Lippo Karawaci Menangguk Laba dari Penjualan Rumah Tapak di Masa Pandemi

Angka pra-penjualan PT Lippo Karawaci, Tbk. pada Kuartal II 2021 tercatat mengalami peningkatan menjadi Rp1,02 triliun atau tumbuh 193%.

Rumah Tipe Icon Villa di Cluster Cendana Icon, Lippo Village, Karawaci.
Rumah Tipe Icon Villa di Cluster Cendana Icon, Lippo Village, Karawaci.

RealEstat.id (Jakarta) - Rumah tapak atau landed house menjadi produk properti paling dicari saat pandemi. Pasalnya, rumah merupakan tempat yang aman untuk berlindung dari penularan virus Covid-19. Kondisi ini juga berdampak positif pada penjualan rumah tapak yang dibesut PT Lippo Karawaci, Tbk.

Sebelumnya, riset Housing Finance Center (HFC) dari Bank BTN menyebutkan penjualan rumah tapak segmen menengah tipe 70 m² mengalami kenaikan 5,24% (YoY) pada Semester I 2021 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini bahkan lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi yang sebesar 4,86% (YoY).

Baca Juga: Kuartal I 2021, Lippo Karawaci Bukukan Laba Rp256 Miliar
 
CEO PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), John Riady menyampaikan, hingga periode Semester I 2021, bisnis properti LPKR terus menunjukkan penguatan dengan pertumbuhan pengembangan dari sektor real estat mencapai 47,17% (YoY) menjadi Rp1,93 triliun. Peningkatan juga terjadi dari bisnis real estate management & services yang tumbuh 32,89% menjadi Rp5,26 triliun.

“Angka pra-penjualan (presales) pada Kuartal II 2021 juga meningkat menjadi Rp1,02 triliun yang artinya tumbuh hingga 193%. Kami optimistis target pra-penjualan sebesar Rp3,5 triliun tahun ini bisa tercapai karena hingga Semester I 2021 telah tercapai Rp2,33 triliun, melesat 122% dan merupakan capaian 67% dari target pra-penjualan tahun ini,” ungkap John Riady.
 
Pencapaian ini didukung oleh penyelesaian pembangunan cluster rumah tapak di Waterfront Lippo Cikarang, Embarcadero Bintaro, Hillcrest dan Fairview Tower Lippo Village, juga serah terima unit apartemen Holland Village Jakarta, hingga Orange County Lippo Cikarang. Total proyek ini mencakup 67,1% dari keseluruhan pendapatan perseroan.

Baca Juga: Lippo Karawaci Hadirkan Co-Living Mahasiswa Pertama di Asia Tenggara

Lebih lanjut, John mengatakan, saat ini perumahan Cendana Parc Phase 1 di Lippo Village berhasil terjual sebanyak 467 unit dengan nilai penjualan Rp401,4 miliar. Saat ini perusahaan sedang mempersiapkan peluncuran Cendana Parc Phase 2 dan Uptown Estate Waterfront di Lippo Cikarang.
 
Keberhasilan Lippo Karawaci dalam penjualan rumah tapak, menurutnya, tak lepas dari dukungan sejumlah bank nasional sebagai rekanan untuk memberikan fasilitas pembiayaan bagi konsumen. Beberapa bank BUMN maupun swasta seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, Bank Nobu, CIMB Niaga, Permata Bank dan juga institusi pembiayaan seperti Ciptadana dan Asiatic memberikan penawaran menarik seperti DP 0% dengan bunga cicilan sangat ringan mulai 2,66%, gratis biaya KPR dengan proses one-day-approval.

Baca Juga: Rilis Cendana Parc, Lippo Hadirkan Desain 'Kelas Sultan' Bagi Milenial Kelas Menengah
 
Dengan banyak fasilitas kemudahan yang diberikan ini generasi milenial dapat memilih produk hunian pertamanya dengan skema cara bayar yang tepat sehingga tidak perlu menyediakan dana awal yang besar dan bisa mencicil dengan lebih ringan.

“Besarnya segmen dari generasi milenial ini juga membuat kami optimis dapat mencapai seluruh rencana bisnis yang telah ditetapkan tahun ini dengan proyeksi pertumbuhan penjualan mencapai 30%,” ujar John.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

WeWork 9 Battery Road, Singapura.
WeWork 9 Battery Road, Singapura.
Dari kiri ke kanan: Mulyawan Gani (Chief of Digital Business - Sinar Mas Land), Irawan Harahap (Chief Digital Technology Ecosystem & Development - Sinar Mas Land), Avelyn P. Santiago (Asset Management Office Division Head - Sinar Mas Land), Brian Marshal (CEO SIRCLO), Hendrawan Kartika (CFO SIRCLO) dan Herry Santoso (Chief Executive Controller - Sinar Mas Land)​ dalam acara penandatanganan surat penawaran antara SIRCLO dan Sinar Mas Land.​
Dari kiri ke kanan: Mulyawan Gani (Chief of Digital Business - Sinar Mas Land), Irawan Harahap (Chief Digital Technology Ecosystem & Development - Sinar Mas Land), Avelyn P. Santiago (Asset Management Office Division Head - Sinar Mas Land), Brian Marshal (CEO SIRCLO), Hendrawan Kartika (CFO SIRCLO) dan Herry Santoso (Chief Executive Controller - Sinar Mas Land)​ dalam acara penandatanganan surat penawaran antara SIRCLO dan Sinar Mas Land.​
Dari kiri ke kanan: Ignatius Susatyo Wijoyo (Executive Vice President Consumer Loans Group PT Bank Mandiri Tbk), Wahyu Sulistio (Direktur, PT Metropolitan Land Tbk), dan Ahmad Zulva Adi (Vice President Strategic Alliance And Business Bank Syariah Indonesia).
Dari kiri ke kanan: Ignatius Susatyo Wijoyo (Executive Vice President Consumer Loans Group PT Bank Mandiri Tbk), Wahyu Sulistio (Direktur, PT Metropolitan Land Tbk), dan Ahmad Zulva Adi (Vice President Strategic Alliance And Business Bank Syariah Indonesia).
Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah (Foto: Dok. jatengprov.go.id)
Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah (Foto: Dok. jatengprov.go.id)