RealEstat.id (Jakarta) – Ingin tahu cara menyalakan arang dengan cepat dan mudah untuk acara bakar sate, ikan bakar, atau barbeque di rumah? Simak panduan lengkap berikut ini.
Membakar makanan menggunakan arang masih menjadi pilihan favorit banyak orang Indonesia karena mampu menghasilkan aroma smoky yang khas dan cita rasa lebih lezat dibandingkan menggunakan kompor gas.
Tak heran, saat momen seperti Idul Adha, malam Tahun Baru, hingga acara kumpul keluarga, aktivitas bakar-bakaran selalu menjadi tradisi yang dinantikan.
Namun, tidak sedikit orang yang masih kesulitan menyalakan arang, terutama bagi pemula.
Padahal, ada beberapa trik sederhana agar arang cepat menyala, bara tahan lama, dan makanan matang sempurna.
Baca Juga: Cara Mengatasi Kompor Gas Kenapa Tidak Mau Menyala Berdasarkan Penyebabnya
Jenis Arang untuk Membakar Sate dan Barbeque
Sebelum mengetahui cara menyalakan arang, penting untuk memahami jenis arang yang umum digunakan untuk memanggang makanan.
Berikut beberapa jenis arang yang paling populer:
1. Arang Batok Kelapa
Arang batok kelapa terkenal menghasilkan panas stabil dan aroma smoky yang kuat.
Jenis arang ini cocok untuk kamu gunakan memasak sate kambing, ayam bakar, hingga seafood.
Selain tahan lama, arang batok juga menghasilkan lebih sedikit asap.
2. Arang Kayu
Arang kayu menjadi jenis yang paling mudah kamu temukan. Harganya relatif murah dan mudah menyala, sehingga cocok untuk kebutuhan bakar-bakaran rumahan.
3. Briket Arang
Briket biasanya terbuat dari serbuk arang yang dipadatkan. Jenis ini menghasilkan panas lebih konsisten dan tahan lama sehingga sering digunakan untuk barbeque modern.
Baca Juga: Rendam Karet Regulator Gas dengan Minyak Bisa Picu Kebakaran, Ini Penjelasan Ahli!
Kelebihan Memasak dengan Arang
Meski saat ini memanggang makanan menggunakan kompor gas cukup praktis, penggunaan arang tetap memiliki banyak keunggulan.
Berikut beberapa manfaat memasak menggunakan arang:
- Menghasilkan aroma smoky yang khas dan menggugah selera.
- Membuat tekstur daging lebih juicy.
- Panas bara lebih stabil sehingga makanan matang merata.
- Memberikan sensasi memasak yang lebih tradisional dan berkesan.
- Cocok untuk berbagai jenis makanan bakaran.
Nah, sudah tahu belum menyalakan arang pakai apa?
Berdasarkan informasi di TikTok Sajian Sedap, untuk menyalakan arang dengan cepat kamu dapat memanfaatkan kertas, tisu, hingga minyak goreng sebagai pemantik awal.
Untuk lebih jelas, mari simak beberapa cara menyalakan arang yang cepat di bawah ini.
Baca Juga: 10 Merk Regulator Gas SNI Terbaik 2025, Anti Bocor dan Aman untuk Dapur
Cara Menyalakan Arang

1. Bersihkan Alat Panggangan
Sebelum mulai membakar, pastikan alat panggangan dalam kondisi bersih.
Sisa abu dan kerak pembakaran sebelumnya bisa menghambat sirkulasi udara sehingga arang sulit menyala.
Gunakan sikat kawat untuk membersihkan bagian bawah panggangan dan buang sisa arang yang masih menempel.
2. Pastikan Arang dalam Kondisi Kering
Menukil dari laman Kompas, seorang penjual bakso bakar bernama Tri Wiyanto mengatakan arang dengan kondisi kering akan lebih mudah menyala.
“Untuk memastikan kondisinya benar-benar kering, jemurlah arang terlebih dahulu sebelum dipakai membakar daging,” jelasnya.
3. Buka Saluran Udara
Alat pemanggang sate umumnya punya lubang yang berfungsi sebagai jalur untuk sirkulasi.
Pastikan alat pemanggang di rumah kamu punya lubang udara, agar nyala arang nantinya tidak cepat padam dan bisa menyala tahan lama.
4. Buatlah Campuran Arang dengan Kayu
Salah satu cara menyalakan arang dengan cepat adalah mencampurkannya dengan potongan kayu kecil atau kertas.
Kayu akan membantu api lebih cepat menyebar ke seluruh bagian arang.
Selain itu, cara ini juga membantu menghasilkan aroma bakaran yang lebih harum.
Baca Juga: Empat Tanda Regulator Tabung Gas Anda Perlu Diganti
5. Susun dengan Bentuk Piramida
Menyusun arang dengan bentuk piramida menjadi teknik sederhana yang cukup efektif.
Susunan ini membantu api menyebar merata dari bawah ke atas sehingga arang lebih cepat membara.
Mulailah dari arang batok kelapa berukuran besar pada bagian bawah, lalu susun ukuran lebih kecil di atasnya.
6. Gunakan Cairan Arang
Cara menyalakan arang batok kelapa untuk bakar sate selanjutnya, yakni menggunakan cairan khusus untuk membantu menghasilkan api yang tahan lama.
Minyak apa untuk menyalakan arang? Dulu orang akan menggunakan minyak tanah untuk menyalakan arang kayu.
Akan tetapi cara ini akan membuat daging menjadi berbau minyak. Oleh karena itu, sebagai alternatifnya orang akan memakai cairan arang.
Agar lebih praktis, kamu bisa menggunakan cairan pemantik arang atau starter charcoal.
Cukup tuangkan cairan pemantik secukupnya, lalu diamkan sekitar 3–5 menit agar meresap sempurna ke dalam arang.
Baca Juga: 5 Penyebab Kompor Gas Apinya Kecil dan Cara Memperbaikinya
7. Menyalakan Api
Bila cairan arang atau minyak goreng sudah meresap, lanjutkan dengan menyalakan api menggunakan korek kayu dengan menyulutnya dari bagian bawah.
Berapa lama membakar arang kayu?
Biasanya arang mulai berubah menjadi bara merah dalam waktu 10–15 menit.
Tanda arang siap digunakan adalah muncul warna putih abu-abu di permukaannya dengan bara merah di bagian tengah.
Proses di atas sama dengan bila kamu juga penasaran bagaimana cara menyalakan briket dengan mudah.
8. Teknik Membakar
Setelah bara stabil, atur posisi arang sesuai kebutuhan memasak.
Untuk daging tipis seperti sate ayam, gunakan bara dengan panas sedang. Sedangkan daging tebal seperti steak atau ikan utuh membutuhkan panas lebih besar.
Idealnya, jarak antara bara api dan makanan sekitar 15 cm agar makanan matang merata dan tidak cepat gosong.
Baca Juga: 9 Rekomendasi Merek Kompor Gas 2 Tungku Terbaik 2026: Hemat Gas & Tahan Lama
Kesimpulan
Cara menyalakan arang sebenarnya tidak sulit jika dilakukan dengan teknik yang tepat.
Mulai dari memastikan arang dalam kondisi kering, menyusun arang dengan benar, hingga menjaga sirkulasi udara, semuanya berpengaruh terhadap kualitas bara api.
Dengan bara yang stabil, proses memanggang akan lebih mudah dan hasil makanan pun menjadi lebih lezat.
Selamat mencoba di rumah!
Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








