RealEstat.id (Jakarta) – PT Pantai Indah Kapuk Dua, Tbk. (IDX: PANI) pengembang Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), membukukan kinerja keuangan yang solid hingga akhir Kuartal III 2026.
Pada periode tersebut, PANI telah membukukan pendapatan usaha sebesar Rp3,7 triliun, meningkat 19% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp1,9 triliun, meningkat 145% secara tahunan (YoY).
Kinerja keuangan PANI terutama ditopang oleh serah terima lahan komersial (commercial land plots) di kawasan CBD PIK2, yang mencakup sekitar 60% dari total pendapatan perusahaan.
Baca Juga: Torehkan Sejarah, Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) Cetak Laba Bersih Rp1,7 Triliun di Semester I 2026
Segmen residensial tercatat berkontribusi sebesar 21% terhadap total pendapatan PANI hingga akhir Kuartal III 2026.
Serah terima unit pada segmen ini meliputi Manhattan Residence, Rumah Milenial, Permata Hijau Residence, Bukit Nirmala, Pantai Bukit Villa, Pasir Putih Residence, Sapporo Residence, Pasadena Spring, dan Ilona @Pasadena Hills.
Sementara, segmen komersial mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 8% (YoY) dengan kontribusi terhadap pendapatan total sebesar 16%.
Serah terima produk komersial meliputi SOHO Manhattan, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, Rukan Asia Afrika, Rukan Pasadena Walk, Rukan Little Siam, dan Rukan Marina Bay.
Serah terima pada segmen residensial maupun komersial seluruhnya mencakup proyek-proyek yang berlokasi di kawasan PIK2, Kabupaten Tangerang, Banten.
Total Aset Meningkat
Di kuartal III 2026 total aset PANI meningkat menjadi Rp51,1 triliun, naik dari posisi Rp50,6 triliun per 31 Desember 2025.
Aset ini menjadi modal utama perseroan dalam mendanai operasional dan kelanjutan mega proyek perkotaan terpadu di kawasan PIK2.
Di periode yang sama total liabilitas berhasil ditekan turun menjadi Rp16,9 triliun, lebih rendah sekitar 10,4% dibandingkan posisi akhir tahun 2025 yang sebesar Rp18,9 triliun.
Penurunan kewajiban ini dipicu oleh realisasi serah terima produk properti kepada konsumen yang berjalan lancar.
Pada laporan yang sama, PANI mencatat pertumbuhan ekuitas yang kuat. Kenaikan total ekuitas sebesar 8% ditopang oleh kombinasi akumulasi laba bersih berjalan serta realisasi dana segar dari PMTHMETD IV (Private Placement) yang dieksekusi pada akhir Juni 2026.
Baca Juga: Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) Bidik Marketing Sales Rp4,3 Triliun di 2026, Hunian Jadi Motor Utama
Lewat aksi korporasi tersebut, PANI menyerap dana sekitar Rp498 miliar sehingga struktur modal lebih tangguh.
Hal ini tercermin dari rasio utang terhadap modal (Debt-to-Equity Ratio/DER) PANI menjadi 0.01x turun dibandingkan dengan periode lalu sebesar 0.02x.
Saat ini, PANI mengelola total cadangan lahan 1.828 hektare melalui 12 entitas anak, dengan total nilai persediaan sebesar Rp38,3 triliun.
Didukung hal tersebut, PANI berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan dan terus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Fokus Pengembangan PIK2
Presiden Direktur PT Pantai Indah Kapuk Dua, Tbk., Sugianto Kusuma, menggarisbawahi beberapa hal penting terkait kinerja keuangan Perseroan.
Menurutnya, kondisi keuangan PANI di Kuartal III 2026 cukup solid dan Perseroan terus menjalankan kegiatan usaha secara konsisten.
“Tidak ada perubahan signifikan, namun kami berusaha beradaptasi dengan perkembangan pasar dan perubahan kondisi ekonomi yang terjadi,” kata Sugianto.
Menurutnya, fokus PANI tetap pada pengembangan PIK2 sebagai kawasan terpadu yang mendukung aktivitas ekonomi dan memberikan nilai tambah bagi stakeholder.
Strategi pengembangan PIK2 dilakukan melalui peningkatan konektivitas kawasan melalui Tol KATARAJA yang telah beroperasi parsial sejak tahun lalu serta kehadiran Nusantara International Convention Exhibition (NICE) turut mendorong aktivitas MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions) di PIK2.
“Kami optimistis akan potensi pertumbuhan aktivitas di kawasan PIK2. Kami akan membuka Hilton PIK2, hotel bintang lima setinggi 20 lantai dengan 271 kamar pada semester kedua 2027,” pungkasnya.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








