Kementerian PUPR Serahterimakan Rusun Mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Kabupaten Pesisir Selatan

Rusun mahasiswa Kabupaten Pesisir Selatan setinggi tiga lantai ini dibangun pada tahun 2019 lalu dengan total anggaran Rp13,15 miliar.

Rumah Susun Mahasiswa Kabupaten Pesisir Selatan dibangun oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat. (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Rumah Susun Mahasiswa Kabupaten Pesisir Selatan dibangun oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat. (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

RealEstat.id (Painan) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) melakukan serah terima bangunan, hak pengelolaan, hak penghunian, serta meubelair Rumah Susun Mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Kabupaten Pesisir Selatan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan.

“Rumah Susun Mahasiswa Kabupaten Pesisir Selatan dibangun oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat setinggi tiga lantai pada tahun 2019 lalu dengan total anggaran Rp13,15 miliar,” ujar Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat, Nursal, di Sumatera Barat beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun Rusunawa Universitas Tadulako Senilai Rp11,9 Miliar

Proses serah terima bangunan, hak pengelolaan, hak penghunian, serta meubelair Rusun Mahasiswa Kabupaten Pesisir Selatan dilaksanakan secara langsung oleh Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat, Nursal di dampingi PPK Rumah Susun dan Rumah Khusus, Syafrianto kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan, Suhendri, di lokasi Kampus Akademi Komunitas Negeri Kabupaten Pesisir Selatan Kecamatan Sago Salido, IV Jurai beberapa waktu lalu.

Rumah Susun Mahasiswa Kabupaten Pesisir Selatan dibangun oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2019 lalu dengan nilai Rp13,15 miliar. Proyek pembangunan hunian vertikal setinggi tiga lantai tersebut dikerjakan oleh PT Biotek Graha Duta.

Baca Juga: Rusun Universitas Siliwangi Tasikmalaya Difungsikan Sebagai Lokasi Karantina Perawat COVID-19

“Kami telah menyelesaikan pembangunan Rusun untuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Akademi Komunitas Negeri Kabupaten Pesisir Selatan pada tahun 2019 lalu Proses pekerjaan pembangunan Rusun ini berlangsung dari 16 Agustus 2019 sampai dengan 31 Maret 2020 lalu,” terangnya.

Rumah Susun Mahasiswa Kampus Akademi Komunitas Negeri Kabupaten Pesisir Selatan yang berlokasi di Kecamatan Sago Salido, IV Jurai Kabupaten Pesisir. Rusun dengan tiga lantai tersebut memiliki 43 unit hunian dengan tipe 24 dan dilengkapi dengan meubelair dalam kondisi baik berupa lemari pakaian berukuran sedang dua pintu atas bawah 86 unit, tempat tidur susun 86 unit, kursi 172 unit, meja belajar 172 unit. Masing masing kamar dilengkapi dengan kamar mandi dalam.

Baca Juga: Rumah Khusus Nelayan di Kabupaten Pesisir Selatan Siap Huni

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan, Suhendri mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR yang telah membangun fasilitas Rusunawa Mahasiswa Kampus Akademi Komunitas Negeri Kabupaten Pesisir Selatan.

“Kami berharap Rusun yang dibangun bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin serta dapat membantu para mahasiswa yang berlatar belakang menengah ke bawah. Semoga Kabupaten Pesisir Selatan semakin hari semakin jaya dan bisa mencerdaskan anak bangsa terutama peningkatan sumber daya manusia,” harapnya.

Berita Terkait

Rumah khusus di perbatasan Papua Nugini (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Rumah khusus di perbatasan Papua Nugini (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Rumah hasil Program BSPS di Gorontalo yang jadi viral. (Foto: Kementerian PUPR)
Rumah hasil Program BSPS di Gorontalo yang jadi viral. (Foto: Kementerian PUPR)
Rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Rusun ASN di Bengkulu (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Rusun ASN di Bengkulu (Foto: Dok. Kementerian PUPR)