Lompat ke konten utama

RealEstat.id

Paradise Indonesia (INPP) Perkuat Kinerja di Semester II 2026 Lewat Optimalisasi Portofolio

Fokus Paradise Indonesia (INPP) pada Semester II 2026 adalah mengubah pengembangan portofolio menjadi kontribusi kinerja yang semakin nyata.
Kerjasama Paradise Indonesia INPP Ascott Ltd realestat.id dok semester ii 2026
Kerjasama jangka panjang Paradise Indonesia (INPP) dengan The Ascott Ltd. (Foto: Istimewa)

RealEstat.id (Jakarta) – Memasuki Semester II 2026, PT Indonesian Paradise Property Tbk (IDX: INPP) atau Paradise Indonesia melakukan penguatan basis portofolio.

Setelah resmi membuka 23 Semarang Shopping Center pada Kuartal II, INPP berfokus meningkatkan kontribusi aset baru tersebut, sekaligus mengoptimalkan kinerja pusat perbelanjaan dan properti hospitality yang telah beroperasi.

Strategi ini didukung kemitraan dengan The Ascott Limited lewat perjanjian baru berjangka waktu 30 tahun untuk pengelolaan sejumlah properti hospitality dalam portofolio Paradise Indonesia.

Di Semester I 2026, INPP membukukan pendapatan di atas Rp800 miliar, dan memproyeksikan peningkatan pendapatan pada part kedua tahun ini.

Baca Juga: Paradise Indonesia (INPP) Bagikan Dividen Interim Rp50,32 Miliar di Tahun Buku 2026

Di segmen komersial, INPP mengelola destinasi seperti 23 Paskal Shopping Center, Park 23, dan Beachwalk Bali. Kehadiran 23 Semarang menambah portofolio pusat perbelanjaan yang beroperasi.

Perseroan terus mengembangkan aktivitas dan pengalaman pengunjung untuk mendukung kinerja tenant serta mengoptimalkan kontribusi aset-aset tersebut.

Sementara itu, segmen hospitality tetap menjadi bagian penting dari portofolio Paradise Indonesia, di mana aset di Bali sebagai kontributor utama pendapatan segmen tersebut.

INPP juga melakukan peningkatan dan renovasi pada sejumlah properti hospitality prioritas untuk menjaga daya tarik dan relevansinya bagi pelanggan.

Baca Juga: Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp141,98 Miliar di Semester I 2026, Segmen Komersial Jadi Andalan

Pendapatan Berulang Capai 70%

Surina, Wakil Presiden Direktur dan CFO Paradise Indonesia mengatakan, fokus INPP pada Semester II 2026 adalah mengubah pengembangan portofolio menjadi kontribusi kinerja yang semakin nyata.

Menurutnya, proyek 23 Semarang menambah destinasi komersial dalam jaringan Perseroan, sementara aset yang telah beroperasi terus ditingkatkan melalui pengelolaan tenant, pengalaman pengunjung, dan pembaruan properti hospitality.

“Bersama mitra operator jangka panjang seperti Ascott, kami ingin memastikan setiap aset tetap relevan dan mampu menciptakan nilai secara berkelanjutan,” ujar Surina.

Pada semester I 2026, pendapatan berulang menyumbang di atas 70% dari total pendapatan INPP, dengan segmen komersial sebagai kontributor utama pendapatan.

Baca Juga: Pendapatan Paradise Indonesia (INPP) Naik 14%, Ekspansi ke Semarang dan Balikpapan Jadi Penopang

Paradise Indonesia menargetkan porsi pendapatan berulang pada kisaran 70%–75% hingga akhir tahun, seiring upaya memperkuat kontribusi aset yang telah beroperasi.

Perjanjian baru dengan Ascott mencakup pengelolaan tujuh properti milik Paradise Indonesia dengan total lebih dari 800 kamar.

Secara keseluruhan, kerjasama INPP bersama entitas anak dan afiliasinya dengan Ascott untuk periode 30 tahun ke depan mencakup tujuh properti.

Di samping itu, kemitraan ini mendukung pengelolaan portofolio hospitality Perseroan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Helat RUPST, Paradise Indonesia (INPP) Tunjuk Andri Hadi Sebagai Presiden Direktur

Selain meningkatkan kinerja aset yang telah beroperasi, INPP melanjutkan pengembangan 88 Plaza Balikpapan Fase I.

Proyek kawasan komersial ini mencakup pengembangan ruko dengan progres penjualan lebih dari 60% pada semester I 2026.

Dengan portofolio yang terus berkembang dan pengelolaan aset yang berkesinambungan, Perseroan berupaya menjaga momentum kinerja hingga akhir tahun.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait