Anomali, Central Group Sukses Naikkan Omzet 13 Kali Lipat Selama Pandemi

Optimisme Central Group terhadap kinerja perusahaan di tahun ini semakin menguat pasca-dibukanya perbatasan Singapura – Batam pada 1 April 2022 lalu.

Princip Muljadi, CEO Central Group (kiri) saat melakukan penandatanganan kerja sama dengan Tung Desem Waringin (Foto: istimewa)
Princip Muljadi, CEO Central Group (kiri) saat melakukan penandatanganan kerja sama dengan Tung Desem Waringin (Foto: istimewa)

RealEstat.id (Batam) – Pandemi membuat industri properti di Batam sempat mengalami kontraksi dan kini memasuki tahap pemulihan. Kendati demikian, Central Group, pengembang properti yang berbasis di Batam, justru mampu mencatatkan pencapaian yang mengesankan selama masa pandemi.

Tercatat, Central Group sukses meningkatkan omzet hingga 13 kali lipat dalam satu tahun, di tengah melambatnya aktivitas bisnis properti di Batam. Demikian penuturan Princip Muljadi, CEO Central Group.

“Pandemi selama dua tahun terakhir membuat developer lain waswas dan memilih slow down. Tapi Central Group bersama dengan dukungan Pak Tung Desem Waringin sebagai shareholder, malah melihat ini sebagai kesempatan. Alhasil, kami mampu meraih omzet 13 kali lipat di masa pandemi,” ungkap Princip Muljadi.

Baca Juga: Triniti Land Percepat Pembangunan Proyek Marc’s Boulevard Batam

Optimisme Central Group terhadap pencapaian perusahaan di tahun 2022, imbuhnya, semakin menguat pasca-dibukanya perbatasan Singapura – Batam pada 1 April 2022 lalu.

“Apalagi enam bulan terakhir situasi sudah mulai menggeliat dan mengarah ke endemi. Ditambah border Singapura – Batam telah dibuka tanpa karantina. Nah dampaknya luar biasa. Sebab sejauh ini, kami sudah banyak inquiry dari warga Singapura yang ingin berinvestasi di Batam,” jelas Princip.

proyek Serenity Central - Cluster Hills Side Central Group realestat.id dok
Serenity Central - Cluster Hills Side, Batam.

Selama 32 tahun berdiri, Central Group sudah melahirkan beberapa proyek properti, di antaranya Serenity Central – Hillside, Central Batu Aji, The Icon Central, Central Laguna Hills, Central Raya Batu Aji, Central Hills, Central Raya Tiban, Central Raya Tanjung Uncang, dan The Central Sukajadi.

Baca Juga: Citra Sinar Global Resmikan Nongsa D-Town, Jembatan Digital Indonesia - Singapura

Dalam perjalanannya, perusahaan telah menjalin kerja sama dengan Alam Sutera untuk pengembangan proyek Central Hills dan Tung Desem Waringin (TDW) Property untuk proyek The Icon Central dan Serenity Central.

"Terbaru, Central Group menghadirkan inovasi dengan menghadirkan infinity pool sepanjang 184 meter di proyek Serenity Central, Batam. Infinity pool kami lebih panjang dari Marina Bay Sands yang hanya 146 meter. Panorama dari kolamnya pun 360 derajat dan langsung menghadap Singapura dan Marina Bay Sands itu sendiri,” kata Tung Desem Waringin.

Menariknya, harga hunian di Cluster Hills Side, Serenity Central yang memiliki fasilitas kelas resor internasional hanya dibanderol Rp400 jutaan. Menurut Tung Desem, pada umumnya hunian dengan fasilitas maksimal seperti itu dipasarkan di atas Rp4 miliaran. Baginya, inovasi seperti inilah yang justu berperan penting terhadap kesuksesan sebuah produk properti.

Baca Juga: Mulai Dibangun, Rusun Mahasiswa STT Real Batam Telan Anggaran Rp16,8 Miliar

“Ini yang selalu saya sampaikan kepada Central Group, juga partner bisnis saya lainnya, bahwa jika ingin berhasil dalam menjual produk, yang utama adalah harus punya manfaat nyata. Lalu harus bisa dipercaya dan memiliki perbedaan dramastis. Tiga aspek ini yang dianut Central Group sehingga mereka bisa tetap unggul di tengah pandemi Covid-19 sekalipun,” kata Tung Desem Waringin.

Menurut Princip, sejak bekerjasama dengan Tung Desem selama dua tahun terakhir, Central Group selalu berhasil meraih momen sold out. Paling menarik, proyek The Icon Sentral sebanyak 72 unit ludes terjual hanya dalam waktu 10 menit 16 detik.

"Penjualan tersebut berlangsung pada akhir tahun 2020 dan dilaksanakan secara online pada pukul 24.00 WIB. Dari penjualan singkat tersebut, perusahaan sukses membukukan omzet sebesar Rp96 miliar," pungkasnya.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Presiden RI Joko Widodo melakukan penekanan tombol groundbreaking didampingi Duta Besar Belanda untuk Indonesia, His Excellency Lambert Gruns, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, CEO Orbia Sameer Bharadwaj, Executive Vice President & President Building and Infrastructure of Wavin Global Maarten Roef. (Foto: istimewa)
Presiden RI Joko Widodo melakukan penekanan tombol groundbreaking didampingi Duta Besar Belanda untuk Indonesia, His Excellency Lambert Gruns, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, CEO Orbia Sameer Bharadwaj, Executive Vice President & President Building and Infrastructure of Wavin Global Maarten Roef. (Foto: istimewa)
Jajaran manajemen PT Metropolitan Land Tbk saat pembukaan Pesona Batik Nusantara di Grand Metropolitan Bekasi, Sabtu, 1 Oktober 2022. (Foto: istimewa)
Jajaran manajemen PT Metropolitan Land Tbk saat pembukaan Pesona Batik Nusantara di Grand Metropolitan Bekasi, Sabtu, 1 Oktober 2022. (Foto: istimewa)
DNA Goes to Campus. (Foto: istimewa)
DNA Goes to Campus. (Foto: istimewa)