Posisi dan Lokasi Kavling Rumah Paling Menguntungkan Menurut Feng Shui

Ada lima kriteria kavling rumah yang menguntungkan dan membawa hoki menurut feng shui.

Kavling perumahan (Foto: realestat.id)
Kavling perumahan (Foto: realestat.id)

RealEstat.id (Jakarta) - Cara terbaik mengimplementasikan kaidah feng shui pada bangunan rumah adalah dimulai dari kavling kosong. Semua perhitungan yang cermat dan teliti bisa dilakukan; seperti menentukan arah hadap pintu, arah kepala ranjang, mulut kompor dan sebagainya; serta metode peletakan ruangan-ruangan sesuai aturan yang sudah ada.

Jika hal ini tidak dilakukan, maka yang seringkali terjadi adalah bangunan harus direnovasi dan dibongkar lagi. Selain akan merepotkan, hal seperti itu juga akan menghabiskan waktu, tenaga, dan biaya lebih banyak lagi.

Baca Juga: Tips Renovasi Rumah Menggunakan Teori Feng Shui

Ilmu feng shui menganjurkan setiap orang hidup serasi dengan lingkungan sekitarnya. Jika bisa mendapatkan kavling rumah yang ideal menurut feng shui, tentu saja hal ini sangat menguntungkan. Nah, lalu banyak orang yang bertanya, apa keuntungannya memiliki kavling seperti itu? Dan seperti apa kavling yang dimaksud baik menurut feng shui?

Jika kavling itu cocok dengan jiwa seorang individu, maka energi yang bisa dibentuk dalam kavling itu akan menciptakan irama yang harmonis dan seimbang, sehingga memungkinkan seseorang bisa semakin meningkat kinerjanya, apakah itu kesehatan, kemakmuran, ataupun kebahagiaan dalam hidupnya. Hal ini tentu saja merupakan pengamatan selama ratusan bahkan bisa ribuan tahun lamanya.

Berikut ini lima kriteria kavling rumah yang menguntungkan menurut feng shui:

Baca Juga: Pakar Feng Shui: Rumah Tusuk Sate Bisa Datangkan Hoki, Asal..

1. Bentuk Kotak
Feng shui menghendaki kavling yang berbentuk kotak dan beraturan; seperti empat persegi panjang atau bujur sangkar. Bentuk kavling yang tidak beraturan kurang menguntungkan, terutama bentuk segitiga, kavling yang menyempit ke belakang, dan kavling-kavling yang bentuknya tidak beraturan dan tidak karuan.

2. Arah Hadap
Kavling yang arah hadapnya sesuai dengan hitungan angka kua (gua) masing-masing individu. Angka kua ini mengikuti rumus-rumus tertentu dihitung sesuai dengan gender (jenis kelamin yang bersangkutan) serta tanggal lahir yang bersangkutan. Dalam hal ini setiap kavling dipercaya memiliki “kua” atau spirit sesuai dengan arah hadap dan sandaran kavling, sesuai dengan 8 (delapan) arah kompas.
Cek Kua Anda di Sini.

3. Vegetasi Subur
Kavling yang memiliki vegetasi yang subur yang menandakan adanya energi positif di lingkungan tersebut. Tanah yang memiliki energi chi (qi) yang baik terlihat dari adanya tingkat kesuburan tanah, serta tanah yang kaya memiliki kandungan mineral-mineral yang sangat berharga.

Baca Juga: Cara Mengaudit Tata Ruang Rumah Sesuai Feng Shui

4. Kontur Tanah
Kavling yang memiliki kontur tanah yang menunjang aliran energi chi ke dalam rumah, yaitu yang meninggi ke arah belakang, serta jika dilihat dari dalam kavling ke luar (jalan), akan terlihat ada kemiringan tanah dari kiri ke kanan.

5. Lingkungan Kavling
Kavling yang berada di lingkungan yang asri dan tidak ada ancaman dari benda-benda dengan bentuk yang memberi pengaruh buruk, atau di depan atau di sekeliling kavling ada bangunan dengan fungsi yang tidak menguntungkan. Contohnya: tumpukan sampah, kuburan, rumah sakit, kantor polisi, bangunan ibadah, dan sekolah.

Artikel ini ditulis oleh Dr. Mauro Rahardjo dan Lelyana Rahardjo, Pendiri Feng Shui School Indonesia. Pasangan suami-istri yang tinggal di Surabaya ini merupakan penulis artikel feng shui untuk RealEstat.id.

Berita Terkait

Foto: Pixabay.com/istimewa
Foto: Pixabay.com/istimewa
Foto: Pixabay.com/istimewa
Foto: Pixabay.com/istimewa
Arah hadap rumah yang baik menurut feng shui tergantung perhitungan Kua. (Foto: istimewa)
Arah hadap rumah yang baik menurut feng shui tergantung perhitungan Kua. (Foto: istimewa)
Kavling rumah di posisi T Junction atau tusuk sate (Foto: Pixabay/istimewa)
Kavling rumah di posisi T Junction atau tusuk sate (Foto: Pixabay/istimewa)