Intiland Mulai Pembangunan Amesta Living, Kawasan Mixed-use Terpadu di Surabaya

Amesta Living menawarkan rumah compact dengan desain inovatif berkonsep Japandi Style yang menjawab tren gaya hidup masyarakat modern.

Progres pembangunan Amesta Living (Foto: Dok. Intiland)
Progres pembangunan Amesta Living (Foto: Dok. Intiland)

RealEstat.id (Surabaya) – PT Graha Abdael Sukses (GAS), perusahaan hasil kolaborasi antara PT Intiland Development Tbk (DILD) dengan PT Abdael Nusa, memulai pembangunan Amesta Living, sebuah kawasan mixed-use terpadu di Surabaya, Jawa Timur, Senin (11/7/2022).

Dengan lahan pengembangan seluas 60 hektar di Surabaya Timur, Amesta Living dirancang sebagai kawasan terpadu yang menyediakan beragam kebutuhan properti, mulai dari unit-unit residensial seperti rumah tapak, apartemen, ritel, komersial, SOHO, perkantoran, hingga lifestyle mall.

Hans Wibisono, Direktur Utama PT Graha Abdael Sukses menjelaskan, pengembangan kawasan Amesta Living dilakukan dalam beberapa tahapan. Pengembangan tahap I meliputi pembangunan infrastuktur kawasan, jalan, saluran air, water promenade, fasilitas-fasilitas publik, rumah contoh, kantor pemasaran, serta unit-unit rumah yang sudah dipasarkan.

Baca Juga: Penjualan Tahap Pertama Sukses, Amesta Living Andalkan 3 Tipe Rumah

Hans menjelaskan proses pembangunan kawasan Amesta Living sudah dimulai sejak Kuartal II 2022. Selain pembangunan infrastruktur kawasan, pihak pengembang saat ini sedang membangun 280 unit rumah yang sudah terjual pada penjualan tahap I.

“Pembangunan unit rumah akan kami lakukan secara bertahap dan saat ini sudah terbangun 90 unit. Komitmen kami untuk menyelesaikan dan menyerahterimakan tepat waktu sebagai apresiasi atas kepercayaan para konsumen,” ungkap Hans Wibisono.

Tahapan pembangunan unit-unit rumah diproyeksikan selesai seluruhnya pada Kuartal III tahun depan. Perseroan menargetkan serah terima unit ke para konsumen bisa dilakukan secara bertahap mulai Kuartal III 2023.

Hingga pertengahan tahun ini, Perseroan juga telah menyelesaikan pembangunan kantor pemasaran untuk membantu masyarakat mengetahui pengembangan kawasan Amesta Living. Perseroan juga berhasil menyelesaikan pembangunan sejumlah fasilitas publik seperti amphitheatre sebagai sarana kebutuhan bagi para penghuni.

Baca Juga: Dibanderol Rp800 Jutaan, Intiland Rilis Amesta Living di Surabaya Timur

Upaya lainnya yakni penyediaan sejumlah fasilitas penting untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi penghuni. Salah satunya yakni penerapan berbagai sistem keamanan terpadu seperti sistem gerbang tunggal, CCTV, dan lain sebagainya.

“Kami ingin penghuni merasa nyaman dan aman sejak mulai pindah dan tinggal di Amesta Living. Segala sesuatunya kami pikirkan secara detail, mulai dari aspek kenyamanan, keamanan, dan kesiapan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya,” kata Hans Wibisono

Sebagai pengembangan baru kawasan terpadu, Amesta Living mendapat sambutan sangat baik dari masyarakat. Keunggulan dari sisi konsep, desain, fasilitas, hingga rencana pengembangan secara jangka panjang dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap sebuah kawasan hunian yang ideal.

Apresiasi konsumen terbukti saat peluncuran, yakni sebanyak 259 unit rumah berhasil terjual dalam satu hari. Saat ini tercatat penjualan Amesta Living mencapai sebanyak 280 unit rumah berbagai tipe dengan nilai penjualan mencapai sekitar Rp350 miliar.

Baca Juga: Intiland Rilis Aurora, Area Komersial Berkonsep SOHO di Graha Natura Surabaya

Sementara itu, Harto Laksono, Direktur Pemasarakan Intiland Surabaya menjelaskan bahwa hasil penjualan Amesta Living menjadi sinyalemen positif terhadap pertumbuhan sektor properti, khususnya di Surabaya. Kepercayaan dan minat beli properti masyarakat mulai berangsur-angsur pulih, termasuk tren investasi terhadap produk-produk properti, terutama segmen perumahan.

Hasil penjualan tersebut sekaligus menjadi pencapaian luar biasa di saat pandemi Covid 19 masih berlangsung. Atas hasil pencapaian tersebut, Amesta Living dinobatkan sebagai salah satu Pengembangan Proyek Baru Terbaik setelah meraih penghargaan “Best Rising Development” – Non Jabodetabek Area di ajang Lamudi Property Awards yang diselenggarakan Lamudi.co.id pada 24 Juni 2022.

“Kami percaya pasar properti berangsur-angsur pulih dan bergerak membaik. Banyak konsumen yang menanyakan rencana pengembangan baru, khususnya produk perumahan dan komersial. Saat ini adalah momentum terbaik bagi konsumen dan developer untuk meluncurkan produk-produk inovatif yang memenuhi kebutuhan pasar,” kata Harto Laksono.

Harto Laksono Intiland Hans Wibisono Amesta Living Surabaya realestat.id dok
Harto Laksono, Direktur Pemasarakan Intiland Surabaya (kiri) dan Hans Wibisono, Direktur Utama PT Graha Abdael Sukses di depan rumah contoh Amesta Living, Surabaya.

Unggulkan Japandi Style dan Lokasi Strategis
Perseroan menilai salah satu kunci sukses Amesta Living adalah lokasi proyek yang sangat strategis. Amesta Living berlokasi di kawasan startegis Surabaya Timur dan berada di Tol Outer East Ring Road (OERR) atau Jalan Lingkar Luar Timur Surabaya.

Lokasi kawasan ini mudah dijangkau dari Bandara Internasional Juanda maupun menuju pusat kawasan bisnis Surabaya. Pengembangan Amesta Living juga menjadi langkah strategis Perseroan melihat ceruk pasar dari kawasan Surabaya Timur yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Jalin Sinergi, Blibli dan Intiland Hadirkan Fasilitas Bisnis dan Olahraga di Surabaya

Kunci sukses lainnya yakni memiliki desain inovatif untuk unit-unit rumah Amesta Living dengan mengusung konsep “Japandi Style” (Japanese – Scandinavian). Penerapan desain yang inovatif tersebut serta dipadukan dengan pemilihan ukuran rumah yang compact terbukti sesuai dan menjawab tren gaya hidup masyarakat modern.

Unit rumah tipe Terra menjadi pilihan favorit masyarakat dengan ukuran luas lahan mulai 60 m2 hingga 90 m2. Rumah dua lantai seluas 75 m2 ini dilengkapi dengan dua sampai tiga kamar tidur, dua kamar mandi, dan carport. Selain itu juga tersedia tipe lainnya seperti Nora dengan luas lahan 40 m2 dan bangunan 53 m2, serta Sora dengan dua pilihan luas lahan 60 m2 dan 63 m2

Harto Laksono mengungkapkan bahwa permintaan terhadap unit-unit rumah Amesta Living terus mengalami peningkatan. Mengantisipasi tren tersebut, Perseroan berencana untuk meluncurkan cluster-cluster rumah baru pada akhir tahun ini.

“Mengantisipasi permintaan yang terus meningkat, kami sedang menyiapkan rencana pengembangan baru yang rencananya diluncurkan pada akhir tahun ini,” kata Harto Laksono.

Baca Juga: Rilis Program 'Intiland Collections', Intiland Targetkan Penjualan Rp475 Miliar

Sebagai pengembangan terpadu, kawasan Amesta Living akan dikelola property management profesional. Layanan ini bertujuan untuk memastikan kawasan Amesta Living terjaga dari segi kebersihan, keamanan maupun memberikan pelayanan beragam kebutuhan warga penghuninya.

Amesta Living juga menyediakan ekosistem kawasan yang para penghuninya dapat saling terkoneksi dan berkolaborasi. Berbagai fasilitas yang tersedia seperti area komersial, pendidikan, social living, serta area-area publik yang difungsikan sebagai fasilitas komunal.

Kawasan Amesta Living juga menyediakan area-area terbuka untuk publik seluas 8.500 m2. Pada area ini tersedia fasilitas Community Center yang dilengkapi dengan jogging track, playground, commercial area, mixed-used area, hingga meeting point. Amesta Living juga dilengkapi water feature dan water promenade melalui pemanfaatan sungai yang membelah kawasan.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Soft Opening UTC Hotel By Naraya, Rabu, 17 Agustus 2022.  (Foto: istimewa)
Soft Opening UTC Hotel By Naraya, Rabu, 17 Agustus 2022. (Foto: istimewa)
Masterplan Adi City Sentul (Foto: Dok. ADCP)
Masterplan Adi City Sentul (Foto: Dok. ADCP)
Dari kiri ke kanan: Thoat Fauzi (Arsitek), Richie Laseduw (CMO Telaga Kahuripan), Yayat Supriatna (Pengamat Tata Kota), dan Anto Erawan (Moderator/Jurnalis Realestat.id) saat sesi talkshow dengan tema "Dahsyat! CBD Baru Hadir di Koridor Selatan Jakarta" di marketing gallery Telaga Kahuripan, Rabu, 10 Agustus 2022. (Foto: istimewa).
Dari kiri ke kanan: Thoat Fauzi (Arsitek), Richie Laseduw (CMO Telaga Kahuripan), Yayat Supriatna (Pengamat Tata Kota), dan Anto Erawan (Moderator/Jurnalis Realestat.id) saat sesi talkshow dengan tema "Dahsyat! CBD Baru Hadir di Koridor Selatan Jakarta" di marketing gallery Telaga Kahuripan, Rabu, 10 Agustus 2022. (Foto: istimewa).
Gerbang Tol BSD Timur 1 (Foto: istimewa)
Gerbang Tol BSD Timur 1 (Foto: istimewa)