Samsung Latih Guru Kuasai Coding untuk Dampingi Siswa Vokasi

Samsung Innovation Campus berfokus mempersiapkan sumber daya manusia bagi lingkungan pendidikan, agar mampu beradaptasi dengan teknologi di era digital.

 Sejak 2017, Samsung Innovation Campus (SIC) mulai meningkatkan keterampilan guru di 17 sekolah percontohan di Indonesia kuasai coding dan programming. (Gambar: Samsung Electronics Indonesia)
Sejak 2017, Samsung Innovation Campus (SIC) mulai meningkatkan keterampilan guru di 17 sekolah percontohan di Indonesia kuasai coding dan programming. (Gambar: Samsung Electronics Indonesia)

RealEstat.id (Jakarta) - Samsung Electronics Indonesia menghadirkan program Samsung Innovation Campus (SIC) di lebih dari 17 SMA dan SMK di Tanah Air.

Dalam program tersebut, mereka memberikan pelatihan kepada sejumlah guru sekolah dengan materi Coding, Programming, AI (Artificial Intelligence), serta IoT (Internet of Things).

Bekerjasama dengan Skilvul, guru yang berpartisipasi dalam Samsung Innovation Campus terlebih dulu dilibatkan secara intensif selama 6 minggu, melalui 2 tahapan pelatihan.

Baca Juga: Samsung Luncurkan The Sero, TV dengan Inovasi Layar Berotasi

Tahap pertama, guru akan diberikan capacity building untuk meningkatkan kemampuannya memfasilitasi proses pembelajaran daring serta pemahaman tentang proses inovasi.

Selain itu, para peserta pelatihan Samsung Innovation juga diberikan pembekalan. Mulai dari cara menentukan ide inovasi, pembuatan prototipe hingga pengenalan User Interface (UI) dan User Experience (UX).

Pada tahap kedua, guru berkesempatan mendalami pengetahuan coding dasar (front-end web development), agar mampu mengembangkan aplikasi web pertama mereka. Materi yang diajarkan yakni: HTML, CSS, Javascript dan juga desain web.

Baca Juga: Luncurkan Galaxy S21 5G, Samsung Usung Teknologi Dual Recording Camera

Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia mengatakan, program SIC berfokus mempersiapkan sumber daya manusia dan penyediaan infrastsruktur bagi lingkungan pendidikan, agar mampu beradaptasi dengan teknologi di era digitalisasi saat ini.

"Kompetensi guru di bidang teknologi kelak dapat membawa para siswa menjadi profesional sesuai dengan kebutuhan pasar kerja yang ketat dan dinamis,” kata Ennita seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (24/02/2021).

Sebagai informasi, menurut The Future of Jobs Report 2020 yang dirilis oleh World Economic Forum. Cloud computing, big data dan enkripsi masih menjadi prioritas tertinggi di beberapa sektor pasar kerja di masa depan.

Baca Juga: Samsung Rilis Penyedot Debu Robotik dan Mesin Cuci Berteknologi AI

Oleh karenanya, menurut Ennita, kompetensi guru di bidang teknologi kelak dapat membawa para siswa menjadi profesional yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja yang ketat dan dinamis.

Ia berharap, program Samsung Innovation Campus (SIC) bisa memperkuat kapasitas guru dalam memfasilitasi program pendidikan.

"Semoga para guru semakin memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas siswa dalam menghadapi pasar kerja era industri 4.0”, tutup Ennita.

Berita Terkait

Dari kiri ke kanan: Paulus Hanoto - Direktur PT Kuripan Raya, Ferdiansyah Roestam - CEO PT Kuripan Raya, Sibarani Sofian - Founder and Managing Director Urban+, Ardzuna Sinaga - CoFounder dan Direktur Master Planning Urban+
Dari kiri ke kanan: Paulus Hanoto - Direktur PT Kuripan Raya, Ferdiansyah Roestam - CEO PT Kuripan Raya, Sibarani Sofian - Founder and Managing Director Urban+, Ardzuna Sinaga - CoFounder dan Direktur Master Planning Urban+
Chaerul Annas – Project Director LRT City Ciracas (tengah) bersama Felicia Gautama - Vice President of Business Development PT Horizon Internusa Persada - Travelio Property Management (ketiga dari kiri), didampingi jajaran manajemen LRT City Ciracas dan Travelio, usai menandatangani perjanjian kerja sama antara keduanya beberapa waktu lalu.
Chaerul Annas – Project Director LRT City Ciracas (tengah) bersama Felicia Gautama - Vice President of Business Development PT Horizon Internusa Persada - Travelio Property Management (ketiga dari kiri), didampingi jajaran manajemen LRT City Ciracas dan Travelio, usai menandatangani perjanjian kerja sama antara keduanya beberapa waktu lalu.
Signify menghasilkan 84% pendapatan dari produk, sistem, dan layanan hemat energi. (Foto: Signify Indonesia)
Signify menghasilkan 84% pendapatan dari produk, sistem, dan layanan hemat energi. (Foto: Signify Indonesia)
Jajaran direksi generasi pertama dan generasi kedua Kenari Djaja di perayaan HUT ke-56, Senin, 1 Maret 2021.
Jajaran direksi generasi pertama dan generasi kedua Kenari Djaja di perayaan HUT ke-56, Senin, 1 Maret 2021.