RealEstat.id (Semarang) – JBS Perkasa, produsen pintu baja FORTRESS, turut ambil bagian dalam mendukung program rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Koperasi Pengembang Perumahan Rakyat (KOPPERA), FORTRESS akan menjadi salah satu pemasok pintu untuk hunian subsidi di wilayah Jawa Tengah.
KOPPERA sendiri adalah koperasi yang diinisiasi oleh Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA).
Koperasi ini berperan sebagai akselerator pembiayaan dan pengembangan perumahan rakyat.
Melansir dari keterangan tertulis, Sabtu (09/05/2026), National Sales Director JBS Perkasa, Hens Sumarauw mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung efisiensi pembangunan perumahan rakyat.
Menurutnya, stabilitas biaya konstruksi sangat penting agar pengembang tetap mampu menjaga kualitas bangunan di tengah fluktuasi harga material.
“FORTRESS siap menyuplai material pintu rumah yang efisien dan tahan lama, sehingga harga rumah tetap terjangkau tanpa mengurangi kualitas,” ujar Hens Sumarauw.
Potensi Penyerapan Pintu Baja Capai 75 Ribu Unit
Jawa Tengah diproyeksikan akan menjadi pusat perhatian agenda program perumahan rakyat pada 2026.
Kementerian PKP bahkan telah merencanakan akad massal sebanyak 62 ribu unit rumah subsidi di wilayah tersebut pada Juli 2026 mendatang.
Di sisi lain, DPD HIMPERRA Jawa Tengah saat ini memiliki 584 pengembang aktif dengan total cadangan lahan siap bangun mencapai 18.600 unit hunian subsidi hingga akhir tahun 2026.
Baca Juga: Raih Superbrands 2025, Fortress Tegaskan Diri sebagai Pintu Baja Terbaik di Indonesia
Hens memperkirakan, jika setiap rumah minimal membutuhkan empat unit pintu, maka potensi penyerapan produk FORTRESS dapat mendekati 75 ribu unit.
Ia optimistis penggunaan pintu baja pada rumah subsidi akan meningkatkan kualitas hunian masyarakat segmen akar rumput sekaligus memberikan efisiensi jangka panjang bagi pengembang.
“Untuk developer, tentu ini investasi jangka panjang karena inovasi produk dengan cost efficient itu penting,” jelasnya.
Mengingat harga material untuk pembangunan rumah rakyat menjadi faktor yang sensitif.
Oleh sebab itu, tambah Hens, FORTRESS siap mengembangkan produk pintu baja dengan instalasi super cepat, minim perawatan dan umur panjang.
Dengan demikian, developer bisa hemat biaya konstruksi, sementara konsumen pun bisa hemat biaya maintenance.
Baca Juga: Ini 12 Catatan Penting Bila Prabowo Mau Sukses Besut Program Tiga Juta Rumah
Kemitraan jadi Kunci Keberhasilan
Sementara itu Ketua Umum DPP HIMPERRA, Ari Tri Priyono dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 turut berkomentar.
Ari menegaskan bahwa keberhasilan program 3 juta rumah sangat bergantung pada terciptanya ekosistem industri yang efisien dan berkelanjutan.
Menurut dia, pengembang harus menjaga kualitas, tetapi pada saat yang sama harga rumah subsidi harus tetap terjangkau bagi MBR.
Karena itu, kemitraan dengan berbagai pihak menjadi penting agar rantai pasok di lapangan makin kuat.
“Kerja sama dengan mitra usaha menjadi kunci agar rumah subsidi terbangun dan benar-benar layak huni untuk masyarakat,” pungkas Ari.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








