Tinjau Rusun Tenaga Pendidik UGM, Komisi V DPR: Kualitas Harus Tetap Terjaga

Rusun tenaga pendidik UGM Yogyakarta dibangun enam lantai dan memiliki 88 unit hunian tipe 36 yang mampu menampung 256 orang.

Rusun ASN Tenaga Pendidik UGM, Yogyakarta (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Rusun ASN Tenaga Pendidik UGM, Yogyakarta (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

RealEstat.id (Yogyakarta) – Komisi V DPR RI mengapresiasi dan mendukung penuh pembangunan rumah susun (Rusun) tenaga pendidik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang dilakukan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).

Rusun tenaga pendidik UGM dibangun enam lantai dan memiliki 88 unit hunian tipe 36 yang mampu menampung 256 orang. Rusun ini juga telah tersertifikasi sebagai Bangunan Gedung Hijau Tingkat Madya dan memenuhi nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 69,7%.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI, Sudewo mengatakan, Komisi V DPR RI memberikan apresiasi kepada Ditjen Perumahan Kementerian PUPR atas pembangunan Rusun tenaga pendidik UGM Yogyakarta.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun Rusun Bagi Para Dosen UGM, Rampung Oktober 2023

"Ini merupakan salah satu wujud nyata bahwa pemerintah benar-benar memperhatikan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” ujar Sudewo saat melakukan peninjauan lapangan ke lokasi pembangunan Rusun di Yogyakarta, Senin (4/3/2024).

Sudewo menerangkan, kedatangannya ke lokasi pembangunan Rusun bersama sejumlah anggota Komisi V DPR RI lainnya dalam rangka melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Reses ke Provinsi DI Yogyakarta. Selain itu juga sebagai wujud pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur yang dibangun oleh kementerian PUPR.

“Kami juga menilai fasilitas yang disediakan di Rusun ini juga sudah lengkap dan tidak kalah dengan apartemen yang dibangun pihak swasta. Ke depan kami juga berharap tenaga pendidik yang menghuni Rusun ini bisa ikut merawat fasilitas yang ada dengan baik dan lebih semangat dalam mengajar para mahasiswa,” terangnya.

Baca Juga: Progres Pembangunan Capai 74%, Rusun Tenaga Pendidik UGM Rampung Akhir 2023

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan, M. Hidayat menyatakan, Rusun tenaga pendidik Universitas Gadjah Mada dibangun di Jalan Kinanti Barek Kocoran Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

"Rusun tersebut dibangun Kementerian PUPR untuk mendukung kinerja tenaga pendidik Universitas Gadjah Mada," kata M. Hidayat, yang hadir didampingi Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III, Syamsiar Nurhayadi.

Berdasarkan assessment Tim Assesor, Rusun yang diberi nama Kinanti Residence 4 ini juga telah mendapat hasil Bangunan Gedung Hijau Peringkat Madya sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau.

Baca Juga: Basuki Hadimuljono Resmikan Rusun ASN PUPR di Yogyakarta, Anggaran Capai Rp54,6 Miliar

Balai P2P Jawa III Direktorat Jenderal peumahan Kementerian PUPR dalam proses pembangunan Rusun juga konsisten dengan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) sehingga Rusun tersebut juga memenuhi nilai TKDN sebesar 69,7% dan diharapkan mampu mendukung serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, untuk mempermudah akses para penghuni Rusun ini juga dilengkapi dua lift serta fasilitas penunjang untuk penyandang disabilitas seperti ram dan kamar hunian khusus difabel.

"Bangunan vertikal ini nantinya juga dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung antara lain minimarket, ruang pengelola, musholla, dan lanskap,” tandas M Hidayat.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terkait

Rumah warga Jayapura yang direnovasi dalam Program BSPS (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Rumah warga Jayapura yang direnovasi dalam Program BSPS (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Berlokasi di Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan, Jawa Timur, Rusun Panti Asuhan Muhammadiyah ini dibangun satu tower setinggi dua lantai dengan tipe Rembunai lengkap dengan meubelair serta mampu menampung 82 santri. (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Berlokasi di Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan, Jawa Timur, Rusun Panti Asuhan Muhammadiyah ini dibangun satu tower setinggi dua lantai dengan tipe Rembunai lengkap dengan meubelair serta mampu menampung 82 santri. (Foto: Dok. Kementerian PUPR)