Lompat ke konten utama

RealEstat.id

Pendapatan RISE Tumbuh 34% di Semester I 2026, Andalkan Lima Lini Bisnis Utama

Pada Semester I 2026 PT Jaya Sukses Makmur Sentosa, Tbk (RISE) membukukan pendapatan Rp287 miliar, atau tumbuh 34% secara tahunan (YoY).
Voza Tower Vasa Hotel Surabaya Tanrise Property RISE realestat.id dok Kuartal Semester I II III IV 2026 2027
Voza Tower dan Vasa Hotel Surabaya (Foto: Dok. RISE)

RealEstat.id (Jakarta) – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (IDX: RISE)—pengembang properti dengan bendera Tanrise—menunjukkan kinerja keuangan yang solid pada Semester I 2026 dengan membukukan pendapatan Rp287 miliar, tumbuh 34% secara tahunan (YoY).

Seiring dengan peningkatan pendapatan, laba RISE yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 273% YoY menjadi Rp123,5 miliar.

Hal ini mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam mengoptimalkan portofolio bisnis dan menjalankan strategi ekspansi secara konsisten.

Kinerja positif tersebut ditopang oleh strategi PT Jaya Sukses Makmur Sentosa, Tbk dalam membangun portofolio usaha yang terdiversifikasi.

Baca Juga: RISE Investasikan Rp1 Triliun Bangun VASA Ubud, Perkuat Portofolio Hospitality Premium di Bali

Saat ini RISE memiliki lima lini bisnis utama yang menjadi pilar pertumbuhan, yaitu Integrated City, Community Living, Busineess Districts, Industrial Park & Logistic, dan Hotel, MICE & Leisure.

Diversifikasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan, memperkuat fundamental usaha, serta meningkatkan ketahanan bisnis di tengah dinamika industri properti

Pada Semester I 2026, segmen Industrial Park & Logistic menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan RISE dengan nilai mencapai Rp157,7 miliar atau sekitar 55% dari total pendapatan.

Segmen ini juga mencatatkan pertumbuhan yang sangat signifikan, yakni 878% secara tahunan (YoY), yang berasal dari penjualan lahan untuk kawasan industri dan fasilitas pergudangan modern.

Baca Juga: Rambah Sektor Industri, Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) Kembangkan Tanrise Industrial Park Palembang

Kontributor terbesar berikutnya berasal dari segmen Hotel, MICE dan Leisure yang membukukan pendapatan sebesar Rp85 miliar, atau sekitar 30% dari total pendapatan Perseroan.

Kinerja tersebut didukung oleh meningkatnya aktivitas bisnis, penyelenggaraan berbagai event, serta pertumbuhan sektor pariwisata yang terus berlanjut

Sementara itu, segmen Business Districts berkontribusi sekitar Rp20 miliar, atau sekitar 7% dari total pendapatan.

Di sisi lain, segmen Community Living masih menyumbang sekitar 8% dari pendapatan Perseroan. Meski demikian, segmen ini memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan seiring tingginya respons pasar terhadap proyek hunian terbaru Perseroan.

Baca Juga: Andalkan Segmen Community Living, Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) Hadirkan Tipe Ruby di Grand Sunrise Menganti

Sebagai informasi, pada Juni 2026 lalu, RISE berhasil mencatatkan penjualan 27 unit hunian tipe RUBY di kawasan Grand Sunrise Menganti, Gresik, dalam waktu kurang dari satu bulan sejak peluncurannya.

Memasuki semester kedua, Perseroan akan melanjutkan pengembangan kawasan tersebut melalui peluncuran tipe hunian baru guna menjawab tingginya permintaan pasar.

Momentum pertumbuhan tersebut turut didukung oleh penyelesaian sejumlah proyek strategis sepanjang semester pertama tahun ini, antara lain Solaris Villa di Bali, Solaris Villa di Malang, Driving Range Taman Dayu, serta VASA, Gubeng-Surabaya yang telah mulai berkontribusi terhadap pendapatan Perseroan.

Presiden Direktur PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, Budi Agusti mengatakan, pertumbuhan pendapatan dan laba pada semester pertama menunjukkan bahwa strategi pengembangan portofolio di berbagai segmen bisnis mulai memberikan hasil yang optimal.

Baca Juga: Andalkan 3 Strategi, Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) Optimistis Target Pertumbuhan Dua Digit di 2026 Tercapai

“Kami akan terus mempercepat pengembangan proyek-proyek strategis yang telah direncanakan agar dapat menciptakan sumber pertumbuhan baru,” ungkapnya.

Memasuki semester kedua 2026, Perseroan optimistis dapat melanjutkan tren pertumbuhan melalui sejumlah proyek strategis yang tengah dipersiapkan, di antaranya pengembangan Tanrise Industrial Park Palembang, proyek VASA Ubud Bali, serta Tanrise Bandung.

Ketiga proyek tersebut diharapkan menjadi katalis pertumbuhan baru sekaligus memperkuat posisi Perseroan sebagai pengembang dengan portofolio bisnis yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Dengan fundamental bisnis yang semakin kuat, diversifikasi sumber pendapatan yang semakin seimbang, serta pipeline proyek yang solid, Perseroan optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan positif di semester kedua tahun ini,” pungkas Budi Agusti.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait