Lompat ke konten utama

RealEstat.id

Harga Genteng Beton Terbaru 2026, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya

Harga genteng beton dapat berbeda berdasarkan merek, model, kualitas, lokasi pembelian, dan satuan penjualan
harga genteng beton terbaru 2026-RealEstat.id
Ilusrrasi geng beton flat untuk atap rumah dengan desain minimalis. (Foto: RealEstat.id)

RealEstat.id (Jakarta) – Cek harga genteng beton terbaru 2026 per biji dan m², lengkap dengan kelebihan, kekurangan, serta tips memilihnya melalui artikel ini, yuk.

Ketika berencana melakukan renovasi bagian atap rumah, ada banyak yang harus kamu pertimbangkan. Salah satunya adalah pemilihan material genteng.

Tak hanya harga, sebaiknya kamu juga memperhatikan pula bobot material, kekuatan rangka, kemiringan atap, kebutuhan genteng per meter persegi, serta biaya pemasangannya.

Nah selain genteng keramik, jenis material genteng yang populer dipakai pada hunian di Indonesia, yakni beton.

Baca Juga: Jenis-jenis Material Atap Rumah: Kelebihan, Kekurangan, dan Cocok untuk Lokasi Seperti Apa?

Genteng beton sendiri terbuat dari campuran semen, pasir, air, dan bahan tambahan tertentu.

Dengan karakter tersebut, bahan bangunan itu dapat menjadi pilihan untuk hunian yang membutuhkan material atap dengan daya tahan panjang.

Lantas, berapa harga genteng beton per meter?

Situs berita properti RealEstat.id mencoba mengumpulkan informasi dengan mengutip beberapa sumber, seperti Qhome Mart dan laman 99.

Berdasarkan penulusuran, harga genteng beton berkisar antara Rp50.000 hingga Rp116.000 per meter persegi (m2).

Baca Juga: Estimasi Biaya Renovasi Atap Rumah Per Meter Persegi (M2) Terbaru 2026 dan Cara Menghitungnya

Berikut kisaran daftar harga bahan bangunan yang dapat menjadi referensi awal saat menyusun anggaran renovasi atap rumah.

Daftar Harga Genteng Beton Terbaru 2026

Jenis Genteng BetonHarga Per BijiEstimasi Harga Per m²
Genteng beton flatRp5.000–Rp11.000Rp50.000–Rp116.000
Genteng beton gelombangRp4.000–Rp11.000Rp40.000–Rp110.000
Genteng beton Garuda cat airRp11.000
Genteng beton Garuda cat minyakRp11.000
Genteng beton bekasMulai Rp2.000

Catatan: harga dapat berubah menurut merek, wilayah, spesifikasi, serta kondisi pasar. Estimasi per meter persegi menggunakan kebutuhan sekitar 10 genteng.

Baca Juga: 5 Peredam Panas Atap Seng Terbaik yang Efektif Bikin Rumah Lebih Sejuk Saat Cuaca Panas

Kelebihan Genteng Beton

Berikut beberapa kelebihan genteng beton yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakannya untuk renovasi rumah:

1. Tahan Lama

Genteng beton memiliki daya tahan yang baik terhadap berbagai kondisi cuaca.

Dengan pemasangan dan perawatan yang tepat, material ini dapat digunakan dalam jangka panjang.

2. Pilihan Warna Beragam

Genteng beton tersedia dalam berbagai pilihan warna dan finishing. Anda pun lebih leluasa menyesuaikannya dengan warna fasad serta gaya arsitektur rumah.

3. Cocok untuk Beragam Gaya Hunian

Model genteng beton flat dapat memberikan tampilan modern dan minimalis, sedangkan model bergelombang menawarkan kesan lebih klasik.

Pilihan ini membuat genteng beton fleksibel untuk berbagai konsep rumah.


Baca Juga: Daftar Harga Genteng Metal Pasir per Lembar Terbaru 2026, Cek Sebelum Renovasi Atap Rumah!

3. Perawatan Relatif Mudah

Kamu tidak membutuhkan perawatan khusus yang rumit.

Pembersihan secara berkala dan pemeriksaan kondisi genteng dapat membantu mempertahankan fungsi serta tampilannya.

4. Dapat Mendukung Kenyamanan Termal

Karakter material dan warna genteng dapat memengaruhi penyerapan panas pada atap.

Karena itu, pemilihan jenis, warna, ventilasi atap, dan desain keseluruhan tetap perlu diperhatikan agar rumah terasa nyaman.

5. Bisa Menjadi Pilihan Jangka Panjang

Meskipun harga awalnya relatif tinggi, daya tahan material membuat genteng beton menarik bagi pemilik rumah yang ingin mengurangi frekuensi penggantian atap.

Baca Juga: 7 Pelapis Anti Bocor untuk Dak Beton Terbaik 2026: Solusi Rumah Tetap Kering Saat Musim Hujan

Kekurangan Genteng Beton

Selain kelebihan, pertimbangkan pula beberapa kekurangan berikut agar keputusan renovasi lebih matang:

1. Bobotnya Relatif Berat

Genteng beton memiliki bobot lebih berat dibandingkan beberapa jenis genteng lainnya.

Karena itu, struktur rangka atap harus mampu menopang beban dengan baik.

2. Membutuhkan Rangka Atap yang Kuat


Jika kamu mengganti genteng lama dengan genteng beton saat renovasi, jangan langsung memasangnya.

Periksa terlebih dahulu kondisi rangka atap dan lakukan penguatan apabila diperlukan.

3. Pemasangan Membutuhkan Tukang Berpengalaman


Pemasangan genteng beton membutuhkan ketelitian agar susunan genteng, kemiringan, dan detail sambungan bekerja dengan baik.

Kesalahan pemasangan dapat meningkatkan risiko masalah pada atap.

Baca Juga: 5 Merk Cat Genteng Mengkilap Terbaik, Melindungi Sekaligus Memperindah Atap Rumah

4. Harga Awal Relatif Mahal

Harga genteng beton per biji memang cenderung lebih tinggi daripada beberapa alternatif material atap.

Selain harga material, kamu juga perlu memasukkan biaya rangka, aksesori, transportasi, dan tenaga pemasangan dalam anggaran renovasi.

5. Tidak Cocok untuk Semua Kondisi Atap

Bobot dan karakter genteng beton membuat desain kemiringan serta konstruksi atap perlu diperhitungkan sejak awal.

Karena itu, konsultasikan spesifikasi dengan tukang atau tenaga profesional sebelum membeli material.

Memilih genteng bukan sekadar soal harga. Pastikan material yang kamu gunakan sesuai dengan kondisi struktur, desain, dan kebutuhan rumah.

Simak terus panduan renovasi, material bangunan, dan inspirasi hunian di RealEstat.id.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait