Jakarta.
Sebagai wujud komitmen pembangunan kota terintegrasi dan berkelanjutan, Paramount Petals telah diramaikan berbagai tenant ternama seperti KFC, Alfamidi, Kampung Kecil, dan lainnya.
Beragam fasilitas kota juga telah beroperasi, mulai dari Paramount Petals Community Club, Paramount Petals Taman Rasa, hingga Bethsaida Clinic.
Dalam waktu dekat, kota ini juga akan dilengkapi Pasar Modern Paramount Petals, car wash, serta arena olahraga, yang akan disusul pengembangan fasilitas kota lainnya.
Didukung infrastruktur yang terus berkembang dan permintaan pasar yang solid, Paramount Petals semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi hunian, bisnis, dan investasi paling prospektif di Tangerang Raya.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








