Raih Laba Bersih Rp130 Miliar di 2021, Ini 4 Proyek Andalan Adhi Commuter Properti

Peningkatan profitabilitas ADCP juga ditopang oleh kenaikan marketing sales sebesar 46% (YoY) menjadi Rp884 miliar di tahun 2021.

LRT City Bekasi - Eastern Green (Foto: Adhi Commuter Properti)
LRT City Bekasi - Eastern Green (Foto: Adhi Commuter Properti)

RealEstat.id (Jakarta) – PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), pengembang properti anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk, berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp130 miliar selama tahun 2021. Laba bersih PT Adhi Commuter Properti Tbk dikontribusikan dari pendapatan usaha sebesar Rp563 miliar dan mencatatkan laba kotor sebesar Rp146 miliar.

Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Tbk, Rizkan Firman sangat bersyukur, di tengah dinamika perekonomian yang masih belum sepenuhnya pulih, sepanjang tahun 2021 Perseroan berhasil melakukan membukukan laba bersih sebesar Rp130 miliar.

Baca Juga: Kejar 'Hand Over' di 2022, Adhi Commuter Properti Gelar Topping Off LRT City Ciracas

"Hal ini menunjukkan kinerja perseroan yang solid dan konsisten serta minat masyarakat yang tinggi terhadap hunian berbasis TOD (transit oriented development),” kata Rizkan Firman dalam keterangan resmi yang diterima RealEstat.id, Ahad (20/3/2022).

Berdasarkan laporan keuangan Perseroan, kenaikan profitabilitas PT Adhi Commuter Properti Tbk juga ditunjukkan oleh peningkatann Margin Laba Kotor (Gross Profit Margin) dan Margin Laba Bersih (Nett Profit Margin).

Pada tahun 2021, PT Adhi Commuter Properti Tbk mencatatkan Gross Profit Margin sebesar 26% atau naik 8 percentage point dibandingkan tahun 2020 sebesar 18%. Adapun Nett Profit Margin Perseroan tahun 2021 sebesar 23%, naik 6 percentage point dibandingkan tahun 2020.

Baca Juga: MTH 27 Office Suites, Pelopor Perkantoran Hijau dan Community Hub Berkonsep TOD

Peningkatan profitabilitas perusahaan juga ditopang oleh kenaikan marketing sales yang signifikan. ADCP mencatatkan marketing sales tahun 2021 sebesar Rp884 miliar, naik 46% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp606 miliar.

Sejumlah proyek yang menjadi penopang utama dengan rata-rata penjualan tertinggi sepanjang tahun lalu yakni Adhi City (sebesar Rp169,5 miliar), LRT City Bekasi-Eastern Green (Rp98,1 miliar), LRT City Tebet (Rp73 miliar), dan LRT City Sentul (Rp71,5 miliar). Berbagai katalis positif tersebut turut mendorong kenaikan nilai aset Perseroan sebesar 28% menjadi Rp5,95 triliun pada 2021 dari Rp 4,67 triliun di 2020.

Baca Juga: Fokus Garap Proyek TOD, Adhi Commuter Properti Gandeng EJRT Jepang

Rizkan Firman menambahkan, target penyelesaian proyek menjadi fokus utama PT Adhi Commuter Properti Tbk. Tahun ini Perseroan merencanakan serah terima ke konsumen dibeberapa proyek meliputi Tower Sapphire Cisauk Point - Member of LRT, Tower Bandoneon LRT City Jatibening, Tower Azzure LRT City Ciracas, Cluster Bhumi Svarga Adhi City Sentul.

“Saya optimistis dengan fokus pada penyelesaian proyek akan menjadi katalis positif bagi perseroan, dan tentunya masyarakat dapat merasakan manfaat bertempat tinggal di hunian TOD. Didukung dengan momentum operasional LRT secara komersial di kuarter tiga tahun ini,” tuturnya.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Penanaman Mangrove oleh karyawan PT SCG Readymix Indonesia. (Foto: istimewa)
Penanaman Mangrove oleh karyawan PT SCG Readymix Indonesia. (Foto: istimewa)
Puluhan agent of protection mendistribusikan paket kepada tiga perwakilan puskesmas di Badung, di antaranya Puskesmas.
Puluhan agent of protection mendistribusikan paket kepada tiga perwakilan puskesmas di Badung, di antaranya Puskesmas.
Kegiatan I AM Intiland Young Leaders di Tasola Beach Village Lombok. (Foto: istimewa)
Kegiatan I AM Intiland Young Leaders di Tasola Beach Village Lombok. (Foto: istimewa)