RealEstat.id (Surabaya) – PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES), produsen bata ringan merek Blesscon dan Superiore Block, terus memperkuat efisiensi energi pada operasional produksinya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan mengoptimalkan energi dan sumber daya di tengah pengembangan bisnis bata ringan nasional.
BLES memperkuat penghematan energi operasionalnya melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 4.362 kWp.
Selain itu, BLES juga menggunakan 48 unit forklift listrik serta satu unit loader listrik, guna mendorong efisiensi energi pada fasilitas manufaktur mereka.
Baca Juga: Optimistis Industri Bahan Bangunan Menguat, BLES Bidik Pertumbuhan Sepanjang 2026
Direktur Produksi PT Superior Prima Sukses Tbk, Hendra Widodo, mengatakan perusahaan terus mengevaluasi pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan produksi.
“Kami terus mengevaluasi berbagai peluang untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan sumber daya,” kata Hendra melalui keterangan tertulis, Rabu (21/10/2026).
Efisiensi jadi Aspek Penting
Saat ini BLES menempati posisi sebagai produsen bata ringan terbesar di Indonesia melalui merek Blesscon dan Superiore Block, dengan kapasitas produksi sekitar 5,6 juta meter kubik per tahun.
Dengan kapasitas produksi tersebut, imbuh Hendra, membuat optimalisasi penggunaan energi dan sumber daya sebagai salah satu aspek penting dalam mendukung kegiatan operasional Perseroan.
Baca Juga: BLES Dorong Efisiensi dan Produksi Bata Ringan Berkelanjutan
Pemanfaatan panel surya dan forklift listrik merupakan bagian dari evaluasi BLES terhadap peluang pengembangan proses manufaktur pabrik bata ringan yang lebih memperhatikan aspek lingkungan.
“Ke depan, kami akan terus mengkaji penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan produksi dan strategi pertumbuhan Perseroan,” ujarnya.
Pendapatan BLES Tumbuh 33,3%
Di tengah upaya mengoptimalkan operasional, BLES juga mencatat pertumbuhan kinerja keuangan. Pada semester I-2026.
Dalam laporan terbarunya, Superior Prima berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp848 miliar.
Baca Juga: Tips Memilih Material Dinding Rumah Modern: Bata Ringan, Beton, atau Panel?
Jumlah pendapatan itu meningkat 33,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp636,2 miliar.
Laba bersih perseroan juga meningkat menjadi Rp147,1 miliar, dibandingkan Rp8,1 miliar pada semester I-2025.
“BLES berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya di industri bata ringan Indonesia dengan mengedepankan pengembangan operasional yang efisien dan berkelanjutan,” tutup Hendra.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








