Living Lab, TwoSpaces, dan NEC, Hadirkan Ekosistem Sewa yang Canggih di BSD City

Kolaborasi ini menghadirkan platform pertama di Indonesia yang memiliki fitur tenant screening dengan biometric verification melalui teknologi canggih dari NEC.

Koichiro Koide (President and CEO, NEC Asia Pacific) bersama Joji Yamamoto (President Director, NEC Indonesia), Ronni Sofrani (CEO, TwoSpaces), Bayu Seto (Partner Living Lab Ventures) resmi berkolaborasi untuk menghadirkan ekosistem sewa properti di BSD City yang fleksibel, nyaman, dan efisien dengan mengedepankan teknologi melalui fitur tenant screening.
Koichiro Koide (President and CEO, NEC Asia Pacific) bersama Joji Yamamoto (President Director, NEC Indonesia), Ronni Sofrani (CEO, TwoSpaces), Bayu Seto (Partner Living Lab Ventures) resmi berkolaborasi untuk menghadirkan ekosistem sewa properti di BSD City yang fleksibel, nyaman, dan efisien dengan mengedepankan teknologi melalui fitur tenant screening.

RealEstat.id (Tangerang) – Untuk mempermudah aktivitas sewa menyewa di kawasan BSD City, Living Lab X, divisi partnership dan incubation Living Lab Ventures, berkolaborasi dengan TwoSpaces dan PT NEC Indonesia. Melalui kerja sama ini, ketiga perusahaan akan menghadirkan sebuah platform teknologi digital yang dapat membangun ekosistem sewa yang terdiri dari penyewa, pemilik tempat, dan agen properti untuk dapat berinteraksi secara praktis dan fleksibel.

Chief Transformation Officer Sinar Mas Land, Mulyawan Gani menyatakan, dalam kerja sama ini, Living Lab Ventures membantu Sinar Mas Land dalam pemasaran ruang komersial dengan menghadirkan aplikasi TwoSpaces yang dirancang khusus bersama dengan TwoSpaces dan NEC.

Baca Juga: Akselerasi Startup Digital, Living Lab Ventures Gandeng Microsoft

"Digitalisasi pemasaran ruang komersial ini juga merupakan bentuk penerapan visi Sinar Mas Land untuk menjadikan BSD City sebagai integrated digital smart city. Kami harap kehadiran aplikasi ini dapat mempermudah aktivitas sewa-menyewa khususnya untuk wilayah BSD City melalui penerapan sebuah teknologi serta memberi dampak yang signifikan bagi kemajuan sektor properti,” kata Mulyawan Gani.  

Sementara itu, Partner Living Lab Ventures, Bayu Seto mengatakan, pihaknya melihat gencarnya pertumbuhan usaha mikro dan menengah di masa pandemi. Dari sini terlihat adanya potensi bisnis sehingga Living Lab Ventures menghadirkan layanan pemasaran ruang komersial melalui platform digital. 

Dengan dimulainya kerja sama TwoSpaces dan NEC bersama Living Lab Ventures, imbuhnya,  startup ini dapat langsung mengakses Living Lab X yang merupakan fitur unik dari Living Lab Ventures.

Baca Juga: Living Lab Ventures dan Pashouses Kembangkan Rumalaku.id, Platform Jual Beli Rumah Second

"Di sana, TwoSpaces, NEC dan mitra Living Lab Ventures lainnya dapat langsung membuat proyek inovasi dengan mengimplementasikannya di beberapa offline ecosystem yang bekerjasama dengan kami. Hasil kolaborasi Living Lab X dengan TwoSpaces dan NEC ini akan diimplementasikan pada penyewaan ruang apartemen, hotel dan ruko di BSD City,” terang Bayu Seto.  

Pada kesempatan tersebut, CEO TwoSpaces Ronni Sofrani menambahkan, dalam kondisi di sektor properti seperti saat ini, fleksibilitas sewa menjadi hal yang penting. Namun jangan sampai fleksibilitas ini mengganggu akuntabilitas dan menghilangkan keamanan bagi penghuni lainnya.

Menurutnya, kolaborasi ini menghadirkan platform pertama di Indonesia yang memiliki fitur tenant screening dengan biometric verification melalui teknologi canggih dari perusahaan kelas dunia yakni NEC, dan mendemonstrasikannya pada smart living area tepatnya di BSD City bersama Living Lab X, Divisi Partnership & Incubation dari Living Lab Ventures. 

Baca Juga: Teknologi Breadcrumb Rilisan Living Lab X Bikin Mudah Belanja di Pasar Modern Intermoda BSD City

"Sebagai salah satu project inkubasi dari Living Lab Ventures, TwoSpaces terus berupaya untuk berkontribusi membentuk ekosistem sewa yang fleksibel, nyaman, dan efisien dengan mengedepankan fitur tenant screening. Hal ini sejalan dengan misi Sinar Mas Land dalam membangun smart living community," tutur Ronni Sofrani. 

Melihat kerja sama yang dilakukan Living Lab X dan TwoSpaces, NEC sebagai perusahaan yang sukses menerapkan teknologi face recognition di Jepang, ingin turut berkontribusi pada permasalahan sewa yang ada di Indonesia.  

“Kami merasa terhormat dapat menjadi mitra terpercaya Sinar Mas Land dan Living Lab Ventures serta berperan dalam menciptakan solusi bersama untuk memacu pemulihan bisnis di kawasan BSD City. Dengan menggabungkan teknologi pengenalan wajah kelas dunia NEC dengan aplikasi TwoSpaces yang inovatif, kami ingin menciptakan pengalaman baru yang mudah, aman, dan fleksibel bagi penyewa dan pemilik properti kota BSD,” papar Presiden Direktur NEC Indonesia, Joji Yamamoto.  

Baca Juga: Sinar Mas Land dan NEC Hadirkan Smart Digital Advertising di BSD City

Selain dapat digunakan untuk verifikasi penyewa, fitur face recognition untuk keamanan yang dihadirkan oleh NEC juga akan dipergunakan untuk verifikasi pembayaran. Ke depannya, para member TwoSpaces yang telah terverifikasi, dapat melakukan kegiatan sehari-hari seperti layanan laundry, membeli kopi, hingga berolahraga di clubhouse dengan pembayaran menggunakan verifikasi wajah.

Keberadaan teknologi tersebutdiharapkan dapat membantu proses verifikasi calon penyewa untuk meminimalisir risiko pemilik unit dan penghuni lainnya atas penyewa yang memiliki perilaku buruk atau bahkan melakukan tindakan kriminal. Dalam rangka memudahkan proses pemesanan dan akses pada layanan ekstra secara digital, seluruh proses dapat dilakukan melalui aplikasi TwoSpaces yang telah tersedia dalam versi iOS dan Android.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Dari kiri ke kanan: Juliana Rika (National Sales Executive PT Dharma Sumber Nusantara), Teguh Triono (Sustainability Engagement Head PT Dharma Satya Nusantara Tbk), Anita Boentarman (Desainer Interior), Eko Priharseno (Desainer Interior),  dan Agam Riadi (Desainer Interior) dalam acara talkshow bertajuk "Sustainable TEKA Parquet, Application and Utilization in Design Process", Sabtu (24/9/2022).
Dari kiri ke kanan: Juliana Rika (National Sales Executive PT Dharma Sumber Nusantara), Teguh Triono (Sustainability Engagement Head PT Dharma Satya Nusantara Tbk), Anita Boentarman (Desainer Interior), Eko Priharseno (Desainer Interior), dan Agam Riadi (Desainer Interior) dalam acara talkshow bertajuk "Sustainable TEKA Parquet, Application and Utilization in Design Process", Sabtu (24/9/2022).
Foto: Pixabay.com
Foto: Pixabay.com