RealEstat.id (Singapura) – PT Summarecon Agung Tbk (IDX: SMRA) lewat proyek Summarecon Bandung, kembali memboyong penghargaan bergengsi di ajang Real Estate Asia Built Environment Awards 2026.
Pada acara yang digelar oleh Real Estate Asia ini, Summarecon Bandung memenangi kategori penghargaan “Urban Regeneration”. Sebelumnya di tahun 2024, Summarecon juga telah menyabet penghargaan serupa.
Penghargaan diterima secara langsung oleh Hindarko Hasan, Executive Director Summarecon Bandung di perhelatan acara yang diselenggarakan di Singapura, Kamis (28/5/2026).
Kategori Urban Regeneration menjadi torehan prestasi bagi Summarecon Bandung karena dalam kurun waktu relatif singkat—hanya 11 tahun—sukses mentransformasi kawasan Bandung Timur, khususnya Gedebage, menjadi kota terpadu nan dinamis.
Pengembangan ini mengintegrasikan kawasan hunian, komersial, hingga infrastruktur berbasis inovasi dengan pendekatan pembangunan yang berorientasi pada lingkungan hijau dan berkelanjutan.
Baca Juga: Summarecon Bandung Rilis Diamond Commercial, Ruko Eksklusif di Lokasi Strategis
President Director PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi mengatakan, pencapaian Summarecon Bandung menjadi bukti komitmen Summarecon dalam menghadirkan pengembangan kota terpadu yang inovatif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat.
Berbagai penghargaan yang diraih, mulai dari pengakuan nasional hingga internasional, jelasnya, menegaskan komitmen Summarecon dalam menciptakan kota terpadu yang tidak hanya bernilai secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan jangka panjang.
“Keberhasilan ini juga semakin memperkuat posisi Summarecon sebagai salah satu pengembang di Indonesia yang konsisten menghadirkan township dengan standar pengembangan berkelas dunia,” tuturnya.
Sementara itu, Hindarko Hasan, Executive Director Summarecon Bandung, mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih dengan penghargaan Urban Regeneration dari Real Estate Asia.
Baca Juga: Tawarkan Konsep Rumah Tumbuh, Summarecon Bandung Hadirkan Klaster Ivora
Menurutnya, ini adalah apresiasi yang tinggi untuk pengembangan Summarecon Bandung yang mengedepankan keseimbangan antara kemajuan kota modern dan lingkungan yang berkelanjutan, di mana ruang hijau, konektivitas, dan kualitas hidup sebagai fondasi utama dari pengembangan Summarecon Bandung.
Hal ini diwujudkan melalui pengembangan berbagai fasilitas terintegrasi seperti Taman Sumringah sebagai ruang terbuka hijau publik, ruang komersial dan gaya hidup di Summarecon Mall Bandung, mobilitas dan konektivitas terpadu melalui Akses Tol Gedebage Padaleunyi, Whoosh dan Stasiun Kereta Cepat Tegalluar Summarecon, dan lainnya hingga konsep pedestrian-friendly di seluruh kawasan.
“Seluruh elemen tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan urban yang nyaman, dinamis, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” terang Hindarko.
Di lain pihak, Simon Hyett, Contributing Editor Real Estate Asia Awards 2026 mengatakan, melalui proses evaluasi yang ketat dan pemeriksaan berkas dari para Nominator, Summarecon Bandung masuk menjadi salah satu pemenang dalam ajang bergengsi Real Estate Asia Built Environment Awards 2026.
“Konsistensi dalam melakukan inovasi dan pembangunan yang mengindahkan prinsip-prinsip keberlanjutan adalah nilai utama yang menjadikan proyek-proyek terbaik menjadi pemenang dalam penghargaan ini,” ungkap Simon Hyett.
Baca Juga: Summarecon Bandung Hadirkan Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, Andalkan Pendidikan Trilingual

Summarecon Bandung: Kota Terpadu Berkelanjutan
Summarecon Bandung direncanakan dan dikembangkan sebagai kawasan residensial dan komersial yang terpadu dalam suatu lingkungan yang berkelanjutan sebagai kota terpadu yang menjawab kompleksitas kehidupan urban sekaligus menghadirkan gaya hidup modern.
Dikembangkan sejak tahun 2015 dengan masterplan yang dirancang untuk mentransformasi kawasan Gedebage menjadi pusat kota baru Bandung yang mengacu pada Rencana Tata Ruang Kota Bandung.
Pendekatan berkelanjutan telah diterapkan sejak awal pengembangan melalui pembangunan berbagai danau dan taman kota dengan total luas mencapai 27 hektare.
Hingga saat ini, lebih dari 2.000 unit hunian telah diluncurkan. Terbaru hunian mewah Cluster Xandari telah dipasarkan dengan harga Rp 28 miliar per unit.
Untuk mewujudkan Kota Terpadu yang dinamis, berbagai fasilitas komersial turut dihadirkan dengan tenant ternama seperti McDonald’s, Bakmi GM, Texas Chicken, Lu Ji Tiam, Kopi Kosu, Setiabudhi Market, Jungle Padel, Dot Hub Space, Pasar Modern Sinpasa, dan beragam tenant lainnya.
Baca Juga: ‘Tegalluar Summarecon’ Resmi Jadi Nama Stasiun Terakhir Kereta Cepat Whoosh di Bandung
Kehadiran Summarecon Mall Bandung yang dibuka pada tahun 2024 turut membawa perkembangan gaya hidup baru di kawasan Bandung Timur.
Fasilitas pendidikan dan kreativitas juga melengkapi kawasan melalui hadirnya Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Bandung, Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, serta ITB Innovation Park.
Selain itu, tersedia pula fasilitas ibadah seperti Masjid Raya Al Azhar Summarecon Bandung dan Gereja Bethel Indonesia, serta fasilitas kesehatan berupa rumah sakit.
Konektivitas kawasan diperkuat melalui desain sirkulasi eksternal yang dirancang terhubung langsung dengan infrastruktur strategis, termasuk Exit Tol Gedebage KM 149 Padaleunyi serta moda transportasi kereta cepat Whoosh melalui Stasiun Tegalluar Summarecon dengan waktu tempuh hanya 10 menit.
Infrastruktur ini turut mempercepat perkembangan kawasan sebagai pusat bisnis terintegrasi di Bandung Timur.
Didukung berbagai fasilitas strategis Pemerintah Kota Bandung, seperti Masjid Raya Al Jabbar dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Summarecon Bandung konsisten berkembang menjadi Kota Terpadu yang lengkap, dinamis, dan bernilai tinggi.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








